<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175</id><updated>2011-12-15T09:32:37.596+07:00</updated><category term='uneg-uneg'/><category term='kuliner'/><title type='text'>sEbUah catAtan tEpi</title><subtitle type='html'>Sebagian orang mengatakan bahwa sebagian hidup ini adalah sebuah rangkaian catatan terdahulu yang terulang kembali. Boleh percaya atau tidak, beberapa kejadian yang kita alami itu pernah di alami oleh orang lain sebelum kita. 
Catatan ini, bukan buku harian, bukan pula kisah hidup, melainkan hanya sebagai sebuah catatan tepi disela kesibukan hari. Mudah-mudahan berarti ...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>96</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-5359275282780070096</id><published>2008-11-21T19:24:00.000+07:00</published><updated>2008-11-21T19:33:58.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>Delapan Kebohongan Seorang Ibu Selama Hidupnya</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Delapan  Kebohongan Seorang Ibu Selama Hidupnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita sehari-hari,  kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam  penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan  adanya kebohongan ini, makna&lt;br /&gt;sesungguhnya dari kebohongan ini justru  dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah  energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di  dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai  seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk  makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan  porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu  berkata: "Makanlah nak, aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU  YANG PERTAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih  sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat  rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan  sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu  memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan  sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang  masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku  makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu  menggunakan sendokku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu  dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka  makan ikan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku  sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan&lt;br /&gt;kakakku, ibu pergi ke  koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan  hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan  hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku,  melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya  melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api.  Aku berkata :"Ibu,  tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum  dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ---------- KEBOHONGAN  IBU YANG KETIGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat  menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai  menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari  selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian  sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang  sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental  tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental.  Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk  ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak  haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kepergian  ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu.  Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai  kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan  susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang  semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat  rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar&lt;br /&gt;maupun masalah kecil.  Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu  sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu  yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata  : "Saya tidak butuh cinta" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG  KELIMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah  dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu  tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan  sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku  yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk  membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau  menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu  berkata : "Saya punya duit" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG  KEENAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan  kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1227269523_1" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204);"&gt;Amerika &lt;/span&gt;berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud  membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik  hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata  kepadaku "Aku tidak terbiasa" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG  KETUJUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker  lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di  seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk  ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya  setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku  dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya  terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan  jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku  terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil  berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam  kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "jangan  menangis anakku, Aku tidak kesakitan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG  KEDELAPAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan,  ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari  cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh  dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu !" &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1227269523_2" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204);"&gt;Coba&lt;/span&gt;  dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu  kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk  berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah&lt;br /&gt;aktivitas kita yang  padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan  ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada  di rumah. Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli  dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita,  cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila  di samping kita. Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan  kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum?  Cemas apakah ortu kita&lt;br /&gt;sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau  ya, coba kita renungkan kembali lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di waktu kita masih  mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang  terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;-------------------------------&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sudah lama saya tidak mengisi blog ini, tetapi ketika tadi membaca kisah di atas, terbersit rasa rindu pada kedua orang tua saya, dan saya ingin berbagi dengan teman-teman semua.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Lebih dari separuh masa hidup saya in saya habiskan jauh dari rumah, dengan hanya 1-2 kali setahun saya pulang ke rumah. Itupun kadang saya tidak bisa pulang karena beberapa alasan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya merasakan .. saya mampu menghayati pesan dalam cerita di atas... mudah-mudahan anda semua bisa..&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-5359275282780070096?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/5359275282780070096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=5359275282780070096' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/5359275282780070096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/5359275282780070096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/11/delapan-kebohongan-seorang-ibu-selama.html' title='Delapan Kebohongan Seorang Ibu Selama Hidupnya'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-780178951131112493</id><published>2008-07-29T12:26:00.002+07:00</published><updated>2008-07-29T12:43:14.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>telkom mania sel ..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Seperti waktu-waktu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt; saya sebelumnya, hari ini saya masuk ke forum yang biasa saya kunjungi, dan saya mendapatkan gambar lucu ini :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__ZYEK9sOnk8/SI6tZmvn8HI/AAAAAAAAAAY/WrhZ3QFVuGI/s1600-h/tsel1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/__ZYEK9sOnk8/SI6tZmvn8HI/AAAAAAAAAAY/WrhZ3QFVuGI/s320/tsel1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228306872832356466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sebagai pengguna telkomsel tentunya saya ngakak melihat gambar ini. Ya, tidak terasa sudah hampir 8 tahun saya menggunakan telkomsel, bukannya selama itu saya tidak mencoba menggunakan kartu dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;provider&lt;/span&gt; lain, tetapi kok saya masih betah menggunakan simpati dari telkomsel. Ini bukan iklan lho, hanya sedikit penyampai uneg-uneg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah sangka dulu, nanti anda termakan gosip dan isu ada sms atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;miskol&lt;/span&gt; horor dari alam lain. Mungkin maksudnya gambar itu adalah, satu-satunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;provider&lt;/span&gt; telekomunikasi yang menjadi sponsor pembuatan gapura kuburan adalah telkomsel sampai dengan saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenang buat para pengguna telkomsel, yang penting telkomsel begitu dekat begitu nyata (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;halah..&lt;/span&gt;). Walaupun mungkin tarifnya masih mahal, tetapi sampai dengan saat ini saya sangat terbantu dengan telkomsel, terima kasih telkomsel!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-780178951131112493?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/780178951131112493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=780178951131112493' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/780178951131112493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/780178951131112493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/07/telkom-mania-sel.html' title='telkom mania sel ..'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__ZYEK9sOnk8/SI6tZmvn8HI/AAAAAAAAAAY/WrhZ3QFVuGI/s72-c/tsel1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-6363657306235771920</id><published>2008-07-20T00:48:00.000+07:00</published><updated>2008-07-20T01:32:13.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>Gratisan ajah kok rewel...</title><content type='html'>Malam minggu, seperti minggu-minggu yang sudah lewat, kalau pas tidak sedang 'berkunjung' paling sering sayang menghabiskan waktu buat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt; sampai pagi. Seperti juga hari ini, terdampar di sebuah warung kopi tempat saya biasa menghabiskan malam sendiri ditemani segelas kopi dingin dan akses internet yang -dibuat- lambat. Tapi, malam ini agaknya sangat mengesalkan, entah apa yang terjadi sehingga saya tidak bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;googling&lt;/span&gt; disini dan akses yang makin melambat padahal tidak lebih dari 5 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;user&lt;/span&gt; saja yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya berkeluh kesah soal ini, pasti pada komentar.. "Gratisan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ajah kok&lt;/span&gt; rewel...". Iyah, saya harus mengaku mengapa saya sering betah di sini karena selain gratis (hanya perlu membeli segelas minuman apa saja), lokasi tempatnya juga sangat dekat dengan tempat tinggal saya (hanya sekitar 2-3 menit dari sini ke tempat tinggal saya). Fenomena ini sepertinya sudah beberapa tahun terakhir di Jogja, penyedia layanan menjual makanan dan minuman dan memberi bonus akses internet (seadanya) secara gratis..&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tis&lt;/span&gt;..&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiss&lt;/span&gt;... Dan akibatnya, banyak orang yang memanfaatkan, hanya dengan membeli segelas minuman kemudian duduk berjam-jam (seperti saya ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau ada yang berkunjung ke Jogja, jangan lupa mencoba ke tempat-tempat seperti yang saya ceritakan, silahkan pesan minum dan ber-internet sepuasnya. Tetapi jangan marah kalau akses lambat atau di&lt;span style="font-style: italic;"&gt;block&lt;/span&gt; di sana sini yah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Abis&lt;/span&gt;... Gratisan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ajah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kok&lt;/span&gt; rewel..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-6363657306235771920?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/6363657306235771920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=6363657306235771920' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/6363657306235771920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/6363657306235771920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/07/gratisan-ajah-kok-rewel.html' title='Gratisan ajah kok rewel...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-3425957719704218376</id><published>2008-07-15T01:43:00.000+07:00</published><updated>2008-07-15T01:52:29.511+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>Makan malam atau makan tengah malam?</title><content type='html'>Makan malam atau makan tengah malam? Beda ga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt;? Menurut saya kok sama yah, kebetulan saya belum makan malam, jadi makan tengah malam ini adalah makan malam saya juga. Meski katanya bikin gemuk (kebetulan saya tidak takut gemuk) tapi makan tengah malam adalah kenikmatan tersendiri apalagi buat anak kos. Setuju tidak yang anak kos?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, masih bersama penjual nasi gudeg di pojokan jalan kaliurang. Menu sama seperti yang kemarin-kemarin, nasi plus krecek dan sayap ayam. Ditambah dengan segelas teh tawar bisanya saya harus membayar 5500 rupiah, rupanya sekarang sudah menjadi 6500 rupiah. Kenaikan berbagai kebutuhan dan fasilitas rumah tangga ternyata jelas terasa, meski tidak sampai 20 %. Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak dapat menikmati makan tengah malam seperti saya? Jangankan makan tengah malam, apakah hari ini mereka makan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pun&lt;/span&gt; saya tidak tahu. (sudah cukup dulu kritik sosialnya, nanti saya dikira tukang mengeluh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya wisata kuliner ini saya lanjutkan wisata mimpi alias kembali ke peraduan dan memejamkan mata dengan perut kenyang. Bayangkan ??? Bagaimana saya tidak dengan mudah menaikkan berat badan saya ??? Namun kali ini saya ke warnet untuk berbagi kenikmatan makan tengah malam saya dengan anda semua. Selamat makan tengah malam!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-3425957719704218376?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/3425957719704218376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=3425957719704218376' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3425957719704218376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3425957719704218376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/07/makan-malam-atau-makan-tengah-malam.html' title='Makan malam atau makan tengah malam?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-4856641150726640989</id><published>2008-04-21T02:06:00.001+07:00</published><updated>2008-04-21T02:21:39.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>mengapa harus warna itu?</title><content type='html'>Tanpa sadar saya memperhatikan isi kotak baju saya, ternyata di sana warnanya hampir seragam. Saya temukan warna-warna biru, coklat muda, hitam, abu-abu, sedikit putih serta lebih sedikit lagi warna-warna yang lain. Mengapa? Apakah ini berarti saya menyukai warna tertentu sehingga tidak terlalu tertarik untuk mencoba warna yang lain?&lt;br /&gt;Sudah pasti banyak dari kita yang sering membaca berbagai artikel tentang warna yang digemari seseorang berhubungan dengan kecenderungan sifatnya. Pasti kalau kebetulan benar dan cocok sebagian dari kita akan mengiyakan, akan tetapi kalau ternyata banyak perbedaan maka sebagian dari kita akan mencoba menafikan. Bahkan saya juga pernah membaca artikel tentang hubungan warna kesukaan dengan aktifitas seksual orang yang bersangkutan. Sedikit berlebihan menurut saya, tetapi mungkin ada benarnya juga.&lt;br /&gt;Mengapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih kok&lt;/span&gt; harus warna yang itu-itu saja? Saya sendiri juga tidak terlalu paham, tetapi ketika saya dihadapkan pada warna-warna yang harus saya pilih, tidak sedikitpun terlintas dalam pikiran saya untuk memilih warna lain, kalau ada warna biru itu akan saya pilih pertama kali, kemudian mungkin abu-abu, lalu hitam, kemudian mungkin saya akan pasrah dengan apa saja yang ada ketika warna-warna favorit saya tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau saya punya warna favorit, bagaimana dengan anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-4856641150726640989?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/4856641150726640989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=4856641150726640989' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/4856641150726640989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/4856641150726640989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/04/mengapa-harus-warna-itu.html' title='mengapa harus warna itu?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-6322474378798265329</id><published>2008-04-08T15:45:00.000+07:00</published><updated>2008-04-08T15:53:22.984+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>dilema</title><content type='html'>Sebuah keputusan telah diambil, tetapi benarkah itu keputusan terbaik? Seringkali apa yang menjadi pertimbangan pengambilan keputusan itu tidak dapat diterima oleh orang lain, sekali lagi, benarkah itu keputusan terbaik?&lt;br /&gt;Saat menghadapi banyak pilihan, kali ini saya harus menghadapi berbagai pilihan yang sangat tidak enak untuk diputuskan. Setiap pilihan berarti merugikan buat orang lain di sekitar saya, dan termasuk orang-orang yang saya sayangi (dan cintai). Tetapi saya harus melakukannya, sebelum terlambat tentunya.&lt;br /&gt;Resiko yang ada sebenarnya sudah terbayang, akan tetapi segenap indera saya yang terbatas ini mencoba untuk mengambil jalan terbaik yang bisa saya lakukan untuk saya, dan orang-orang terkasih di sekitar saya. Sekali lagi, bukan hanya untuk saya sendiri. Namun, setiap kali keputusan diambil pasti akan ada pihak-pihak yang akan merasa dirugikan dan ternyata itu terjadi!&lt;br /&gt;Tanpa tedeng aling-aling saya dicaci, dimaki, dan dituduh yang bahkan tidak setitikpun terpikir di benak saya. Tetapi itu adalah sebuah pilihan yang berat, tidak mungkin ada pilihan yang benar-benar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;win-win solution&lt;/span&gt;, selalu ada yang dikorbankan dan mengorbankan. Apakah kali ini saya mengorbankan orang-orang terkasih saya? Mudah-mudahan tidak.. mudah-mudahan, karena apa yang saya putuskan akan menjadi yang terbaik untuk semuanya. Mudah-mudahan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-6322474378798265329?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/6322474378798265329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=6322474378798265329' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/6322474378798265329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/6322474378798265329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/04/dilema.html' title='dilema'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-1513612260975284961</id><published>2008-04-02T00:57:00.004+07:00</published><updated>2008-04-02T03:21:24.773+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>POLRI</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Beberapa hari ini banyak &lt;i&gt;offline message&lt;/i&gt; yang masuk ke &lt;i&gt;YM&lt;/i&gt; saya dengan bunyi senada :&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;"Segala pelanggaran dijalan baik naik motor/mobil jangan coba suap uang pada polisi biarpun ditawari damai krn bisa jadi itu adalah pancingan. Lebih baik minta ditilang nanti diurus dipengadilan. Instruksi Kapolri kepada jajaran polisi, bagi yang bisa membuktikan warga yg menyuap polisi, dpt bonus 10 jt/warga, dan yang menyuap kena hukuman 10 th. Harap jangan main2. Info tsb byk yg tdk tahu, bisa jadi ada oknum polisi cari2 kelengahan kita biar menyuap, jangan terpancing menyuap Polisi"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mungkin anda sekalian (tentunya yang membaca blog ini saat-saat ini) juga menerima pesan senada. Atau malah salah satu di antara anda-anda ini adalah orang yang menulis pesan itu? Betapa beruntungnya saya kalau memang seperti itu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Membahas perilaku petugas berseragam cokelat itu memang tidak ada habisnya bahkan tidak pernah berhenti membuat geram. Apalagi belum lama ini saya juga berhadapan dengan oknum yang memancing &lt;br/&gt;saya untuk mengeluarkan kata - kata kasar dan menurut saya sepadan dengan kelakuan mereka &lt;br/&gt;yang tanpa &lt;i&gt;tedeng aling aling&lt;/i&gt; menipu pelanggar agar mereka mendapat keuntungan pribadi, meski &lt;br/&gt;alhamdulillah masih ada yang membantu saya menyelesaikan masalah itu, tidak terduga memang &lt;br/&gt;tetapi sangat berarti. Dengan visi mereka &lt;i&gt;"&lt;strong&gt;mampu menjadi pelindung Pengayom dan Pelayan Masyarakat yang selalu dekat dan bersama-sama masyarakat, serta sebagai penegak hukum yang profesional dan proposional yang selalu menjunjung tinggi supermasi hukum dan hak azasi manusia, Pemelihara keamanan dan ketertiban serta mewujudkan keamanan dalam negeri dalam suatu kehidupan nasional yang demokratis dan masyarakat yang sejahtera&lt;/strong&gt;" (sumber = &lt;a href="http://polri.go.id" target="_blank"&gt;http://polri.go.id&lt;/a&gt;)&lt;/i&gt;, rasanya aneh melihat ulah oknum mereka di lapangan yang justru melakukan perbuatan yang bertolak belakang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terus terang  saya sendiri tidak tau pesan di atas benar atau tidak tetapi saya sangat setuju dan menghimbau kepada teman-teman untuk berhati-hati, sama sekali tidak ada gunanya berurusan dengan para oknum itu. Ulah mereka benar-benar merusak citra institusi &lt;br/&gt;dan bahkan - parahnya - membuat teman- teman yang tidak melakukan perbuatan itu &lt;br/&gt;menjadi ikut terkena imbasnya.  Dan yang paling penting, mereka yang harusnya jadi pengayom masyarakat malah jadi meresahkan masyarakat yang notabene adalah orang &lt;br/&gt;yang membayar gaji mereka. Apakah kita (melalui negara) masih kurang memberi gaji sehingga mereka masih perlu melakukan hal-hal seperti itu? &lt;i&gt;Allahu'alam&lt;/i&gt;.&lt;br/&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-1513612260975284961?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/1513612260975284961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=1513612260975284961' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1513612260975284961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1513612260975284961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/04/polri.html' title='POLRI'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-1512791305483685976</id><published>2008-03-28T03:58:00.000+07:00</published><updated>2008-03-28T04:09:08.637+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>misteri sebuah pencarian</title><content type='html'>Mari kita berbicara fiksi, bukan sesuatu yang melulu dalam hayal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt;, tetapi lebih karena sesuatu yang hampir susah diduga datangnya. Bingung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ya&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;Begini, buat sebagian kita (khususnya yang Muslim) pasti sepakat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dong&lt;/span&gt; kalau saya bilang bahwa jodoh-rejeki-hidup-mati ada di tangan-Nya? Meski manusia berusaha, tetap Dia yang menentukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kan&lt;/span&gt;? Tetapi apakah kita akan sepasrah itu? Tentu tidak.&lt;br /&gt;Saya ingat kisah seorang karib, yang dulu pernah saya posting tengah mencari seorang mas djawa. Ingat? Coba deh klik &lt;a href="http://catatantepi.blogspot.com/2006_10_01_archive.html" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt;. Nah, di ujung pencarian akhirnya dia tidak pernah menemukan mas djawanya, dan akhirnya menikah dengan seorang abang tapanuli belum lama ini (maaf kawan, resepsi pernikahanmu jauh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banget&lt;/span&gt; jadi saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga&lt;/span&gt; bisa datang). Berarti, jodohnya (insya Allah) adalah si abang tapanuli itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kan&lt;/span&gt;? Lalu, apa yang terjadi dengan usaha pencariannya selama ini?&lt;br /&gt;Mari kita berpositif saja, semua cerita semua kisah dan semua perjalanan ini akan berakhir pada sesuatu sesuai kehendak-Nya. Jadi jangan cepat putus asa, yang belum pernah bertemu ujung pencariannya  seyogyanya untuk tetap berusaha mencari dan tetap tidak berpaling dari asa bahwa suatu ketika akan mencapai ujung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan ini tentunya buat diri saya juga....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-1512791305483685976?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/1512791305483685976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=1512791305483685976' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1512791305483685976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1512791305483685976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/03/misteri-sebuah-pencarian.html' title='misteri sebuah pencarian'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-705719770798802938</id><published>2008-03-28T00:19:00.000+07:00</published><updated>2008-03-28T00:50:10.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>merasa bodoh</title><content type='html'>Kok saya makin merasa bodoh tentang blog ini yah? Kalau dilihat dari tahun saya gabung, berarti sudah hampir 5 tahun, dan sudah 4 tahun saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;posting&lt;/span&gt;. Tapi, anda bisa lihat blog saya standar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banget&lt;/span&gt; dengan memanfaatkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;template&lt;/span&gt; yang sudah ada. Bukan saya tidak ada waktu untuk belajar, bukan juga susah (mungkin susah untuk ukuran orang yang tidak tau seperti saya), tapi ternyata saya memang malas. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Haha..&lt;/span&gt; Akhirnya saya harus membuat pengakuan kalau saya malas.&lt;br /&gt;Gara-gara waktu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gathering&lt;/span&gt; salah satu forum, teman saya &lt;a href="http://mrsedenk.wordpress.com/" target="_blank"&gt;mr sedenk&lt;/a&gt; dapat doorprize sebuah buku tentang blog dan akhirnya dia nge-blog juga, jadi rasanya saya agak terpicu lagi buat meramaikan blog saya ini. Dan akhirnya saya menghubungi guru blog saya &lt;a href="http://ifa.cross-bytes.com/" target="_blank"&gt;Ifa&lt;/a&gt;, mudah-mudahan &lt;a href="http://ifa.cross-bytes.com/" target="_blank"&gt;Ifa&lt;/a&gt; tidak bosan saya ganggu dengan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin mudah buat dia tapi sulit sekali buat saya.  Mungkin juga saya tidak hanya merasa bodoh, tetapi benar-benar bodoh sehingga saat teman-teman saya yang baru saja menulis blog sudah pandai memberi ornamen indah pada blognya sedangkan saya sudah cukup puas dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;template&lt;/span&gt; standar saja&lt;br /&gt;Nah, mudah-mudahan saya tidak patah semangat lagi untuk membuat blog ini enak dilihat dan mudah dibaca. Jadi meski saya bodoh, tidak tampak bodoh-bodoh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banget&lt;/span&gt;lah dan tidak di bilang go-blog. Ups!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-705719770798802938?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/705719770798802938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=705719770798802938' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/705719770798802938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/705719770798802938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/03/merasa-bodoh.html' title='merasa bodoh'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-3112177166759669007</id><published>2008-03-25T21:00:00.002+07:00</published><updated>2008-03-28T01:28:47.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uneg-uneg'/><title type='text'>individualisasi era global</title><content type='html'>Ternyata oh ternyata banyak sekali hal yang saya lewatkan, mulai dari keadaan teman-teman, sampai keadaan diri saya sendiri. Kemana saja saya selama ini? Sibuk berkutat dengan hal-hal yang entah orang lain mungkin tidak mengerti, atau saya sendiri juga tidak bakal mengerti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal terjadi di sekitar kita dan ternyata kita tidak mengerti? Oh, alangkah ironis tapi ini terjadi. Saya bahkan tidak tau dari mana asal teman di seberang kamar kos saya, atau bahkan saya tidak tau sudah semester berapa teman di sebelah kamar kos saya. Tapi mengapa saya tenang-tenang saja tanpa berusah mencarti tau? Mulai apatiskah saya teracuni individualisasi era global?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana saja ya? Tetapi ini benar-benar terjadi, bahkan pada diri saya sendiri. Tanpa tau bagaimana ini terjadi sehingga saya tidak tau harus mundur kembali sampai titik mana untuk memperbaikinya. Banyak kesalahan yang tidak mungkin di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;delete&lt;/span&gt; semudah men&lt;span style="font-style: italic;"&gt;delete file&lt;/span&gt; di komputer, banyak kebaikan juga yang belum terbalas sehingga saya tidak mungkin melewatkan semuanya untuk kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi? Mari kita lanjutkan sajalah hidup ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-3112177166759669007?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/3112177166759669007/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=3112177166759669007' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3112177166759669007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3112177166759669007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/03/individualisasi-era-global.html' title='individualisasi era global'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-4507022495703381058</id><published>2008-01-31T16:03:00.001+07:00</published><updated>2008-03-25T20:58:01.552+07:00</updated><title type='text'>hai ..</title><content type='html'>wah .. banyak waktu sudah terlewati dan saya ga juga mengunjungi blog ini sekedar meninggalkan tanda tangan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well.. skrg saya sudah kembali, mudah-mudahan ga males lagi nulis di sini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah ganti tahun,  banyak hal terjadi di penghujung tahun kemarin dan di awal tahun ini yang saya yakinin bisa bikin saya lebih kuat dan lebih semangat :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semangat!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-4507022495703381058?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/4507022495703381058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=4507022495703381058' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/4507022495703381058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/4507022495703381058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2008/01/hai.html' title='hai ..'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-1604957638558683325</id><published>2007-06-11T21:00:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T21:06:17.821+07:00</updated><title type='text'>teman</title><content type='html'>teman datang dan pergi&lt;br /&gt;teman pergi&lt;br /&gt;teman datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua menghiasi hari-hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini saya kehilangan satu teman lagi, menghadap-Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat jalan teman...&lt;br /&gt;semoga yang terbaik adalah buatmu di sana...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-1604957638558683325?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/1604957638558683325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=1604957638558683325' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1604957638558683325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1604957638558683325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/06/teman.html' title='teman'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-3144789861873193748</id><published>2007-05-25T08:24:00.000+07:00</published><updated>2007-05-25T09:03:29.093+07:00</updated><title type='text'>dinamika... bagaimana?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ndak&lt;/span&gt; pernah ada sesuatu yang sama sekali sama, tanpa perbedaan. Iya kan? Bahkan dari waktu ke waktu, sesuatu yang sama pun bisa berubah. Ajaibnya sebuah perbedaan kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemu dengan dosen atau guru kita sendiri pun tidak pernah bisa menggunakan cara pendekatan yang sama, bener &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndak&lt;/span&gt;? Kadang beliau suka dengan cara kita, dilain waktu beliau murka atau menunjukkan mimik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndak&lt;/span&gt; suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubungan dengan lawan jenis? Tidak pernah ada individu yang sama sekali sama. Berharap sama boleh, tetapi jangan pernah kecewa bila menemukan berbagai perbedaan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hehe&lt;/span&gt;.. kalo soal ini pasti lebih banyak yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jago&lt;/span&gt;, jadi saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga&lt;/span&gt; meneruskan lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ingin saya sampaikan? Tidak lain adalah mengenai dinamika yang selalu kita hadapi dalam hidup ini. Menguntungkan-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kah&lt;/span&gt;? Merugikan-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kah&lt;/span&gt;? Menyenangkan-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kah&lt;/span&gt;? Menyedihkan-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kah&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;Semua sudut pandang itu selalu terjadi berlawanan untuk masing-masing sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita menyikapinya?&lt;br /&gt;Saya pribadi hanya mencoba menikmati dinamika itu, kadangkala ikut hanyut, kemudian berpegangan pada sesuatu, lalu hanyut lagi, sesaat melawan arus, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ah&lt;/span&gt; semua lah ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-3144789861873193748?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/3144789861873193748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=3144789861873193748' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3144789861873193748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3144789861873193748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/05/dinamika-bagaimana.html' title='dinamika... bagaimana?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-8622767160283872909</id><published>2007-04-16T13:12:00.000+07:00</published><updated>2007-04-16T13:15:05.016+07:00</updated><title type='text'>bertemanlah</title><content type='html'>cidera hatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cidera egonya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka rusaklah dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perbaiki hatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perkuat toleransinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bertemanlah dengan dia..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-8622767160283872909?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/8622767160283872909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=8622767160283872909' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/8622767160283872909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/8622767160283872909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/04/bertemanlah.html' title='bertemanlah'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-5870308486796759963</id><published>2007-04-13T05:00:00.000+07:00</published><updated>2007-04-13T05:04:32.919+07:00</updated><title type='text'>sudah</title><content type='html'>Sudah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga&lt;/span&gt; perlu bicara cinta yang terlalu muluk-muluk lagi, karena saya sudah memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ga&lt;/span&gt; perlu juga mengumbar janji yang entah bisa atau tidak terpenuhi, karena tanpa itu saya merasai cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya cinta ini, tidak dengan kata "sepertinya" atau "mungkinkah" lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya juga percaya akhir terbaik akan diberikan-Nya pada kisah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, saya ingin tersenyum dengan cinta saya ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-5870308486796759963?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/5870308486796759963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=5870308486796759963' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/5870308486796759963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/5870308486796759963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/04/sudah.html' title='sudah'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-3866478128153828683</id><published>2007-04-01T19:32:00.000+07:00</published><updated>2007-04-01T19:48:22.342+07:00</updated><title type='text'>libur panjang yang tidak panjang</title><content type='html'>Rasanya baru kemarin hari jumat, kok sekarang sudah minggu malam, berarti besok sudah mulai beraktifitas lagi...&lt;br /&gt;Ugh... libur panjang.. mengapa kau tidak panjang?&lt;br /&gt;Bermalas-malasan, mengerjakan pekerjaan rumah, berhayal tentang masa depan, eh tau-tau sudah pagi... bgitu berulang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya libur panjang itu pergi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang kesibukan !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-3866478128153828683?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/3866478128153828683/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=3866478128153828683' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3866478128153828683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/3866478128153828683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/04/libur-panjang-yang-tidak-panjang.html' title='libur panjang yang tidak panjang'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-5234169997816504315</id><published>2007-03-14T21:48:00.000+07:00</published><updated>2007-03-14T21:53:11.224+07:00</updated><title type='text'>episode cinta seorang teman (3)</title><content type='html'>Masih ingat posting seorang teman tentang cinta? nah ajaib!!! ternyata dia masih jatuh cinta, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ha ha..&lt;/span&gt; aneh juga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ente bro.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berikut titipan beliau, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;monggo&lt;/span&gt; dikomentari yah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta? Sendiri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuklah ke dalam mataku....&lt;br /&gt;maka kan kamu lihat seperti apa aku memandangmu.&lt;br /&gt;Masuklah ke dalam hidungku...&lt;br /&gt;maka kan kamu rasa seperti apa kuhirup aroma tubuhmu.&lt;br /&gt;Dan masuklah kedalam jiwaku...&lt;br /&gt;maka kan kamu tahu seperti apa jiwaku ini sangat menginginkanmu.&lt;br /&gt;Tapi....&lt;br /&gt;cobalah masuk kedalam hatimu...&lt;br /&gt;apakah selalu ada aku disitu???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: saya rasa dia benar-benar menginginkan wanita itu? menurut anda bagaimana?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-5234169997816504315?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/5234169997816504315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=5234169997816504315' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/5234169997816504315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/5234169997816504315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/03/episode-cinta-seorang-teman-3.html' title='episode cinta seorang teman (3)'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-597941818778457113</id><published>2007-03-09T17:09:00.000+07:00</published><updated>2007-03-09T17:21:31.214+07:00</updated><title type='text'>ini perjuangan bung!</title><content type='html'>Ayo terus berjalan, jangan pernah berhenti. Mungkin itu yang sekarang sering bergema di telinga dan otak saya. Berbuat yang terbaik semampu saya dan memberikan yang terbaik untuk orang-orang di sekitar saya.&lt;br /&gt;Mungkin memang saat ini hingga beberapa masa ke depan saya mengalami masa-masa berat. Tidak punya pekerjaan, kemudian banyak hal baru lainnya yang datang silih berganti memberi beban tambahan. Tetapi suara-suara itu makin menguatkan tekad saya hari demi hari untuk menjalani ini semua.&lt;br /&gt;Benar kalau saya tidak pernah membatasi akhir perjuangan saya, tetapi semua ini akan saya jalani dengan sepenuh hati dan sebesar batas kemampuan tertinggi saya.&lt;br /&gt;Tidak pernah berhenti karena semua untuk perjuangan. Ini perjuangan saya bung!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-597941818778457113?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/597941818778457113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=597941818778457113' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/597941818778457113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/597941818778457113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/03/ini-perjuangan-bung.html' title='ini perjuangan bung!'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-2053004788778762320</id><published>2007-03-08T04:36:00.000+07:00</published><updated>2007-03-08T04:53:01.082+07:00</updated><title type='text'>Kita bisa apa?</title><content type='html'>Kehidupan datang dan pergi silih berganti ya? Masih terekam di kepala saya kejadian 27 Mei 2006 yang lalu dan belum juga terselesaikan semua masalah, berturut-turut banjir lumpur mengganas, tanah longsor, banjir, angin, kapal tenggelam, kapal terbakar, gempa lagi, pesawat jatuh - pecah atau terbakar, lengkap semuanya darat - laut - udara.&lt;br /&gt;Pernah saya dengar ini merupakan proses keseimbangan alam, se-ekstrim itukah Allah menghukum kita? Atau Dia hanya ingin mengurangi kepadatan penduduk di bumi ini? (katanya...?) Dan mungkin segenap alasan lain mulai dari alasan paling religius sampe alasan mistis dan alasan paling &lt;span style="font-style: italic;"&gt;goblok&lt;/span&gt; sekalipun. Saya yakin pasti kita tidak akan pernah berhenti bertanya, kenapa?&lt;br /&gt;Entah apa yang bisa kita lakukan selain pasrah dan mencoba memperbaiki semua yang kita bisa. Terlalu klise memang tapi kita bisa apa? Sementara waktu untuk "pergi" hanya masalah nomer antrian yang tidak tampak.&lt;br /&gt;Jadi, kita bisa apa?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-2053004788778762320?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/2053004788778762320/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=2053004788778762320' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/2053004788778762320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/2053004788778762320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/03/kita-bisa-apa.html' title='Kita bisa apa?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-9061313618098991357</id><published>2007-03-06T02:47:00.000+07:00</published><updated>2007-03-06T02:49:57.372+07:00</updated><title type='text'>entah</title><content type='html'>bimbang, gamang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ragu, rindu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah cinta...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-9061313618098991357?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/9061313618098991357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=9061313618098991357' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/9061313618098991357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/9061313618098991357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/03/entah.html' title='entah'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-4225511935456692424</id><published>2007-03-01T11:07:00.001+07:00</published><updated>2007-03-01T11:12:09.145+07:00</updated><title type='text'>semuanya masih sama</title><content type='html'>Hari yang berbeda, dengan kemalasan yang sama. Tugas yang entah semakin ajaib, pekerjaan yang hanya bisa menunggu didepan pintu tanpa keinginan mengetuk pintuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdiam di lobby, mengobrak-abrik dunia yang ku akrabi. Menyambanginya... dengan caraku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan semuanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada sedikitpun yang berubah, tetap dengan cinta yang sama..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-4225511935456692424?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/4225511935456692424/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=4225511935456692424' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/4225511935456692424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/4225511935456692424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/03/semuanya-masih-sama.html' title='semuanya masih sama'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-302872674391751576</id><published>2007-02-28T10:49:00.000+07:00</published><updated>2007-02-28T10:52:53.893+07:00</updated><title type='text'>kehilangan hasrat</title><content type='html'>Hai!&lt;br /&gt;Sudah sebulan lebih saya benar-benar kehilangan keinginan untuk menulis lagi, entah kenapa. Ataukah saya sedang menikmati sesuatu yang tumbuh dari dalam diri saya, saya sedang sibuk memupuknya, atau saya sedang terlena memandangi keindahannya?&lt;br /&gt;Yang jelas semua itu benar-benar membuat saya tidak ingin melewatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan sedikit coretan ini saya bisa terpacu untuk menulis kembali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-302872674391751576?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/302872674391751576/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=302872674391751576' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/302872674391751576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/302872674391751576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/02/kehilangan-hasrat.html' title='kehilangan hasrat'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-1484360405753953415</id><published>2007-01-26T21:27:00.000+07:00</published><updated>2007-01-26T21:36:46.667+07:00</updated><title type='text'>detik...detik..waktu</title><content type='html'>Kenapa ya? Manusia seringkali bermasalah dengan waktu? Betapa wujud yang satu itu benar-benar berpengaruh dalam hidup manusia.&lt;br /&gt;Ingin rasanya tak terbatas pada waktu, tetapi bagaimana mungkin sedangkan waktu merupakan sunatullah, bagian dari wujud kekuasaan-Nya. Saat ingin melakukan sesuatu aktifitas lebih lama, tiba saat pergantian waktu. Ketika hendak segera mengakhiri sesuatu, detak waktu seakan lambat dan tidak bergeming. Haha.. benar-benar dimensi yang aneh..&lt;br /&gt;Orang bijak sering mengatakan untuk menguasai waktu dan jangan dikuasai waktu, bagaimana mungkin? Saya termasuk salah satu korban waktu, dan saya benar-benar butuh bantuan mengelola waktu. Ketika waktu susah itu datang, seakan saya ingen segera melarikan diri. Tetapi apa bisa? Sementara waktu berjalan, berdetak, detik demi detik menurut aturan-Nya. Sementara manusia?&lt;br /&gt;Waktu.. oh waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-1484360405753953415?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/1484360405753953415/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=1484360405753953415' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1484360405753953415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/1484360405753953415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/01/detikdetikwaktu.html' title='detik...detik..waktu'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116816570091979643</id><published>2007-01-07T17:20:00.000+07:00</published><updated>2007-01-07T17:30:15.306+07:00</updated><title type='text'>sebuah resolusi?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hurray&lt;/span&gt;!!!&lt;br /&gt;Tahun baru yah? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saking&lt;/span&gt; ikut larut dalam hentak tahun baru saya jadi lupa untuk membuat rencana-rencana tahun ini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya&lt;/span&gt;... sekedar mengikuti alur dan kebiasaan para teman serta kerabat yang membuat resolusi untuk tahun yang baru. Tapi, kalau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dipikir-pikir&lt;/span&gt; bener juga ya apa yang mereka lakukan... mereka ingin hari esok mereka lebih baik dari hari kemarin..&lt;br /&gt;Saya coba merefleksi tahun yang lalu, 2006, masih terngiang di ingatan saya tentang tahun baru setahun yang lalu. Sepertinya tidak akan jauh berbeda bahwa tahun ini saya ingin lebih optimis menemani hidup saya ini, beriringan dengan kegembiraan dan kesusahan yang bakal datang. Wah jadi agak-agak tidak sabar ingin tau apa lagi keajaiban-Nya untuk saya hari esok.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan cita-cita saya terpenuhi tahun ini.. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116816570091979643?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116816570091979643/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116816570091979643' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116816570091979643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116816570091979643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2007/01/sebuah-resolusi.html' title='sebuah resolusi?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116542344399196974</id><published>2006-12-06T23:23:00.000+07:00</published><updated>2006-12-06T23:46:52.250+07:00</updated><title type='text'>dia...</title><content type='html'>Dia kadang menyenangkan, tapi tak jarang ia menyakitkan. Seperti sebilah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;scalpel&lt;/span&gt; yang baru dibuka dari bungkusnya dan menyayat kulit mengalirkan darah segar. Atau seperti analgesik meredakan sakit yang sangat. Dan tidak jarang merubah dirinya menjadi seperti candu.&lt;br /&gt;Seperti candu, ia meracuni setiap milimeter kubik darah manusia. Menimbulkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;addiksi&lt;/span&gt; yang tidak mampu ditolak setiap manusia untuk ikut merasakannya. Dia indah, dia melenakan dan dia menghanyutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya menikmatinya, menikmati setiap sayatannya. Meresapi setiap keinginan untuk mengulanginya dan merasainya lagi. Setiap luka itu menganga kembali, rasanya bekas jahitannya tidak menghalangi saya untuk menyayat lagi di tempat yang sama, dan begitu seterusnya. Bahkan ratusan sayatannya makin membuat saya untuk memintanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia... dengan sayatannya... dan dengan candunya... mampu mengembarakan hidup setiap manusia ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia... cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duwh.. sepertinya saya jatuh cinta lagi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116542344399196974?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116542344399196974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116542344399196974' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116542344399196974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116542344399196974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/12/dia.html' title='dia...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116516130856623999</id><published>2006-12-03T22:48:00.000+07:00</published><updated>2006-12-03T22:55:08.643+07:00</updated><title type='text'>hadapi masa depan kita</title><content type='html'>Seperti apa masa depan itu? Layaknya sebuah misteri yang setiap orang ingin memecahkannya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kan&lt;/span&gt;? Tapi, dasarnya manusia yang serba egois,  kalau sudah tau masa depannya bakal tidak menyenangkan, maka ia akan berlomba-lomba untuk me-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;restart&lt;/span&gt; lagi atau bahkan tidak mengakui dan lari dari kenyataan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bener ga&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;Yah itu lah masa depan, semuanya serba misteri, yang susah di tebak. Kadang menyenangkan, tapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga&lt;/span&gt; sedikit yang menyakitkan. Namun, apapun itu takdir-Nya berkuasa di atas segalanya. Maka mari kita hadapi masa depan kita. Beranikah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116516130856623999?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116516130856623999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116516130856623999' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116516130856623999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116516130856623999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/12/hadapi-masa-depan-kita.html' title='hadapi masa depan kita'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116467720171781901</id><published>2006-11-28T08:26:00.000+07:00</published><updated>2006-11-28T08:26:43.233+07:00</updated><title type='text'>laki-laki di mata wanita</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Menakutkan sekali memikirkannya. Sepertinya dunia terbalik ketika laki-laki yang kau pikir telah kau kenal dengan baik dapat memperlakukanmu seperti itu. Kalian tinggal bersama selama lima tahun dan tiba-tiba kau terbanting ke bumi. Dalam sekejab mata ia sudah menjadi orang asing -atau bahkan lebih buruk daripada orang asing, karena ia mengenalmu dengan baik dan mengetahui cara-cara yang paling tidak tertahankan untuk menyiksamu...Itulah laki-laki untukmu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wei Hui - Shanghai Baby&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itukah pria di mata wanita? Mengerikan ya? Mahluk egois yang tiba-tiba bisa menjadi sosok mengerikan karena ia benar-benar tau apa yang harus dilakukan untuk membuat pasangannya tersika. Berat mengakui bahwa banyak hal akan terjadi pada wanita bertemu dengan lelaki benar-benar yang seperti ini.&lt;br /&gt;Tidak terbayangkan memang, tapi saya benar-benar tidak ingin menjadi seperti apa yang di katakan Wei Hui.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Naudzubillah&lt;/span&gt;..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116467720171781901?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116467720171781901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116467720171781901' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116467720171781901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116467720171781901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/11/laki-laki-di-mata-wanita.html' title='laki-laki di mata wanita'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116461866026314243</id><published>2006-11-27T15:36:00.000+07:00</published><updated>2006-11-27T16:11:08.283+07:00</updated><title type='text'>tolong evaluasi saya dong ...</title><content type='html'>Hai! apa kabar semua?&lt;br /&gt;Sudah hampir masuk bulan desember yah? Berarti sebentar lagi kita akan mengakhiri tahun ini, tahun 2006.&lt;br /&gt;Apa yang sudah saya lakukan yah tahun 2006 ini? Bermanfaatkah saya buat lingkungan saya? Atau saya justru merugikan mereka? Ah.. seandainya ada yang tertarik memberitahu saya jawaban atas pertanyaan itu..&lt;br /&gt;Buat saya tahun ini merupakan tahun istimewa, tahun yang saya berhasil benar-benar lepas dari masa lalu saya, tahun yang membuat saya memasang tonggak untuk masa depan saya, meski terlambat sih...&lt;br /&gt;Nah sebulan ini saya ingin mencoba mengingat itu semua kembali, mengevaluasi, dan mudah-mudahan saya bisa memperbaikinya tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah teman-teman, boleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga&lt;/span&gt; saya minta tolong mengevaluasi apa yang sudah saya lakukan tahun ini, dari versi teman-teman sendiri? Terserah deh mau yang positif, negatif, atau yang ge jelas positif negatifnya pun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ga&lt;/span&gt; masalah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong yah teman-teman...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116461866026314243?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116461866026314243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116461866026314243' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116461866026314243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116461866026314243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/11/tolong-evaluasi-saya-dong.html' title='tolong evaluasi saya dong ...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116408697259794426</id><published>2006-11-21T12:26:00.000+07:00</published><updated>2006-11-21T12:31:09.733+07:00</updated><title type='text'>perjalanan menembus pagi</title><content type='html'>Kereta berderak perlahan, tanpa penumpang lain, tanpa masinis, hanya berisi seonggok tubuh usang yang mulai jenuh dengan hidupnya di dunia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Haha&lt;/span&gt;.. jenuh! selalu berhasil menjadi argumentasi yang tepat untuk mengamankan diri dari setiap tekanan orang lain, dan akhirnya tubuh itu juga lelah selalu berargumen.&lt;br /&gt;Perjalanan masih panjang, oksigen tubuhnya hampir habis, otaknya hampir berhenti berpikir. Hanya detak perlahan jantungnya yang menandakan tubuh itu masih hidup, meski berada pada batas akhir penantian.&lt;br /&gt;Tiba-tiba cahaya itu datang, awalnya hanya berupa titik putih yang semakin nyata, kemudian membesar. Menerangi moncong, lokomotif, dan sebagian badan kereta. Tubuh itu seperti mendapat tenaga ekstra, untuk sekedar membuka mata.&lt;br /&gt;Akhirnya kereta itu menembus cahaya, ya cahaya itu, cahaya yang terang, dan cahaya itu adalah pagi. Pagi  yang memberi semangat baru, pagi yang menumbuhkan cita-cita baru, pagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya butuh pagi itu... saya butuh cahaya itu... saya butuh... pagi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116408697259794426?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116408697259794426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116408697259794426' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116408697259794426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116408697259794426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/11/perjalanan-menembus-pagi.html' title='perjalanan menembus pagi'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116408566902578670</id><published>2006-11-21T11:56:00.000+07:00</published><updated>2006-11-21T12:07:49.300+07:00</updated><title type='text'>jenuh</title><content type='html'>Perjalanan manusia suatu saat pasti menemukan titik jenuh. Saat rutinitas yang sama ditemui hampir tiap hari hampir tiap bulan, sedikit variasi ternyata jadi tidak berarti. Kejenuhan hampir membuat saya merasa tidak kreatif lagi, beberapa kali malas menyerang, beberapa kali pula rasanya ingin ga peduli dengan sekitar.&lt;br /&gt;Tapi sampai kapan?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ga&lt;/span&gt; mungkin kan saya seperti ini terus?&lt;br /&gt;Duh, sekarang sedang mencoba berbagai rumus dan resep untuk membuang jenuh, belum berhasil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt;, tapi saya optimis akan berhasil. Doakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yaah&lt;/span&gt; ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116408566902578670?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116408566902578670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116408566902578670' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116408566902578670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116408566902578670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/11/jenuh.html' title='jenuh'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116291603019583388</id><published>2006-11-07T23:08:00.000+07:00</published><updated>2006-11-07T23:13:50.290+07:00</updated><title type='text'>MERINDU</title><content type='html'>kuputuskan tuk berpaling dari waktu sejak pergimu&lt;br /&gt;karena setiap hitungan membatukan rinduku&lt;br /&gt;mengekalkan bayangmu&lt;br /&gt;kuputuskan tuk lupakan hari, menunggu datang mu&lt;br /&gt;karena setiap senin adalah kepahitan dan setiap minggu tak janjikan apa-apa&lt;br /&gt;kuputuskan tuk merindumu saja, agar tak ada kelu penantian sejak pergi hingga datangmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===================&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: lucida grande;"&gt;"yud, gw nitip tulisan dong di blog lu yah tp jangan cantumin nama gw yah. lu akuin ajah tulisan lu kalo g tulis ajah "titipan dari sebuah teman", okeh?"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya, sama dengan posting saya sebelumnya, ini semua titipan seorang teman (yang tidak ingin di sebutkan namanya). Agak takjub melihat orang seperti dia ternyata mampu membuat luapan emosi seperti ini, ternyata  rasa suka yang mendalam itu bisa berakhir sebagai pemakluman yang abadi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Good luck bro&lt;/span&gt;!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116291603019583388?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116291603019583388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116291603019583388' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116291603019583388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116291603019583388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/11/merindu.html' title='MERINDU'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116291565997859552</id><published>2006-11-07T22:56:00.000+07:00</published><updated>2006-11-07T23:07:40.603+07:00</updated><title type='text'>EH TANYA KENAPA?</title><content type='html'>Mengapa aku mencintaimu?&lt;br /&gt;selalu itu yg kamu tanyakan padaku...&lt;br /&gt;dasar kepala batu!&lt;br /&gt;apakah cinta itu harus punya alasan?&lt;br /&gt;mengapa tidak kamu tanyakan sendiri pada hatimu, kenapa kamu tak bisa membalas cintaku?&lt;br /&gt;maapkan aku karena aku tak punya alasan tuk mencintaimu....&lt;br /&gt;tp aku punya tujuan tuk itu!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;====================&lt;br /&gt;tulisan di atas titipan seorang teman...&lt;br /&gt;sebenernya siapa yang kepala batu? si pencinta? atau si penanya?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;duh ga ngerti&lt;/span&gt; saya ...&lt;br /&gt;sedikit yang saya tau, bahwa mencintai itu memang benar tidak selalu punya alasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116291565997859552?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116291565997859552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116291565997859552' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116291565997859552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116291565997859552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/11/eh-tanya-kenapa.html' title='EH TANYA KENAPA?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116222339221053283</id><published>2006-10-30T22:43:00.000+07:00</published><updated>2006-10-31T00:45:59.510+07:00</updated><title type='text'>Jogja pagi ini</title><content type='html'>Delapan pagi matahari mulai agak tinggi, sepeda motor kembali salip menyalip silih berganti, sesekali mobil pun tidak ingin kalah mencoba mendahului kendaraan di sebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempatan kentungan, tidak seperti beberapa hari yang lalu, mulai terasa padat dengan kendaraan yang tertahan di lampu merah menunggu giliran untuk melanjutkan perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, hari ini hari pertama kembali beraktifitas setelah sekitar 10 hari meredam beberapa kegiatan, mempersiapkan hari kemenangan, dan saling mengunjungi kerabat serta handai taulan. Hari ini sepertinya akan dimulai lagi persaingan, kejar mengejar, dan -maaf- saling menjatuhkan. Entah mengapa, seperti juga periode setelah lebaran tahun-tahun sebelumnya, perlahan tapi pasti ritme itu terasa kembali. Awalnya agak malu-malu karena terbiasa menahan diri selama sebulan, tetapi hari demi hari minggu demi minggu semua perlahan kembali kepada keadaan semula lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari perempatan kaliurang, perjalanan menjadi semakin sulit, semakin banyak pengendara ingin segera sampai di tempat tujuan. Jadi &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;inget&lt;/span&gt; keadaan sebelum puasa, seperti tidak ada perubahan. Emosional, buru-buru, menghalalkan segala cara, salip kiri kanan, klakson tiada henti. &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Huh&lt;/span&gt;.. capek...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di tempat tujuan, &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;ealah&lt;/span&gt;....... saya pikir saya terlalu pagi, karena parkiran yang biasanya penuh sesak serasa lengang. Ternyata memang yang datang baru sedikit. Apa mereka sudah lelah &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;sikut-sikutan&lt;/span&gt; di sini? Dan ingin mencoba hidup dengan lebih tenang? Atau sedang mengumpulkan energi di tempat asalnya masing-masing untuk memberi gaya sikutan yang lebih besar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah mudah-mudahan saja puasa kali ini mengubah mereka menjadi lebih baik... &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Allahu'alam&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116222339221053283?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116222339221053283/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116222339221053283' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116222339221053283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116222339221053283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/10/jogja-pagi-ini_30.html' title='Jogja pagi ini'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116185262810316326</id><published>2006-10-26T15:29:00.000+07:00</published><updated>2006-10-26T15:50:33.613+07:00</updated><title type='text'>manusia laki-laki sepi</title><content type='html'>Siapa bilang berada di antara hingar membuat orang tidak merasa sepi? Sepi itu datang dari hati bukan? Tidak ada hubungannya dengan kebingaran di luar tubuh.&lt;br /&gt;Siapa orangnya yang tidak ingin jiwanya merasa ramai, nyaman karena memiliki teman? Bahasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;keren&lt;/span&gt;nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;soulmate&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gitu&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;Mudah-mudahan saya benar, seperti yang barusan saya bicarakan dengan seorang teman, mungkin kekosongan jiwa itu yang membuat laki-laki sibuk mencari pelampiasan pada pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady escort&lt;/span&gt;. Satu pihak membutuhkan sentuhan, pihak lain butuh penghasilan, saling transaksi, sepakat, berangkat...&lt;br /&gt;Kesibukan kadang membuat laki-laki tidak sempat memperhatikan aspek hati, sementara tanpa disadari hatinya semakin "haus". Dan keengganannya untuk tetap mengedepankan soal hati membuat laki-laki menjalin jalan pintas, beli!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ga&lt;/span&gt; perlu bicara soal dosa, ga perlu bicara soal tata nilai, pemenuhan kebutuhan cukup menjadi alasan kuat untuk manusia melakukan apapun yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk manusia-manusia yang kesepian, sendiri, tidak bertemankan rasa, mari kita nikmati kesepian ini, kesendirian ini. Selamat menikmati....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116185262810316326?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116185262810316326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116185262810316326' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116185262810316326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116185262810316326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/10/manusia-laki-laki-sepi.html' title='manusia laki-laki sepi'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116180087720637040</id><published>2006-10-26T01:15:00.000+07:00</published><updated>2006-10-26T15:56:31.786+07:00</updated><title type='text'>pilihan terakhir</title><content type='html'>Mungkin banyak orang yang pernah merasakan menjadi pilihan terakhir, bukan yang pertama, tetapi yang terakhir. Diterima atau tidak, menjadi pilihan terakhir kadang menyenangkan, tetapi bisa juga sangat menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyedihkan apabila ternyata menjadi pilihan terakhir bukan karena sebagai akhir dari proses pencarian, melainkan sekedar solusi dibalik sebuah keputus asaan. Bisa dibayangkan kekecewaan sepotong kemeja yang dipakai hanya apabila di lemari sudah tidak ada lagi kemeja yang bisa dipakai. Tidak pernah menjadi pilihan pertama, saat banyak kemeja lain tersedia, tetapi selalu menjadi pilihan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan menjadi sangat membanggakan apabila menjadi pilihan pertama sekaligus yang terakhir, seolah menjadi sebuah solusi yang sangat tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, menjadi pilihan terakhir karena sebab apapun tetaplah sebuah pilihan, pilihan yang berkonsekwensi. Meski agak sedikit menyakitkan, jauh lebih baik daripada tidak dipilih. Setuju?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116180087720637040?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116180087720637040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116180087720637040' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116180087720637040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116180087720637040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/10/pilihan-terakhir.html' title='pilihan terakhir'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116118480693841872</id><published>2006-10-18T22:10:00.000+07:00</published><updated>2006-10-31T01:35:35.350+07:00</updated><title type='text'>Nyuwun Pangapunten duh Gusti...</title><content type='html'>Alunan ayat-ayat itu masih berkumandang kadang lirih kadang keras, sesekali saya dengarkan sambil bersenandung, berkutat dengan angka dan kata bersama komputer portabel itu, terkalahkan dengan suara kotak berwarna 14 inch itu, atau bahkan disela-sela mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Duh Gusti&lt;/span&gt; betapa kurang ajarnya diri ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tanpa sadar kini Ramadhan segera berada di akhir hari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Gusti&lt;/span&gt; seperti yang sudah-sudah dan hanya itu yang mampu saya lakukan.... mohon ampun &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Gusti&lt;/span&gt;... &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Nyuwun Agengin Pangaksami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Nyuwun Pangapunten.... Gusti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan ini ternyata tanpa sadar saya jalanin&lt;br /&gt;Ramadhan ini ternyata tanpa makna saya lalui&lt;br /&gt;Ramadhan ini bahkan tidak berkesan di hati&lt;br /&gt;Ramadhan ini kini telah hendak pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Nyuwun Pangapunten... Gusti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mohon pertemukan hamba dengan Ramadhanmu tahun depan... &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Gusti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Nyuwun Pangapunten&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116118480693841872?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116118480693841872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116118480693841872' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116118480693841872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116118480693841872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/10/nyuwun-pangapunten-duh-gusti.html' title='Nyuwun Pangapunten duh Gusti...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-116115412511973009</id><published>2006-10-18T13:36:00.000+07:00</published><updated>2006-10-18T22:09:40.866+07:00</updated><title type='text'>ditjari: mas djawa!</title><content type='html'>Hai!&lt;br /&gt;Saya punya cerita unik, cerita tentang seorang teman, wanita pula, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;eh&lt;/span&gt; kapan ya saya bercerita tentang teman pria? padahal teman saya juga banyak yang pria &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lho&lt;/span&gt;, meski lebih banyak lagi yang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia, temen saya itu, pinter lho, hijrah dari bumi andalas hanya ingin mengikuti pendidikan lanjut (katanya), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;eh&lt;/span&gt; ternyata setelah sekian lama baru terbuka alasan utamanya ke Jogja, berburu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt;! Geli juga mendengarnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pendidikan itupun diselesaikan, hingga kini ia bekerja di tempat kerja yang "unik" tapi "asik". Apa kabar dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt;-nya? Oh tidak, ternyata lagi-lagi  tidak ada satupun mahluk berwajah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blangkon&lt;/span&gt; berhati &lt;span style="font-style: italic;"&gt;surjan&lt;/span&gt; yang mengisi hatinya,  entah untuk sesaat apalagi untuk selamanya? Begitu katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt;, datanglah...&lt;br /&gt;datanglah mengisi hatinya...&lt;br /&gt;mungkin untuk menyenangkan ibundanya?&lt;br /&gt;tapi kan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt; tidak menikah dengan ibundanya?&lt;br /&gt;Lalu, untuk apa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt;... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluarlah..&lt;br /&gt;Keluarlah agar mampu ditemunya&lt;br /&gt;Ya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt; ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: meski tidak 100 % benar, tulisan ini sekaligus berlaku iklan buat para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mas Djawa&lt;/span&gt;, hubungi saya yah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dedicated to&lt;/span&gt; Rm"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-116115412511973009?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/116115412511973009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=116115412511973009' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116115412511973009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/116115412511973009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/10/ditjari-mas-djawa.html' title='ditjari: mas djawa!'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115919188569968680</id><published>2006-09-25T20:38:00.000+07:00</published><updated>2006-09-25T20:44:46.296+07:00</updated><title type='text'>saya gembira</title><content type='html'>Saya gembira, bukan karena apa, tetapi karena saya makin yakin dengan jalan yang saya pilih. Aneh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yah&lt;/span&gt;, justru saya kembali ke jalur yang dulu saya sepelekan, jalur akademik. Semakin hari, semakin saya mencoba berterus terang pada banyak hal, semakin dalam keyakinan saya bahwa di sinilah jalan saya. Mudah-mudahan ini bukan jalan yang mendekati titik kulminasi kemudian berbalik memelorotkan saya. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;O iyah&lt;/span&gt;, menyambut Ramadhan, meski sudah pada hari ke-dua, mari kita saling memaafkan semoga puasa tahun ini menjadi lebih baik untuk wahana pensucian diri kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang mau persiapan mudik, silahkan mempersiapkan sebaik-baiknya. Buat yang belum punya kesempatan untuk mudik, jangan kecewa karena anda tidak sendiri :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Be positive&lt;/span&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115919188569968680?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115919188569968680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115919188569968680' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115919188569968680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115919188569968680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/09/saya-gembira.html' title='saya gembira'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115669228315599620</id><published>2006-08-27T22:06:00.000+07:00</published><updated>2006-08-27T22:24:44.126+07:00</updated><title type='text'>Pencerahan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fyuh&lt;/span&gt;... hari yang melelahkan. Beraktivas bersama teman-teman dan lingkungan yang baru. Mengawali dengan sedikit enggan dan hanya ingin mencoba mengetahui sedikit lebih tentang lingkungan baru saya itu. Bahkan saya pun datang terlambat. Ternyata cukup menyenangkan di tengah-tengahnya. Banyak hal yang bisa saya pelajari di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang cukup berkesan adalah perkenalan dengan seorang teman yang pernah memiliki "konflik bathin" yang mirip dengan yang saya almi sekarang. Perlahan tapi pasti beliau mengetengahkan sedikit demi sedikit perjuangannya di awal-awal konflik hingga akhirnya dapat menyelesaikan konflik itu sendiri. Ternyata ada beberapa hal dalam hidup saya yang harus saya perbaiki. Banyak hal yang harus saya tinjau ulang, perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya sudah mulai sedikit mempunyai gambaran jelas - tidak emosional - tentang apa yang ingin saya dapat dan apa yang bisa saya peroleh. Bahkan mungkin sekali saya bisa mendapatkan semuanya untuk kebaikan saya sendiri. Ternyata berdiskusi dengan orang yang pernah mengalami kisah yang mirip itu banyak manfaatnya. Hari ini saya belajar bagaimana mulai memilah-milah permasalahan, selanjutnya membuat semacam target yang tidak perlu menggunakan prioritas yang jelas, lalu di akhiri dengan proses "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;water flow&lt;/span&gt;". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ya&lt;/span&gt;? padahal pola-pola pikir seperti itu sering saya terima dari banyak orang bahkan saya sendiri juga sering memikirkannya, tetapi saya tidak pernah ingin berusaha mewujudkannya. Namun hari ini ketika ada sebuah pengalaman baru, sebuah cerita yang mirip dan berakhir baik, saya menjadi semangat untuk melaksanakannya. Mudah-mudahan ini semacam pencerahan yang terbaik untuk saya dan orang-orang di sekitar saya. Soalnya saya lelah menerima nasihat terkesan monoton itu... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hehehe&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115669228315599620?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115669228315599620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115669228315599620' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115669228315599620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115669228315599620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/08/pencerahan.html' title='Pencerahan'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115643659663874348</id><published>2006-08-24T22:45:00.000+07:00</published><updated>2006-08-24T23:23:17.066+07:00</updated><title type='text'>crowded brain</title><content type='html'>Sekarang-sekarang ini, dikepala saya sering berlalu-lalang ide-ide yang saya sendiri kadang tidak paham darimana datangnya, dan akibatnya saya tidak mampu menangkap satu pun untuk kemudian saya pindahkan ke dalam blog ini. Seperti sekarang ini, sebenarnya saya entah tidak mengerti apa yang harus saya tulis. Tetapi banyak buku motivasi yang saya baca mengatakan sebaiknya untuk segera menuangkan apa yang ada dalam benak kita sebisa mungkin saat pertama sesuatu itu melintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal terbesar yang sering manjadi bahan pemikirain saya adalah tentang bagaimana membagi waktu atas beberapa kegiatan besar dan akan berpengaruh besar nantinya dalam hidup saya. Baru beberapa hari  tetapi sudah cukup menyita energi.  Sempat terpikir untuk mengorbankan salah satu, tetapi sisi otak saya yang lain mensyaratkan waktu untuk tidak segera mengambil keputusan itu. Jadi akhirnya saya mencoba berkompromi untuk menunggu hingga saat yang tepat untuk menanggalkan salah satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, saya selalu berpikir untuk memulai usaha lain, tetapi terlalu banyak alternatif termasuk juga pertimbangan biaya yang terus terang belum mampu saya atasi sendiri, akhirnya ide ini hanya tinggal ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, yang selalu terlintas tetapi -untungnya- sudah tidak menjadi isu terbesar dalam benak saya. Ya, seperti yang bisa di tebak, ini berkaitan dengan beberapa posting saya sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, banyak hal-hal yang mungkin juga tidak sepele tetapi saya belum mampu memindahkan ke blog ini. Mudah-mudahan lain kali saya mampu seandainya otak saya sudah tidak kacau lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115643659663874348?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115643659663874348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115643659663874348' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115643659663874348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115643659663874348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/08/crowded-brain.html' title='crowded brain'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115598347041979114</id><published>2006-08-19T17:22:00.000+07:00</published><updated>2006-08-19T17:31:11.153+07:00</updated><title type='text'>jeritan sang hati</title><content type='html'>jangan hanya diam...&lt;br /&gt;kemari! kemari berikan hati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan hanya tersenyum...&lt;br /&gt;hampiri! hampiri berikan rasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejenak terhenyak untuk kemudian menoleh cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekejap terdiam untuk kemudian berlari kencang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa tidak juga segera kau hampiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lupakah kau rasanya manis, yang akan mampu mengobati pahit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;takutkah kau rasanya senang, yang sanggup menggantikan perih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengecut! kau memang pengecut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kau akan tetap menjadi pengecut hingga satu saat maut menjemputmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu kau akan meminta waktu untuk memberikan rasa yang ingin kau berikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjutnya kau akan memohon saat-saat manis dan senang itu, yang telah kau lupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi semua itu akan terlambat, karena kini kau akan mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mati sebagai pengecut!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115598347041979114?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115598347041979114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115598347041979114' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115598347041979114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115598347041979114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/08/jeritan-sang-hati.html' title='jeritan sang hati'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115452521431936920</id><published>2006-08-02T20:15:00.000+07:00</published><updated>2006-08-02T20:26:54.946+07:00</updated><title type='text'>Bismillah, Nawaitu, Insya Allah</title><content type='html'>Jauh di lubuk hatiku...&lt;br /&gt;Masih terukir namamu...&lt;br /&gt;Jauh di dasar jiwaku...&lt;br /&gt;Engkau masih kekasihku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haha.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mellow&lt;/span&gt; lagi!&lt;br /&gt;Entah beberapa kali dalam beberapa waktu terakhir saya berpikir untuk melepaskan sesuatu yang selama ini tertanam rapi dalam benak saya. Wanita? Jelas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;donk&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;Banyak keinginan untuk segera memulai sesuatu yang baru tanpa bayang-bayang dia lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa saya bahkan tidak pernah sanggup melupakan atau bahkan saya tidak pernah berhasil menutup mata tanpa pernah berhasil untuk melupakan namanya meski untuk beberapa saat. Tidak pernah bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, akhir-akhir ini saya sudah merasa cukup nyaman dengan hidup saya, karena itulah saya ingin melepaskan sesuatu yang sudah cukup lama (untuk ukuran saya -kata teman-teman saya-) tersimpan rapi di dalam sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan saya tidak cinta lagi, tidak perlu diragukan bukan? Tetapi memang saya merasa perlu perbaikan positif dalam hidup saya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lho&lt;/span&gt;, kok jadi curhat yah? Sekali waktu boleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kan&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bismillah&lt;/span&gt;, saya sedang berusaha untuk menanggalkan pikiran ingin memiliki yang sudah tidak seharusnya saya miliki. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nawaitu&lt;/span&gt;, saya sedang berusaha membuka mata bahwa di luar sana banyak hal indah yang lebih mungkin untuk saya miliki... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Insya Allah&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115452521431936920?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115452521431936920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115452521431936920' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115452521431936920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115452521431936920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/08/bismillah-nawaitu-insya-allah.html' title='Bismillah, Nawaitu, Insya Allah'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115333582222057458</id><published>2006-07-20T01:52:00.000+07:00</published><updated>2006-07-20T02:03:43.006+07:00</updated><title type='text'>kehilangan</title><content type='html'>Hidup penuh perjuangan? Pasti setuju!? dan kita perlu berjuang untuk tetap hidup. Aneh bukan? Tetapi semua merupakan satu keterkaitan yang tidak bisa dilepaskan. Karena satu tujuan, kita ingin tetap hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup sesuatu datang, kemudian pergi. Lalu sesuatu itu datang lagi dan entah akan pergi atau tidak untuk kesekian kali. Itulah kesempatan, permasalahannya adalah ketika kita tidak mampu memanfaatkan kesempatan itu. Adakalanya kita tidak menyesal, namun sering juga kita menyesali tatkala tidak mampu memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. Kesempatan yang baik maupun yang jahat, tetap akan memiliki sisi manfaat bagi tiap individu bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Einstein menemukan teori relativitas, seharusnya ia sadar bahwa jauh sebelum itu teori itu sudah diuji sebelum ia lahir dengan berbagai nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sunatullah&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yin-yang&lt;/span&gt; dan sebagainya. Tapi mengapa bahkan setelah dengan penjelasan ilmiah kita -saya- tetap memiliki rasa bimbang akan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat betapa gundahnya ketika pertama kali kita kehilangan uang di saku, dompet atau tempat penyimpanan lain? Pernahkah saat itu otomatis terlintas pikiran bahwa uang itu hanya berpindah tempat - pindah pemilik dan sebagainya? Tetapi untuk beberapa waktu kemudian kita menjadi semakin bijak untuk menyikapi sebuah kehilangan, sebuah kesempatan yang pergi. Lalu muncul banyak contoh, kehilangan harta, benda, teman bahkan pacar. Pelan-pelan kita pasti bisa melupakan kejadian-kejadian buruk itu. Benar tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well&lt;/span&gt;, saya cuman ingin mengajak kalian semua -tentunya juga diri saya sendiri yang kadang sangat tidak mampu melupakan sebuah kehilangan- untuk lebih bijak menyikapi setiap kesempatan yang hadir dalam hidup ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115333582222057458?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115333582222057458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115333582222057458' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115333582222057458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115333582222057458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/07/kehilangan.html' title='kehilangan'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115305671801801973</id><published>2006-07-16T19:54:00.000+07:00</published><updated>2006-07-16T20:31:58.793+07:00</updated><title type='text'>si kembar Sindhoro - Sumbing</title><content type='html'>Hari itu, rabu pagi, saya bangun kesiangan, entah kenapa malas sekali bangun dan saya seketika tersentak saat melirik jam di HP yang sudah menunjukkan pukul 6.55 wib. Padahal saya harus mengejar bus pagi-pagi sekali untuk ke wonosobo. Akhirnya sepeda motor jadi pilihan utama karena itu satu-satunya pilihan agar saya bisa segera sampai di wonosobo.  Dan 1 jam berikutnya saya sudah mulai memacu sepeda motor dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Tidak terlalu laju memang untuk ukuran perjalanan keluar kota. Tapi memang hanya itu kemampuan rata-rata sepeda motor saya, sesekali saya masih bisa mencapai 100 km/jam namun hanya di jalan-jalan yang panjang dan lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal-awal perjalanan agak membosankan. Rute Jogja-Magelang memang beberapa kali saya tempuh dengan sepeda motor. Sebenarnya rute Jogja-Wonosobo juga bukan rute baru buat saya karena dulu saya pernah juga ke kota itu dengan "seseorang dari masa lalu". &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah&lt;/span&gt; jadi sedikit membuka memori, meski saya menikmatinya (tentu saja). Karena itu akhirnya saya memutuskan untuk lewat kota Temanggung, tidak memotong di Borobudur yang -katanya- lebih dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersenandung, sesekali ngobrol sendiri dan kadang juga memaki pengguna jalan yang lain saya lakukan untuk mengisi kesepian, ya saya sendirian saat itu. Sendiri menyalip bis antar kota yang kadang egois, sendiri menyalip mobil yang saya sendiri heran mengapa dia jalan pelan sekali. Masuk kabupaten Temanggung hawa mulai dingin, sosok gunung kembar sindhoro - sumbing tampak jelas karena pagi itu cuaca sangat cerah. Beberapa kali saya menyalip kendaraan roda empat ataupun roda dua yang memakai plat AB, ah saya punya teman ternyata. Lepas dari kota Parakan menuju kota tujuan saya hawa makin dingin, kebun tembakau mulai terlihat banyak di sepanjang jalan. Puncak sindhoro yang lebih gersang dibanding "saudaranya" sumbing juga makin jelas. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ugh&lt;/span&gt;, menyesal saya hari ini tidak membawa kamera. Padahal biasanya saya bawa kemana-mana. Hamparan kebun tembakau di sepanjang tepi jalan yang menanjak terjal, ditambah udara dingin membuat saya berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan. Hijau dan segar, ingin rasanya berlama-lama karena seakan dunia saya berhenti disini, seakan ingin berlama-lama di tempat seperti ini. Bahkan truk-truk bermuatan yang melalui jalan tersebut sambil mengepulkan asap tebal dari knalpotnya seaakan tidak berasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;saking&lt;/span&gt; segarnya. Tapi saya tidak bisa, ada tanggung jawab lain yang harus saya lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya tiba di gerbang kabupaten Wonosobo. Rasanya saya benar-benar berada di tengah-tengah gunung itu, udara yang dingin, segar, dengan hamparan kebun teh yang tertata rapi benar-benar mengundang rasa betah. Lagi-lagi saya sejenak berhenti untuk menikmati sejenak suasana daerah tersebut. Matahari mulai tinggi, namun segar masih menyelimuti daerah itu. Benar-benar menyenangkan. "Si kembar" Sindhoro - sumbing serasa meyilahkan tangan untuk mempersilahkan saya melalui mereka. Kemudian akhirnya saya masuk kota Wonosobo setelah menempuh perjalanan kurang dari 2 jam. 2 jam yang tidak berasa buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan saya hari itu tidak terlalu berat karena saya sudah pernah melakukannya di tempat lain. 2 jam diskusi dengan orang-orang rumahsakit juga tidak saya anggap sebagai beban. Perjalanan saya di kota itu saya tutup dengan menyantap sepiring &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ups&lt;/span&gt;... 2 piring gulai kambing yang cukup mengganjal perut saya yang ternyata terasa lapar. Dan yang lebih menyenangkan saya hari itu adalah bahwa perjalanan saya tidak sia-sia. Memori masa lalu yang terkenang kembali, kesegaran suasana, keindahan alam, semuanya benar-benar menyenangkan buat saya. Sayang, saya lupa menyelipkan kamera di saku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;backpack&lt;/span&gt; saya. Terima kasih ya Allah, terima kasih AB 3947 DI, terimakasih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;backpack&lt;/span&gt; hitamku tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haha... mungkin banyak dari teman-teman yang tidak bisa membayangkan karena saya kurang pandai mendeskripsikan keadaan di sana, saya sarankan untuk mencoba rute itu dan sedikit ditambah ke arah pegunungan dieng. Dahaga kalian akan keindahan pasti terpenuhi, saya garansi 100 %.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115305671801801973?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115305671801801973/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115305671801801973' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115305671801801973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115305671801801973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/07/si-kembar-sindhoro-sumbing.html' title='si kembar Sindhoro - Sumbing'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115217444548718424</id><published>2006-07-06T15:23:00.000+07:00</published><updated>2006-07-06T16:44:05.650+07:00</updated><title type='text'>nyanyian duka di rumah sepi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ibu, adek mau permen”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;“Oh, nanti yah dek Ibu masih sibuk”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;“nggak mau! sekarang bu!”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Terdengar suara tangis anak kecil sambil merengek pada ibunya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;”ibu, adek mau dibawa kemana”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;”adek nakal! harus di hukum!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;”i&lt;span style="" lang="SV"&gt;bu ampun ibu, sakit ibu”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”ibu jangan dipukul lagi ibu, sakit ibu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”ibu tangan adek sakit”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”ampun”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”sakit”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”anak nakal harus di hukum, ngerti!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;”iya bu,ampun, adek minta maaf”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;“maafin adek bu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;“adek ga kuat bu, sakit bu, ampun bu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;“tidak ada ampun untuk anak nakal”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”ibu.......”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;”adek?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;”adek bangun adek”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;”adek!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”jangan pergi adek, jangan pergi”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”adek....”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tubuh anak kecil itu terdiam, membisu untuk selamanya di tangan ibu kandungnya sendiri, hanya karena hal yang sepele.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115217444548718424?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115217444548718424/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115217444548718424' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115217444548718424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115217444548718424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/07/nyanyian-duka-di-rumah-sepi.html' title='nyanyian duka di rumah sepi'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115200038126676546</id><published>2006-07-04T15:00:00.000+07:00</published><updated>2006-07-04T16:44:44.536+07:00</updated><title type='text'>kisah cinta juminten</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Juminten memejamkan mata saat tubuh besar di bawahnya melenguh panjang kemudian melemah dan terdiam. Ia tidak menikmati sentuhan ini, tetapi ia tetap menjalaninya sambil terus berusaha mencari kepuasan untuk dirinya sendiri. Namun, kadang ia juga ditinggalkan seperti sekarang ketika pasangannya mencapai puncak terlebih dahulu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Juminten sadar bahwa setelah hari ini ia akan ditinggalkan. Seperti lelaki-lelaki sebelumnya, ia menghapal gerak-gerik lelaki-lelaki itu. Diawali komunikasi yang mulai menurun kualitasnya, disusul kuantitas, lalu kemudian nyaris hambar. Pertemuan-pertemuan pun mulai tanpa sesuatu yang bisa dianggap sebagai pertemuan istimewa selain hubungan badan yang memang tujuan dari pertemuan itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Selalu saja sama, tiba-tiba &lt;i style=""&gt;handphone&lt;/i&gt;-nya berdering dengan suara seseorang di ujung sana ingin datang ke kos Juminten. Lalu tidak lama kemudian kamarnya diketuk, dan seorang pria masuk sembari perlahan menutup pintu. Tidak ada basa-basi, seperti awal hubungan mereka dulu. Tidak ada rayuan indah seperti saat mereka saling menyukai dulu. Entah bagaimana selalu seperti itu dan berakhir dengan lenguhan dan basah oleh butiran keringat. Dan seperti yang sudah-sudah dalam diamnya menerawang langit dengan tubuh tanpa busana Juminten selalu bingung ingin menikmati atau justru menghindari hubungan seperti itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Juminten seorang wanita muda yang cantik, sederhana, cerdas dan bersahaja. Dalam kehidupannya ia seorang mahasiswi yang cukup pandai, punya banyak teman, bahkan pekerja part time di sebuah institusi sosial yang cukup cakap. Namun sayang kehidupan cintanya tidak sebaik kehidupannya yang lain. Beberapa lelaki pernah dekat dengannya dan mereka semua ”berhasil” menidurinya. Kebaikan hati dan totalitas Juminten dalam berhubungan dengan memberikan semua apa yang ia miliki ternyata hampir selalu dimanfaatkan oleh pasangannya untuk menikmati tubuh moleknya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bandi, Nyoto, Handoko, dan beberapa nama lagi pernah hadir dalam hidupnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; Tidak perlu ”&lt;span style="font-style: italic;"&gt;i love u&lt;/span&gt;”, tidak juga ”&lt;span style="font-style: italic;"&gt; i miss u&lt;/span&gt;” atau kata-kata indah lain, ketika pasangannya meminta Juminten selalu memberikan. Cukup aneh tetapi Juminten menikmati, pada awalnya. Namun semua akhirnya sama, bosan dan kemudian meninggalkannya. Dan kemudian Juminten sendiri lagi untuk beberapa waktu ke depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”untuk apa tubuh ini, hanya untuk dinikmati laki-laki kah?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tertegun Juminten berdiri telanjang di depan cermin kamarnya ketika laki-laki itu telah meninggalkannya sendirian. Rambutnya masih berantakan, beberapa bekas memerah tampak di sekitar payudara indahnya. Juminten meraba payudaranya kemudian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”cintakah aku pada laki-laki yang baru saja bercinta denganku?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”tidak aku tidak mencintainya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;” aku kasihan padanya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”tapi mengapa aku selalu tidak bisa menolak saat dia datang, saat dia mulai menyentuh tubuhku?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Juminten terduduk dan menangis. Selanjutnya kenangan pengalaman yang baru saja di alami membuat tubuhnya bergidik, kulitnya seakan gatal, dan perutnya mual.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sore itu kembali Juminten menangis tersedu di kamar mandi setelah berjam-jam menggosok tubuhnya namun gatal di kulitnya serasa tidak hilang, entah beberapa kali ia muntah, tetapi mualnya selalu datang. Dan yang mampu dilakukannya hanya menangis hingga sepi menyelimuti dan gelap hari menaungi hingga tanpa sadar ia telah berada di tempat tidur, sendiri, tanpa busana, dan terlelap tanpa mampu berharap cinta yang lain esok hari karena laki-laki itu baru saja mengirim pesan singkat ke &lt;i style=""&gt;handphone&lt;/i&gt;-nya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;”sorry i have to go, thanks for everything”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115200038126676546?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115200038126676546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115200038126676546' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115200038126676546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115200038126676546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/07/kisah-cinta-juminten.html' title='kisah cinta juminten'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115185952318330721</id><published>2006-07-02T23:44:00.000+07:00</published><updated>2006-07-02T23:58:49.673+07:00</updated><title type='text'>tentang maaf</title><content type='html'>teman..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kadang pembicaraan mungkin kelewat batas,&lt;br /&gt;kadang becanda  seperti melebihi yang seharusnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akibatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah paham jadi  bumbu perusak rasa&lt;br /&gt;salah duga tumbuh dan berkembang menjadi bibit2  benci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman...&lt;br /&gt;maafkan saya kalau ada salah kata&lt;br /&gt;ada becanda  yang berlebihan&lt;br /&gt;ada tutur yang menyakiti hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan ikhlas saya mohon  maaf... mudah2an&lt;br /&gt;dimaafkan dengan ikhlas pula..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih buat yang  telah membaca...&lt;br /&gt;ajari saya menjadikan meminta maaf selalu menjadi bagian dari hidup saya...&lt;br /&gt;dan tuntun saya memberi maaf sebagai pelengkap hidup saya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115185952318330721?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115185952318330721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115185952318330721' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115185952318330721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115185952318330721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/07/tentang-maaf.html' title='tentang maaf'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115125522409034089</id><published>2006-06-25T23:52:00.000+07:00</published><updated>2006-06-26T00:07:04.553+07:00</updated><title type='text'>mengapa begini? mengapa begitu?</title><content type='html'>Pelajaran berharga dari seorang teman, bahwa kita tidak akan pernah tau mengapa sesuatu terjadi pada diri kita saat itu juga, selalu ada sebab dan akibat tetapi tidak selalu beriringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengapa begini? Mengapa tidak begitu saja?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat kadang menerima sesuatu yang diluar kehendak, tiba-tiba ada hal-hal yang tadinya tanpa diduga terjadi dan kadang membebani pikiran. Kadangkala saya menyesali waktu yang telah lewat, tidak jarang juga saya bersyukur karena selalu ada hal baru yang saya temui setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama saya menerima &lt;span style="font-style: italic;"&gt;complain&lt;/span&gt; dari seorang teman atas sikap saya. Saya cukup &lt;span style="font-style: italic;"&gt;shock&lt;/span&gt; pada awalnya, tidak menyangka sesuatu yang saya anggap biasa-biasa saja ternyata melukai seorang teman, bahkan mungkin beberapa, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;who knows&lt;/span&gt;? Itu baru satu hal. Saya tidak yakin perbuatan saya yang lain disukai oleh teman-teman saya yang lain pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal terbesar yang saya pelajari dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;complain&lt;/span&gt; itu adalah bahwa segala sesuatu itu perlu tempat, perlu wadah yang tepat, tidak bisa selalu fleksibel. Tidak bisa seperti balon karet yang mengikuti saja bila di tekan ke segala arah, meski pada titik tertentu balon itu akan pecah. Tidak bisa seperti air yang bahkan dengan rendah hati menyesuaikan diri dengan bentuk wadahnya. Tidak semua bisa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa hidup itu adalah tempat belajar, saya setuju sekali. Sama setujunya dengan pernyataan bahwa pertanyaan "Mengapa begini? Mengapa begitu?" tidak perlu dijawab saat itu juga. Nanti pada waktu yang tepat pasti akan ada jawabannya. Wallahualam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115125522409034089?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115125522409034089/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115125522409034089' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115125522409034089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115125522409034089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/06/mengapa-begini-mengapa-begitu.html' title='mengapa begini? mengapa begitu?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115029085648987655</id><published>2006-06-14T20:13:00.000+07:00</published><updated>2006-06-14T20:14:58.620+07:00</updated><title type='text'>saya tidak mampu bercerita</title><content type='html'>Ingin rasanya saya bercerita banyak tentang apa yang saya lihat hari ini. Tapi saya tidak mampu. Cukuplah kalian semua menyaksikan berita di televisi itu, cukuplah sudah air mata saya menetes karena tidak mampu menahan mirisnya hati. Tolong jangan paksa saya bercerita karena saya tidak akan mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuatkah hatimu menahan iba ketika orang-orang itu sedang merintih, meringis, bahkan hampir tanpa harap karena luka-luka di tubuhnya belum tertangani di dekatmu? Sebagian besar dari kalian pasti akan meneteskan air mata. Saya juga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegarkah hatimu saat melihat mayat-mayat terbungkus mulai dikubur satu per satu dan diiringi raungan tangis-ya! raungan dan bukan isakan-dari kerabat dekat dan tetangga-tetangganya, bahkan tanpa dimandikan lagi karena tubuh mereka sudah tidak utuh lagi. Tegarkah hatimu? Saya tidak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampukah matamu untuk tidak meneteskan air mata melihat mereka memperhatikan dan meratapi puing-puing rumah mereka, meratapi nasib mereka yang kehilangan harta dan sanak keluarga. Bahkan ketika seorang ibu tua menunjukkan kantung kain sebesar kepalan tangannya seraya berkata "cuman ini harta saya sekarang, semuanya sudah tidak ada lagi..." kemudian ia membuka kain itu dan hanya berisi beberapa lembar uang rupiah. Saya tidak sanggup untuk tidak meneteskan air mata...saya tidak sanggup...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup sudah cerita saya tentang itu, saya sudah tidak mampu bercerita lagi. Setiap mengulangi cerita itu hanya keprihatinan yang saya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara saya para korban bencana, kuatlah, tegarlah, mari kita bangun kembali tanah mataram tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi maaf saya tidak mampu menceritakan lebih detail, terlalu banyak dan terlalu menyedihkan untuk diceritakan. Doakan saja kami mampu bangkit dari petaka ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantul, 29 Mei 2006, 23.30 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115029085648987655?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115029085648987655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115029085648987655' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115029085648987655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115029085648987655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/06/saya-tidak-mampu-bercerita.html' title='saya tidak mampu bercerita'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-115028780942709896</id><published>2006-06-14T19:19:00.000+07:00</published><updated>2006-06-14T19:23:30.043+07:00</updated><title type='text'>sehari setelah kiamat itu datang...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Suara gemuruh kemarin pagi beberapa menit menuju pukul 6 pagi cukup membuat saya terbangun dari tidur saya yang belum penuh 2 jam. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Gemuruh itu diikuti goyangan bangunan yang sangat dahsyat (paling tidak menurut saya). Rasanya seperti berada dalam akuarium kemudian dikocok-kocok membuat mual perut saya. Entah refleks apa yang membuat sedetik berikutnya saya terloncat dari tidur dan berusaha keluar dari kamar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Masya Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;.. gempa dahsyat sedang terjadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersama teman-teman yang lain saya menunggu dan menjauh dari bangunan dua lantai tempat saya bermalam hari itu. Beberapa detik itu seperti beberapa jam kemudian mereda yang cukup melegakan hati. Namun kemudian disusul lagi gempa berikutnya, membuat saya yang waktu itu sedang menikmati sarapan pagi di warung &lt;i style=""&gt;burjo&lt;/i&gt; dekat tempat saya menginap segera mengambil sepeda motor dan meluncur menuju tempat kost adik saya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam perjalanan saya sempat melewati rumah sakit dan di sana saya lihat antrian kendaraan sudah memanjang menunggu giliran masuk ke unit gawat darurat dengan membawa korban gempa. Seorang ibu yang hanya mengenakan pakaian dalam tampak tergeletak tak bergerak di bak belakang sebuah mobil pick up dengan tubuh yang tertutup debu. Seorang laki-laki mengerang kesakitan dengan kepala yang bersimbah darah. Beberapa juga akhirnya hanya mampu diikhlaskan oleh keluarganya karena nyawanya tidak terselamatkan. Jasad-jasad mereka tampak terjajar rapi dan tertutup kain kafan atau &lt;i style=""&gt;jarik&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Astaghfirullah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; ... apa pula ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tidak sabar saya segera menuju kost adik saya dan betapa bersyukurnya saya ketika mendapati dia baik-baik saja. Keadaan yang sudah mulai tenang akhirnya membuat saya memutuskan untuk meninggalkan kost adik saya dan meneruskan berkeliling melihat keadaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sepertinya tidak terlalu dahsyat...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Banyak atap bangunan yang runtuh di daerah Jogja bagian utara. Awalnya saya mengira gempa dahsyat ini disebabkan karena gunung merapa yang saat ini memang sedang gawat. Apalagi tadi sesaat setelah gempa yang pertama dari puncaknya mengepul asap tebal membentuk jamur kemudian memendar seperti kambing gimbal yang oleh penduduk sekitar disebut &lt;i style=""&gt;wedhus gembel&lt;/i&gt;. Bayangan keprihatinan saya muncul kala itu mengingat banyak pengungsi letusan gunung merapi yang mulai kembali ke rumahnya masing-masing, bahkan sehari sebelumnya kawasan wisata kaliurang yang notabene kawasan paling dekat dari Jogja dengan puncak merapi dibuka kembali untuk umum. Saya tidak mampu membayangkan penderitaan mereka. Obrolan bersama teman saya sambil mengendarai sepeda motor ini akhirnya kami tutup dengan kembali ke tempat kostnya yaitu tempat saya menginap semalam. Sekitar pukul 7.30 pagi kami telah sampai di kost setelah lebih dahulu mampir ke rumah kontrakan saya yang alhamdulillah baik-baik saja dan tidak mengalami kerusakan ataupun gangguan yang berarti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tidak lama setelah kami mulai masuk ke kamar dan saya membantu membenahi barang-barang yang berantakan karena gempa tadi pagi, tiba2 ada gempa susulan yang cukup membuat panik. Beberapa kali kami terpaksa naik turun tangga karena gempa susulan datang silih berganti sampai akhirnya kami memutuskan untuk tidak kembali ke kamar dan menunggu di luar ruangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kemudian seorang teman datang sambil berteriak bahwa air meluap dari arah pantai menuju kota. Sontak semua orang panik, bahkan di jalan-jalan semua orang berlarian ke arah utara mencari selamat. Tsunami!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kiamat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;... rasanya seperti kiamat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Orang-orang saling tidak peduli berebut menyelamatkan diri dan keluarganya masing-masing. Tampak seorang ibu yang mengendarai sepeda berteriak histeris karena teringat anak-anak dan keluarganya di rumah. Beberapa pengendara sepeda motor juga tampak jatuh bangun saling bertabrakan karena arus kendaraan yang ke arah selatan, timur, dan barat tiba-tiba berbalik arah menuju arah utara. Beberapa mobil pun tampak saling bertubrukan. Ditambah keadaan beberapa bangunan di tepi jalan yang (ternyata) sangat hancur membuat keadaan tampak semrawut, listrik dipadamkan, &lt;i style=""&gt;provider&lt;/i&gt; telepon seluler tidak bisa membantu komunikasi sehingga saya tidak mampu mencari informasi tentang keberadaan teman bahkan adik saya sendiri masih tidak jelas nasibnya. Ingin mencari, tetapi saya harus kemana di tengah keadaan yang serba semrawut? Akhirnya ditengah kepasrahan saya bersama beberapa teman mencari informasi melalui radio fm dan telepon genggam yang memiliki fasilitas radio.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengetahui bahwa isu tentang tsunami itu tidak benar, kami berusaha untuk lebih tenang, meski tetap cemas. Saya pribadi saat itu berpikir bahwa pergi ke arah utara mengikuti masyarakat yang panik juga bukan sebuah tindakan bijaksana. Akhirnya sambil harap-harap cemas kami tetap mendengarkan radio.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Allahu Akbar !!!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ternyata apa yang saya duga jauh lebih dahsyat, dari berita radio kami bisa tau kalau gempa yang menimpa itu bukan gempa vulkanik karena aktivitas gunung merapi melainkan gempa tektonik dari arah selatan kota jogja. Dan akibatnya dahsyat, puluhan, ratusan, ribuan bahkan mungkin lebih rumah telah luluh lantak rata dengan tanah. Banyak orang tua kehilangan anaknya dan sebaliknya banyak anak kehilangan orang tua. Korban luka-luka karena patah tulang, luka di kepala, hingga meninggal dunia terus bertambah, dari bilangan puluhan, ratusan hingga ribuan. Kerusakan terbesar terjadi di daerah selatan bahkan banyak desa porak poranda hingga hampir 100 %. Semua berantakan...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menunggu sambil kelelahan dan mengantuk membuat saya sempat terlelap beberapa waktu hingga akhirnya terbangun karena telepon genggam saya bergetar, ada telpon dari rumah. Bapak bertanya keadaan di Jogja dan sekitarnya, saya jawab sesuai info yang saya terima dari radio. Tetapi Ibu ternyata tidak mampu menyembunyikan kesedihan dan ketakutannya karena adik saya belum bisa dihubungi. Hal yang saya resahkan sejak pagi hari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kacau...semuanya kacau...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dengan janji akan menemukan adik saya, saya mulai menyusuri jalan-jalan di kota Jogja ke arah selatan kemudian menuju ke arah utara. Barulah saya sadari betapa porak porandanya Jogja hari itu. Rumahsakit-rumahsakit besar kewalahan menampung ribuan pasien yang datang mendadak dengan luka-luka. Sebagian mereka dirawat di halaman parkir, pelataran rumahsakit, bahkan di pinggir jalan dengan tabung-tabung infus tergantung di sebelahnya. Mengenaskan! darah dimana-mana, jumlah tenaga medis yang tidak seimbang dengan jumlah pasien yang tiba-tiba ”menyerbu”.. Diperjalanan saya lihat mobil-mobil pribadi tidak berbentuk tapi tetap dikendarai ke arah utara karena mereka tidak memiliki sarana transportasi lain. Layaknya kelangkaan BBM, antrian kendaraan mulai terlihat , bertambah dan terus bertambah terutama di jalan-jalan yang menuju ke arah kaliurang, ke arah utara jogja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saya hampir putus asa... sms saya tidak terkirim, jaringan selalu sibuk saat saya coba menelepon, hingga akhirnya saya coba putuskan untuk menuju kost adik saya. Alhamdulillah ternyata adik saya dan beberapa teman kostnya telah berkumpul. Dan saya memutuskan mencoba menenangkan perasaan ibu saya dengan tetap berada di dekat adik saya. Meski saya ingin melakukan hal lain .. tapi tidak saya lakukan selain berdoa..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Diselingi gempa-gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil kami semua bertahan hingga sore hari hingga akhirnya kami memutuskan untuk menuju rumah kontrakan saya karena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di tempat saya listrik sudah menyala dan ada cukup air untuk membersihkan badan. Satu hal yang cukup bisa menghibur, kami bisa melihat televisi sehingga mengerti keadaan yang sebenarnya terjadi. Namun ternyata keadaan yang terjadi cukup membuat kami makin syok, bayangan jogja bagian selatan yang porak poranda ada di benak kami. Dalam pikirain saya mulai memikirkan saudara-saudara saya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang berada di daerah terparah akibat gempa tektonik ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kabar dari teman yang sempat mengunjungi daerah selatan semakin membuat saya merasa miris dan bergidik, bahkan beberapa orang saya temui sedang mengungsi karena rumahnya ambruk tak berbentuk lagi. Saya coba menghubungi teman-teman saya yang tinggal di daerah selatan, semua blank! Ingin rasanya segera menuju ke selatan, melihat kondisi di sana, mencari jejak keluarga saya tetapi amanah orang tua untuk menjaga adik bungsu saya ini juga tidak bisa saya abaikan. Dan saya tetap bertahan disini disertai gempa susulan yang kadang lemah, kadang sangat berasa, tidak mampu memejamkan mata. Mudah-mudahan saudara-saudara saya di sana baik-baik saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ampuni kami Yaa Rabbi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;... jauhkan dan selamatkan kami dari bencana ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                    &lt;/span&gt;Kaliurang, 28 Mei 2006, 01.00 WIB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-115028780942709896?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/115028780942709896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=115028780942709896' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115028780942709896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/115028780942709896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/06/sehari-setelah-kiamat-itu-datang.html' title='sehari setelah kiamat itu datang...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-114741718128019212</id><published>2006-05-12T13:35:00.000+07:00</published><updated>2006-05-12T13:59:41.683+07:00</updated><title type='text'>betapa sedikitnya waktu</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pulang jumatan saya mampir ke warnet, kebetulan dekat dengan masjid. Saya buka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;friendster&lt;/span&gt;, lalu saya baca cerita ini, saya sangat suka maknanya, mudah-mudahan juga banyak yang suka, maka saya posting di sini... selamat membaca..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: 'Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter: 'kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: 'Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter: 'Eh? permainan apaan?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: 'Eng... gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter: 'baiklah... lagian aku juga gak ada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: 'Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya...semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter: 'Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: 'OK dech.... Yuk kita pergi sekarang....ntar pulang nonton kita ke karaoke ya... ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter : 'Boleh juga...'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 2:&lt;br /&gt;Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 3:&lt;br /&gt;Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter. Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 7:&lt;br /&gt;Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah  bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 25:&lt;br /&gt;Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai.  Sekali lagi Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 41:&lt;br /&gt;Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 67:&lt;br /&gt;Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama, dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 72:&lt;br /&gt;Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan 'Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang' kemudian peramal itu meneteskan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 84:&lt;br /&gt;Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas&lt;br /&gt;kaki mereka. Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 99:&lt;br /&gt;Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:20 pm&lt;br /&gt;Tina: 'Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar. '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter: 'Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: 'Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:30 pm&lt;br /&gt;Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter : 'Ada apa pak?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang asing: 'Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat. Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit. Seorang dokter keluar dengan wajah&lt;br /&gt;penuh penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23:53 pm&lt;br /&gt;Dokter: 'Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai. Peter duduk disamping pembaringan Tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dear Peter...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu. Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak, tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku. Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya. Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada di sisiku seumur hidupku. Peter, aku sangat sayang padamu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23:58&lt;br /&gt;Peter: 'Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya.&lt;br /&gt;Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari!&lt;br /&gt;Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama!&lt;br /&gt;Aku juga sayang padamu, Tina.&lt;br /&gt;Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian!&lt;br /&gt;Tina, Aku sayang kamu...!'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam dinding berdentang 12 kali.... jantung Tina berhenti berdetak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu adalah hari ke 100...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS :&lt;br /&gt;*Sering kita tdk menyadari bahwa sesuatu itu berharga buat kita saat hal tersebut masih ada&lt;br /&gt;namun ketika hal itu telah hilang baru kita akan menyadari betapa berharganya itu!!&lt;br /&gt;*Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.&lt;br /&gt;*Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.&lt;br /&gt;*Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sekali lagi saya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;copy paste&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; cerita ini dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;bulletin board&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;...mudah-mudahan ada makna yang bisa dibagi. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-114741718128019212?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/114741718128019212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=114741718128019212' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114741718128019212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114741718128019212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/05/betapa-sedikitnya-waktu.html' title='betapa sedikitnya waktu'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-114510581250286250</id><published>2006-04-15T19:49:00.000+07:00</published><updated>2006-04-15T19:56:52.870+07:00</updated><title type='text'>kisah setumpuk uang logam</title><content type='html'>Seorang teman yang berkunjung ke kamar saya suatu saat pernah bertanya karena melihat tumpukan uang logam di sudut kamar saya yang sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;koin sapa tuh?&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;koinku lah, siapa lagi yang di kamar ini&lt;/em&gt;?”&lt;br /&gt;Sambil menjawab saya ambil setumpuk uang logam dan menyusunnya satu per satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;niat banget sih, ngumpulin segitu itu seberapa lama&lt;/em&gt;?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;cukup lama untuk sambil mengetahui maknanya…&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;Seperti tak perduli dengan kebingungannya saya tetap menata uang-uang logam itu menjadi tumpukan-tumpukan beraturan. Kemudian mata saya menerawang sambil mengenang kisah di balik tumpukan-tumpukan uang logam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;hehehe.. ketahuan!!! Inget sama mantan yeee…&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya tersenyum mendengar gurauannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun yang lalu dalam kehidupan saya hadir seorang gadis, ya gadis, atau wanita ya? Saya bingung juga, pokoknya dia berjenis kelamin yang sama dengan ibu dan adik bungsu saya.&lt;br /&gt;Teman sekelas di kampus, anggota kelompok depan ketika jam-jam kuliah. Dan saya berada di tengah meski sering di belakang. Tanpa sadar saya suka memperhatikan dia dari belakang, tampak punggungnya dan rambut ikalnya cukup membuat saya bersemangat untuk berangkat ke kampus, kuliah? Iya &lt;em&gt;donk&lt;/em&gt;, sambil memandangnya dari belakang yang pasti..hehehe. Hingga tanpa sengaja saling bertukar alamat dan nomer telepon –waktu itu saya belum punya &lt;em&gt;handphone&lt;/em&gt;-. Akhirnya saya tau namanya dan dimana alamatnya. Mau tau namanya? Rahasia &lt;em&gt;donk&lt;/em&gt;…&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Love at the first sight&lt;/em&gt;? Tentu tidak! Saya bukan tipe orang yang percaya dengan idiom semacam itu. Hanya saja sejak kejadian perkenalan itu saya jadi lebih sering memperhatikan dia, mencoba berkomunikasi dengan dia dan mencari-cari alasan untuk bisa dekat dengan dia. &lt;br /&gt;Tetapi kemudian kesibukan sebagai mahasiswa baru dan kebetulan saya sedikit aktif di kegiatan kemahasiswaan agak mengurangi intensitas perhatian saya padanya. Hingga pada pertengahan masa kuliah saya kembali bisa dekat dengannya. Singkat cerita kami berkomitmen untuk saling berbagi cerita, berbagi suka, berbagi sedih, bahkan berbagi waktu.&lt;br /&gt;Ternyata dia memiliki kebiasaan mengumpulkan uang-uang logam itu. Tidak hanya 500 rupiah, tetapi juga 1000 rupiah. Awalnya saya agak aneh juga dengan hobinya tersebut, namun akhirnya pelan-pelan saya jadi ikut membantu dia mengumpulkan uang-uang logam tersebut. Kadang uang-uang logam yang sudah saya kumpulkan saya serahkan ke dia dan dia mengganti dengan sejumlah uang kertas senilai jumlah uang logam, kadang lebih, kadang juga kurang. Tetapi lama-lama saya jadi ikut menikmati kebiasaannya bahkan sekali waktu saya memaksa teman-teman saya untuk menyerahkan uang-uang logam mereka pada saya, saya ganti dengen sejumlah nilai yang sesuai tentunya, lalu saya berikan padanya. &lt;em&gt;Yah&lt;/em&gt;.. kami jadi pasangan pengumpul uang logam… lucu.. aneh.. tapi bermanfaat juga, bukankah bermanfaat juga untuk tabungan?&lt;br /&gt;Tetapi itu tidak berlangsung lama. Hubungan kami akhirnya menemui tembok tebal nan tinggi yang membuat kami terpisah. Akhirnya saya mengumpulkan uang-uang logam itu sendiri, saya tidak tahu apakah dia masih terus mengumpulkan setelah itu atau tidak. Saya tidak ingin &lt;em&gt;GR&lt;/em&gt; dengan menebak perasaannya pada saya pasca hubungan itu, tetapi dengan mengumpulkan uang-uang logam itu cukup membunuh rindu saya padanya. Saat-saat rindu, saya susun ulang uang-uang logam itu satu per satu, tumpuk demi tumpuk, dan itu saya lakukan berulang-ulang. Lalu beberapa tahun kemudian uang-uang logam itu saya serahkan padanya, yah sudah saatnya dia tau bahwa saya masih mengenangnya, masih memikirkannya, meski saat itu dia sudah memiliki orang lain. Tapi setelah itu, godaan untuk terus mengumpulkan uang-uang logam tetap ada, dan selalu saat saya rindu padanya saya susun ulang uang-uang logam itu, tumpuk ulang, begitu seterusnya hingga kini.&lt;br /&gt;Dan.. setelah hampir 3 tahun kami berpisah saya masih meneruskan kebiasaan saya mengumpulkan uang-uang logam itu,menabungkah? Mengingat dia kah? Entah…. yang jelas saya menikmatinya… menikmati sambil mengenang saat-saat indah saya bersamanya.&lt;br /&gt;Sampai kapan saya melakukan ini? Jangan tanya saya, saya sendiri tidak akan mampu menjawab…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengakhiri cerita, saya kembalikan tumpukan-tumpukan itu ke dalam tempatnya lagi dan tersenyum pada teman saya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;kamu masih suka dia&lt;/em&gt;?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;masih&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;kamu masih sayang dia&lt;/em&gt;?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;banget&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;kamu masih berharap dia kembali ke kamu&lt;/em&gt;?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;ga tau deh, berat rasanya membuat dia kembali … tapi kita lihat aja nanti&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;dia pasti wanita yang hebat hingga kamu masih menata rapi semua kisah kalian meski sudah lewat bertahun-tahun&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;iyah.. dia yang terhebat yang pernah kumiliki hingga saat ini…dan biarlah semua terkenang rapi dalam setiap koin di sini … mungkin koin-koin ini akan bertemu dia, mungkin juga tidak akan pernah&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;Dan saya tersenyum dalam hati …&lt;br /&gt;                                                                       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madiun, 14 April 2006, 18.16 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-114510581250286250?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/114510581250286250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=114510581250286250' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114510581250286250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114510581250286250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/04/kisah-setumpuk-uang-logam.html' title='kisah setumpuk uang logam'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-114464433273594251</id><published>2006-04-10T11:42:00.000+07:00</published><updated>2006-04-10T11:45:33.206+07:00</updated><title type='text'>mimpi edan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana menafsirkan sebuah mimpi? &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; banyak buku tentang tafsir mimpi, mulai dari &lt;i style=""&gt;primbon&lt;/i&gt; sampai buku &lt;i style=""&gt;mujarobat&lt;/i&gt;. Apakah semua benar menafsirkan mimpi kita?&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semalam saya mimpi aneh, sekaligus kurang ajar. Saya sebagai pemilik mimpi ajah tidak rela kalau saya memimpikan hal seperti itu apalagi anda yang tidak terlibat. &lt;i style=""&gt;Ha .. ha.. pede yah&lt;/i&gt; saya? Bagaimana tidak, semalam saya mimpi selibat dengan istri orang, bayangkan! Istri orang? Dengan pacar orang saja saya masih belum berani, meski kadang tanpa sadar terjadi juga. (boleh saya tersenyum? &lt;i style=""&gt;He..he..&lt;/i&gt;)&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam mimpi itu saya indekos di salah satu tempat kos campur bahkan ada yang berkeluarga, celakanya sekarang saya berada dalam keadaan yang mirip seperti di mimpi saya, meski di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; kecil ternyata banyak tempat kos seperti itu di Madiun ini. Mungkin tidak sebanyak di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang jelas. Nah dari itulah terjadi kejadiannya, tentunya saya mohon maaf karena tidak mampu menceritakan mimpi saya secara detail, karena ini benar-benar mimpi dan kemampuan mengingat mimpi saya tidak terlalu baik sehingga ketika terbangun saya hanya mengingat kejadian globalnya.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mengapa kemudian ini menjadi catatan saya? Saya tidak tahu apakah saya harus bersyukur atau malah menjadi takut, beberapa kejadian dalam hidup saya seringkali termimpikan jauh sebelum kejadian tersebut. Semacam &lt;i style=""&gt;de javu&lt;/i&gt;, tetapi lewat mimpi yang jelas, tidak melalui lamunan atau keadaan tidak sadar yang lain. Kadang memang cukup menyenangkan ketika mimpi kita menjadi kenyataan, tapi untuk kasus ini? &lt;i style=""&gt;Hiyy… ngeri&lt;/i&gt; saya membayangkan kalau mimpi kali ini jadi kenyataan. Tolong doakan saya ya, supaya ini tidak jadi nyata dan bukan sebaliknya.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Madiun, &lt;st1:date year="2006" day="9" month="4"&gt;9 April 2006&lt;/st1:date&gt;, &lt;st1:time minute="27" hour="23"&gt;23:27&lt;/st1:time&gt; WIB&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-114464433273594251?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/114464433273594251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=114464433273594251' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114464433273594251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114464433273594251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/04/mimpi-edan.html' title='mimpi edan'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-114455778757270709</id><published>2006-04-09T11:39:00.000+07:00</published><updated>2006-04-09T11:43:07.886+07:00</updated><title type='text'>pelacur itu temanku....</title><content type='html'>malam itu saat saya dan anda sekalian sedang tertidur di peraduan masing-masing, seorang teman bersimbah peluh dan menyanyikan rintihan nafsu bersama lawan jenisnya yang mungkin baru dia kenal beberapa jam yang lalu. Saya kenal salah satu dari mereka, tanpa sengaja dan bukan karena pengembaraan saya masuk ke dunia nikmat itu. Banyak hal yang menggelitik rasa ingin tahu saya di luar sana, kali ini kehausan ingin tahu saya sedikit terpercik air dari dunia mereka. Tidak perlu saya sebut nama mereka, ya saya kenal beberapa orang dari mereka, sekali lagi silahkan anda mengambil kesimpulan sendiri apakah saya pernah bergumul nikmat dengan mereka atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…dosakah yang dia kerjakan?&lt;br /&gt;…sucikah mereka yang datang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penggalan bait lagu Ibu Titik Puspa cukup mewakili rintihan jiwa mereka yang hampa, kosong tak bernyawa. Uangkah yang mereka cari? Nafsukah yang mereka umbar? Saya tahu ketika kita bicara tentang wanita penghibur,selalu ada unsur duniawi disana dan itu adalah uang dan nafsu. Tetapi benarkah hanya itu yang mereka cari? Apakah tidak sebaiknya kita urungkan niat untuk menghakimi mereka lebih dini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditinggalkan pacar, setelah mereka berbagi syahwat bersama mungkin cukup bisa memancing seseorang untuk mengulangi pengalaman-pengalaman badaniah itu, dan …. kalau bisa dijual, kenapa harus gratis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang butuh duit untuk membiayai keperluan kuliahnya, salahkah dia? Tujuannya mulia bukan? Kemanakah kita ketika orang-orang seperti dia butuh pertolongan? Lalu ketika dia memilih jalan ini kita menghakiminya, adilkah kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bersama seorang pria dia merasa dimanja, dia merasa berarti, ketika hasrat yang tertahan itu mampu terlepaskan membuat dia seperti melepas emosi yang selama ini membelenggu hidupnya karena tinggal dengan keluarga diktator dan radikal. Dorongan orgasmusnya membuat dirinya merasa di-recharge kembali dan mengembalikan semangat hidupnya, meski untuk sementara waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanakah dosa? Kemanakah norma? Tolong jangan bicarakan itu padanya? Tidak sedikit dari mereka yang dating dari keluarga religius, pula yang tadinya santri. Tetapi mengapa mereka memilih jalan tersebut? Tolong… sekali lagi tolong jangan hakimi mereka.&lt;br /&gt;Mereka orang-orang yang juga beragama dan sadar akan dosa. Tetapi mungkin saja mereka khilaf dan lupa tentang itu semua ketika kebutuhan-kebutuhan mereka mulai memenuhi otak dan menutupi kesadaran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana akal sehat mereka? Bodohkah mereka? Lalu ketika pelakunya mahasiswi sebuah universitas negeri terkemuka di pulau jawa bahkan indeks prestasinya cumlaude, apakah dia tidak memiliki akal sehat?&lt;br /&gt;Sebagai orang cerdas, mereka pasti sudah mempertimbangkan masak-masak pilihannya tersebut, dan mereka akan bertahan dengan pendapatnya ketika ada orang lain yang menyerangnya, karena mereka benar-benar menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekalah beberapa orang teman saya, ada yang malu-malu menceritakannya adapula yang tanpa tedeng aling-aling membuka kisah kebenaran dirinya. Mohon maaf kepada anda sekalian, saya bukannya memihak mereka lalu kemudian membenarkan kegiatan syahwat mereka. Saya hanya ingin berbagi cerita sedikit yang pasti banyak diantara kita juga memiliki cerita sejenis. Saya hanya ingin semua sadar bahwa mereka adalah teman saya… teman anda… teman kita… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… apa yang terjadi terjadilah…&lt;br /&gt;… yang dia tahu Tuhan menyayang umat-Nya…&lt;br /&gt;… apa yang terjadi terjadilah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandega Duta, 03 April 2006, 10.00 wib&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-114455778757270709?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/114455778757270709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=114455778757270709' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114455778757270709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114455778757270709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/04/pelacur-itu-temanku_114455778757270709.html' title='pelacur itu temanku....'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-114455264090289326</id><published>2006-04-09T10:13:00.000+07:00</published><updated>2006-04-09T10:17:21.226+07:00</updated><title type='text'>tanggung jawab, maukah?</title><content type='html'>Mari kembali ke masa lalu, ketika kita tidak harus memikirkan hidup dan kehidupan ini, saat setiap hari yang kita pikirkan hanya bermain dan bermain. Tidakkah kita semua menginginkan mengulang hal itu terjadi lagi dalam hidup kita? Ketika kita mampu melepaskan segenap tanggung jawab yang terpikulkan di pundak dan mencoba hidup seperti orang bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, ketika pagi kita berangkat ke sekolah, di sekolah hal terbanyak yang kita lakukan adalah bermain (meski sambil belajar yah), pulang dari sekolah masih juga kita sempatkan untuk bermain entah dengan teman-teman atau video game yang dibelikan ayah? Kemudian ibu mulai mengeluarkan ancamannya untuk menyuruh kita tidur siang. Bahkan saat hendak tidur pun kita masih bermain dengan miniatur pesawat atau mobil yang ada di bawah bantal. Saat itu kita dengan bangga berkata bahwa ayah atau ibu tidak tahu tempat persembunyian kita itu, meski sebenarnya mereka tahu tetapi mereka diam saja. Sadarkah bahwa orang tua kitapun merestui kita bermain. Bangun tidur, setelah mandi, masih saja kita bermain, di masjid ketika kita ikut mengaji ataupun dimeja belajar dengan berandai-andai bersama hayalan kita. Ya… bermain dan bermain…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kita kembali ke masa kini, siapa orangnya yang tidak ingin diambil semua tanggung jawabnya untuk kemudian diijikan menjalani hidup sekehendak hatinya? Tetapi apakah bisa? Apalagi untuk sebagian orang tanggung jawab itu merupakan pelengkap hidupnya.&lt;br /&gt;Berat juga ya hidup tanpa tanggung jawab, ada missing link yang terasa bila itu dihilangkan. Meski saya yakin tidak sedikit orang yang berharap bisa mengurangi tanggung jawab itu dan memperbesar kenangan-kenangan masa kecilnya dahulu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandega Duta, 01 April 2006, 19.00 wib&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-114455264090289326?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/114455264090289326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=114455264090289326' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114455264090289326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114455264090289326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/04/tanggung-jawab-maukah.html' title='tanggung jawab, maukah?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-114189325877671607</id><published>2006-03-09T15:33:00.000+07:00</published><updated>2006-03-09T15:34:19.066+07:00</updated><title type='text'>tentang wanita</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Blitar, 3 Maret 2006, 22.00 wib&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;Cukup lama saya tidak berkomentar tentang wanita, mahluk aneh yang dianugerahi berbagai keindahan. Saya tahu, seperti juga wanita memandang pria sebagai mahluk yang egois, ingin menang sendiri, dan segenap predikat yang terlintas di pikiran mereka, tentunya sebagai pria saya juga ingin bisa menilai mereka. Aneh bukan? Dua mahluk ciptaan-Nya hanya berbeda jenis kemudian saling menganggap lawan jenisnya lebih ini, lebih itu, kurang ini, kurang itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;Sebagai seorang pria, untuk yang satu ini saya tidak perlu membuktikan pada anda semua &lt;i&gt;kan?&lt;/i&gt;, tentu saya kerap bahkan mungkin menjadi salah satu kelengkapan hidup untuk berkomentar tentang wanita. Apalagi di sekeliling saya banyak beredar mahluk-mahluk indah, meski ada beberapa yang kurang indah (harap tidak tersenyum sinis dengan kata-kata saya ini &lt;i&gt;he.. he.. he &lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;Secara fisik? Meski saya yakin tidak semua pria memiliki persepsi yang sama tentang menilai wanita, namun mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki pasti memiliki nilai lebih. Mungkin rambutnya yang lurus? Atau bahkan rambut keritingnya cukup membuat pria tertarik bahkan membuat ia tampak lebih dibanding bila ia berambut lurus. Mungkin leher jenjangnya? Payudaranya? Hingga bentuk betisnya. Pada banyak serat-serat jawa kuno bahkan keindahan fisik mereka diibaratkan dengan mahluk lain yang juga indah tentunya dengan perbandingan yang proporsional dan terkesan hiperbolis, namun itulah keindahan bisa menjadi sebuah hiperbolisme.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;Bagaimana kalau saya ajak melihat di luar fisik mereka? Apakah ada yang benar-benar bisa menebak isi hati mereka? Mungkinkah ada yang benar-benar bia mengikuti jalan pikiran mereka? &lt;span lang="sv-SE"&gt;Hingga dengan pemahaman itu bisa benar-benar memberi apa yang mereka mau?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Mari kita lihat sebuah analogi yang saya kutip dari sebuah film, pasti banyak orang yang tau tentang film &lt;i&gt;TITANIC&lt;/i&gt; yang menjadi legenda, ketika pada akhir cerita pemeran &lt;i&gt;Rose&lt;/i&gt; berkata bahwa “&lt;i&gt;hati wanita itu seluas dan sedalam samudera”&lt;/i&gt;. Entah siapa yang akan bisa melihat keseluruhan isi samudera? Mungkin seperti itu pula kenyataan wanita bisa menyimpan rapat keinginan bahkan rahasia pribadinya yang paling dalam. &lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Bukan rahasia orang lain &lt;i&gt;lho&lt;/i&gt;, kalau soal rahasia orang lain saya &lt;i&gt;no comment&lt;/i&gt; deh. Seperti juga belum ada orang yang benar-benar bisa menentukan titik terdalam samudera dan dimana letaknya, seperti itu pula hati wanita entah bagaimana bisa dilihat dasar hatinya serta apa saja yang ada di dalam hatinya. &lt;i&gt;Fyuh..&lt;/i&gt;sebuah pekerjaan rumah yang sangat besar untuk mengetahuinya, akhirnya kami para pria hanya mampu menebak dan mencoba memberi perhatian berdasarkan tebakan itu. Hasilnya? Tidak sedikit wanita yang kemudian menjadi tersanjung karena memperoleh perhatian yang lebih dari pasangannya. Namun disamping itu ada pula wanita yang merasa memperoleh perhatian yang jauh sekali melampaui hal yang biasa sehingga dari mulut mereka keluar kata-kata yang sederhana namun cukup mengena: GOMBAL!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="fi-FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;Dari sebuah buku yang saya baca saya menemukan kata-kata menarik “Jangan biarkan wanita merasa dicintai karena kecantikannya. Sebaliknya biarkanlah ia merasa cantik karena dicintai”. Seratus persen saya percaya bahwa kata-kata ini bermanfaat besar dalam proses mencintai wanita. Saya pernah mencintai wanita yang tidak cantik, menurut teman saya-bukan menurut saya, tetapi dia indah. Indah sehingga membuat saya tidak bosan memandangnya bahkan pada saat terburuk sekalipun. Dan sekarang saya baru sadar bahwa ternyata waktu itu saya pernah berhasil membuat dia yakin akan perasaan saya sehingga ia menjadi merasa cantik dan itu berefek secara psikologis terhadap kami. Sayang perjuangan saya gagal dan semuanya berakhir. &lt;i&gt;Stop&lt;/i&gt;, saya tidak ingin curhat, jadi cukup sampai di sini cerita tentang dia &lt;i&gt;he… he… he&lt;/i&gt;, meski jujur saya ingin mengulangi kembali pengalaman itu entah dengan dia atau wanita lain (&lt;i&gt;who knows?&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="fi-FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="fi-FI"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sampai detik ini bahkan saya belum berhasil untuk mengerti tentang wanita, jadi komentar saya tentang wanita ini hanya satu hingga kini “ANEH”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="fi-FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Bell MT, Times New Roman, serif;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Nah buat anda para pecinta wanita, mohon jangan berkecil hati, justru dengan semua keanehan itulah kita mencintai dan mengagungkan mahluk yang berjenis wanita itu. &lt;/span&gt;Setuju? &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-114189325877671607?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/114189325877671607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=114189325877671607' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114189325877671607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114189325877671607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/03/tentang-wanita.html' title='tentang wanita'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-114062067692243772</id><published>2006-02-22T21:48:00.000+07:00</published><updated>2006-02-22T22:04:37.556+07:00</updated><title type='text'>inFLUenza</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ugh.....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Setelah sekian lama akhirnya dia datang lagi, pelan-pelan memenuhi tubuh saya dengan virus-virus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;biadab&lt;/span&gt; itu dan menyerang sistem kekebalan tubuh saya.  Kekalahan itu akhirnya terjadilah, sedikit saya mengalami demam dan bersin-bersin ringan, sampai akhirnya dua hari yang lalu dia benar-benar merampas keleluasaan gerak dan nafas saya. Bahkan suara saya pun dia rebut, bayangkan! suara saya dirampasnya!. Jadilah saya pesakitan di rumah saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang ajar...&lt;br /&gt;Mereka benar-benar balas dendam, setelah setahun lebih mereka tidak berhasil mengalahkan para pejuang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;imun&lt;/span&gt; dalam tubuh saya, sekarang dia makin merajalela. Pekerjaan saya jadi terbengkalai, bahkan ketika sahabat saya datang berkunjung pun dia membutakan pintu hati saya dan membuat saya menjadi super cuek. Maaf ya teman ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak boleh...&lt;br /&gt;Dia tidak boleh terus menerus menjajah tubuh saya, saya harus berbuat banyak agar dia pergi segera. Cukup sudah dua hari untuknya... pergilah INFLUENZA !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB. Tapi saya cukup respek padanya, ketika teman-temannya merubah diri menjadi virus lain, dia tidak bergeming, mungkin menurutnya lebih enak jadi virus flu manusia daripada virus flu burung (meski juga menyerang manusia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;he he he&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-114062067692243772?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/114062067692243772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=114062067692243772' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114062067692243772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/114062067692243772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/02/influenza.html' title='inFLUenza'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-113734464915879054</id><published>2006-01-15T23:22:00.000+07:00</published><updated>2006-01-16T00:04:09.756+07:00</updated><title type='text'>nggumunan</title><content type='html'>Pernah tau istilah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggumunan&lt;/span&gt;? Kata almarhumah ibu kos saya, itu artinya orang yang gampang kagum dengan sesuatu yang baru ditemuinya. Tapi, bagaimana tidak kagum kalau ternyata memang sesuatu itu sama sekali baru ditemui, dan benar-benar tidak memungkinkan untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sok cuek&lt;/span&gt; dan tidak perduli. Misalnya saja ketika seorang anak desa bertemu dengan pejabat, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wah&lt;/span&gt; pasti berebut untuk berjabat tangan. Apakah mereka itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggumunan&lt;/span&gt;? Engga dong, mereka hanya mengapresiasi pemimpin mereka. Dan kalaupun ada yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sok cuek&lt;/span&gt;, saya yakin mereka cuma &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jaim&lt;/span&gt; agar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndeso&lt;/span&gt; mereka tidak terlihat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hayoo ngaku!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Bicara soal nggumun, beberapa hari yang lalu saya seperjalanan dari Stasiun Gambir&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;ke Bandara Soekarno-Hatta dengan seorang anggota Komnas HAM, kalau tidak salah namanya Bapak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiiiiiiiiit......&lt;/span&gt;. Dengan segala ke-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggumunan&lt;/span&gt; saya, maka anak desa ini bertanyalah tentang segala hal pada beliau. Kebetulan beliau jurnalis di salah satu suratkabar regional jawa timur, banyak masukan yang saya terima dan ternyata semuanya bermanfaat.Akibatnya, banyak ide seolah menyeruak dari kepala saya, ide-ide yang sempat terpendam. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wow&lt;/span&gt;, saya jadi takjub dengan ide-ide yang lewat di kepala saya ini. Hanya saja sekarang saya butuh media untuk mengapresiasi semuanya sebelum lenyap tak berbekas dari keterbatasan memori kepala saya.&lt;br /&gt;Terima kasih Bapak, terima kasih. Ternyata saya sendiri membuktikan bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggumunan&lt;/span&gt; itu tidak selamanya harus di tahan. Bayangkan seandainya saya pura-pura cuek dengan beliau mungkin hari ini saya tetap jadi seperti yang dulu. Tetapi sekarang saya merasa seperti dilahirkan jadi orang yang baru tiap hari, tiap hari. Terima kasih Bapak, terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-113734464915879054?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/113734464915879054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=113734464915879054' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113734464915879054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113734464915879054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/01/nggumunan.html' title='nggumunan'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-113683170481374558</id><published>2006-01-02T01:08:00.000+07:00</published><updated>2006-01-10T01:35:05.126+07:00</updated><title type='text'>kerja yok kerja</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;buat sebagian orang ternyata bekerja itu membosankan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;tapi tidak buat saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;terbukti bahwa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;bekerja itu bikin saya lebih sabar menghadapi hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;bekerja itu bikin saya lebih fokus dalam bertindak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;iya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;dengan bekerja saya jadi menemukan tantangan-tantangan baru yang menggairahkan hidup saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;saya bisa melupakan sedikit masalah yang hadir kompak dalam hidup saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;saya jadi bisa meninggalakan kebuntuan-kebuntuan otak yang kerap menemui saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;hanya saja dengan bekerja saya harus siap meninggalkan sebagian hobi saya karena waktu saya tidak akan mungkin lebih dari 24 jam sehari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;tapi tetap saja dengan bekerja membuat hidup saya lebih bervariasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;"&gt;cuman, kok pekerjaan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;gak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; ada habis-habisnya yah... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;heran!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-113683170481374558?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/113683170481374558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=113683170481374558' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113683170481374558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113683170481374558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/01/kerja-yok-kerja.html' title='kerja yok kerja'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-113610474613331417</id><published>2006-01-01T15:38:00.000+07:00</published><updated>2006-01-01T15:39:10.676+07:00</updated><title type='text'>refleksi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;fyuh.. akhirnya tahun ini berakhir sudah. Tahun yang berat ketika saya harus memberi bukti pada dunia bahwa saya masih "hidup". Mencoba berdiri di antara puing-puing kehancuran , kemudian menyusunnya kembali menjadi bangunan yang kokoh ternyata tidak mudah. Akan jauh lebih mudah membuat bangunan baru, tetapi itulah keras kepalanya saya yang tidak akan pernah mau membuat bangunan baru. Dan inilah apa adanya saya ingin berjuang dengan bangunan yang ada meski tampak rapuh, namun Insya Allah kokoh di dalam.&lt;br /&gt;Berat ketika saya harus mengumpulkan ulang setiap keping, membaginya ke dalam bagian-bagian yang seharusnya, kemudian menyusun dan merekatkannya satu per satu. Cukup banyak tenaga, keringat, bahkan air mata yang saya korbankan untuk ini. Karena itu saya harus berhasil menyusunnya! Saya ingin menunjukkan lebih dari sekedar "hidup" pada dunia yang telah mencerca-menghina-mencampakkan saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun depan...&lt;br /&gt;Meski hanya setitik saya melihat cahaya di ujung sana, cahaya yang akan saya tuju, cahaya yang akan menerangi saya berikutnya. Perlahan saya ingin meninggalkan batas gelap ini menuju terang benderang.&lt;br /&gt;Di rumah, sendiri, merefleksi setiap kejadian yang telah lewat di temani tv 14" yang nyala sampai pagi, mudah-mudahan cukup memberi amunisi buat saya lebih berarti tahun depan. Mudah-mudahan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tahun baru!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-113610474613331417?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/113610474613331417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=113610474613331417' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113610474613331417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113610474613331417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2006/01/refleksi.html' title='refleksi'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-113436918788091385</id><published>2005-12-12T12:59:00.000+07:00</published><updated>2005-12-12T13:33:07.936+07:00</updated><title type='text'>merasakan bahagia</title><content type='html'>Akhir-akhir ini banyak orang kurang (atau bahkan tidak?) bahagia disekitar saya. Ketika banyak orang di sekitarnya merasa bahagia ada sedikit orang yang merasa tidak bahagia. Pertanyaannya apakah benar semua yang merasa bahagia itu benar-benar bahagia, atau mereka sebenernya juga punya sisi tidak bahagia tetapi mereka lebih pandai mengatur emosi mereka untuk membuat hati mereka merasa bahagia?&lt;br /&gt;Bahagia itu berasal dari hati.Benarkah? Banyak buku-buku psikologi punya kesimpulan yang sama bahwa kebahagiaan itu bukan pemberian orang melainkan akhir dari sebuah proses pencarian dari dalam diri sendiri.&lt;br /&gt;Setiap orang pasti punya masalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kan&lt;/span&gt;? Setiap hati pasti punya pertentangannya masing-masing. Dan itu semua akan berpengaruh pada rasa bahagia setiap orang. Sampai disini mudah-mudahan saya tidak salah.&lt;br /&gt;Saya juga pernah mengalami proses seperti itu, berada di sekitar orang-orang yang merasa bahagia, tertawa (maaf, tertawa belum tentu bahagia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lho&lt;/span&gt;), bercanda, dan lain-lain, tetapi saya tetap merasakan sepi, sendiri. Butuh waktu lama untuk menganalisa keadaan. Memang waktu itu saya baru saja mengalami kejadian yang cukup berpengaruh pada hidup saya. Namun setelah kejadian itu cukup bisa saya maklumi ternyata saya tetap tidak bisa merasa sebahagia dulu.&lt;br /&gt;Nah...berbekal itu saya mencoba mencari solusi untuk diri saya sendiri. Pencarian saya menuju pada kesimpulan bahwa menjadi bahagia itu adalah pilihan masing-masing individu sejauh mana dirinya mampu menolelir setiap permasalahan kemudian melupakannya barang sejenak untuk merasa bahagia mesti sesaat. Saat ingin bahagia....tarik napas dalam-dalam... lepaskan perlahan seolah melepaskan semua beban... dan cobalah untuk tersenyum... mudah-mudahan anda merasa bahagia.&lt;br /&gt;Dan ini berhasil cukup baik pada diri saya...&lt;br /&gt;Cobalah.... untuk merasakan bahagia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-113436918788091385?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/113436918788091385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=113436918788091385' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113436918788091385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/113436918788091385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/12/merasakan-bahagia.html' title='merasakan bahagia'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-112939750715518554</id><published>2005-10-16T14:40:00.000+07:00</published><updated>2005-10-16T00:31:47.176+07:00</updated><title type='text'>waktu yang telah lewat</title><content type='html'>Wah, sudah oktober yah? Tidak terasa sekali saya sudah melewati hari-hari yang panjang dan cukup melelahkan. Tapi saya belum merasa lelah, karena semakin panjang perjalanan saya justru membuat saya tidak ingin segera mengakhirinya.&lt;br /&gt;Dan, perjalanan ini kini masuk bulan Ramadhan kembali? Wah sepertinya tahun ini saya ingin mudik. Setelah beberapa waktu tidak menginjakkan kaki di tanah kelahiran saya. Saya rindu pengalaman masa kecil saya,  saya rindu suara ibu ngomel di dapur sambil memasak, saya rindu di suruh bapak membersihkan halaman belakang, saya rindu bertemu teman-teman. Saya rindu bau asin air laut saat berada di sekitar pantai. Semua saya rindukan...&lt;br /&gt;Saya hanya takut, ketika saya pulang saya tidak menemukan lagi suasana-suasana itu. Yah, saya dan adik-adik semakin dewasa pasti akan membuat suasana sedikit berubah. Tapi, meski sedikit saya yakin akan merasakan kembali pengalaman masa kecil saya itu.&lt;br /&gt;Terkadang itu semua membuat saya merasa saya harus merefleksi diri kembali. Semakin dewasa membuat manusia semakin menumpuk keburukan. Ingin rasanya menjadi anak-anak kembali ketika derajat kemakluman orang lain lebih tinggi dibanding saat sekarang. Tapi itu tidak mungkin, yang mungkin sekarang adalah memperbaiki diri menjadi lebih baik dan lebih baik :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menunaikan ibadah puasa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-112939750715518554?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/112939750715518554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=112939750715518554' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112939750715518554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112939750715518554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/10/waktu-yang-telah-lewat.html' title='waktu yang telah lewat'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-112504474658318855</id><published>2005-08-27T05:21:00.000+07:00</published><updated>2005-08-26T15:25:46.980+07:00</updated><title type='text'>berani mencoba?</title><content type='html'>Kejutan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup itu penuh dengan sebuah bahkan beberapa buah kejutan. Awalnya saya tidak terlalu menikmati atau bahkan menyepelekan kejutan-kejutan yang muncul silih berganti. Namun akhirnya saya cukup menyesal ketika saya sadari bahwa mengabadikan setiap kejutan yang terjadi akan membuat hidup saya jauh lebih menarik nantinya. Bayangkan ketika emosi kita tiba-tiba berubah 180 derajat saat membuka kembali kenangan-kenangan tentang kejutan-kejutan yang pernah ada.  Bayangkan juga suasana yang menjadi hangat ketika terkenang sebuah kejutan yang tidak pernah disangka. Saya tidak perlu merinci kejutan-kejutan itu kan? Sebagai permulaan mari kita rekam kejutan-kejutan yang terjadi seminggu ke depan. Kita akan lihat perubahan apa yang akan terjadi saat kita mengenang rekaman itu.&lt;br /&gt;Berani mencoba?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-112504474658318855?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/112504474658318855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=112504474658318855' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112504474658318855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112504474658318855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/08/berani-mencoba.html' title='berani mencoba?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-112497565564435736</id><published>2005-08-26T10:10:00.000+07:00</published><updated>2005-08-25T20:14:15.653+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Saya agak bosan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang terjadi beberapa hari terakhir, saya jadi agak bosan. Kehilangan semangat bekerja adalah yang terparah dari semua kebosanan saya. Pekerjaan yang biasanya bisa saya kerjakan 3-4 hari, kali ini selama 1 minggu saya tidak bisa menghasilkan apapun. Tidak produktif!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya takut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya takut ini akan terjadi untuk jangka waktu lama sedangkan bulan-bulan ini saya butuh semangat itu, saya butuh ketidak bosanan itu, saya butuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bingung!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung ingin mencari dimana dan bingung harus bagaimana agar semua yang saya butuhkan. Saya ingin mereka kembali, etos kerja, semangat, semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin mendapatkan semuanya kembali, ingin!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-112497565564435736?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/112497565564435736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=112497565564435736' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112497565564435736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112497565564435736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/08/saya-agak-bosan-entah-apa-yang-terjadi.html' title=''/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-112483538103407763</id><published>2005-08-24T19:08:00.000+07:00</published><updated>2005-08-24T05:16:22.153+07:00</updated><title type='text'>Penjelajah Malam</title><content type='html'>Setelah sekian lama tidak menikmati kehidupan malam saya, ada rasa kerinduan untuk mengalami kembali. Merasakan dingin malam yang menusuk, angin malam memeluk tubuh, hingga kesunyian jalan yang menggoda untuk memacu kendaraan supaya lebih cepat. Tapi malam ini, seperti juga dulu, saya sangat ingin menikmatinya tanpa berharap melepaskan satu momen pun. Perlahan saya mulai memperhatikan kehidupan di sekitar daerah yang saya lalui. &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Para pekerja di warung tenda yang bersiap-siap mengemasi barang dagangan mereka tampak sibuk bekerja di tepi jalan dan bertelanjang dada. Bayangkan, bertelanjang dada! Apalagi suasana Jogja yang sedang dingin-dinginnya dan mereka hanya bertelanjang dada. Padahal dengan &lt;i&gt;sweater&lt;/i&gt; dan tas yang saya letakkan di depan saja tidak mampu mengurangi rasa dingin yang merasuk dalam tubuh saya, apalagi bertelanjang dada !?&lt;i&gt; Mboten mawon !!!&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Di sudut lain tampak ibu tua penjual &lt;i&gt;wedang ronde&lt;/i&gt; terkantuk karena sepi mulai menjadi teman dalam sepinya karena tidak ada  pelanggan yang menghampiri. Sekilas saya tertarik untuk menepi, memesan semangkuk &lt;i&gt;wedang ronde&lt;/i&gt;. Mmmm, menghirup aroma jahe, panas, dengan asap yang sedikit mengepul, seakan membuat saya lupa bahwa ini sudah malam hari. Tanpa meperdulikan kesendirian, saya menikmati semangkuk itu seperti tak ingin kehilangan momen. Dan ibu tua itu bersenandung lirih mengikuti langgam jawa dari radio bututnya, saking lirihnya saya tidak dapat mendengar secara jelas. Cukup lama saya duduk termenung di sini, selintas muncul memori-memori yang pernah ada di kota ini, memori indah hingga memori gila yang membuat saya cukup larut dalam kesendirian saya. Tanpa sadar, ternyata saya sudah menghabiskan 3 mangkuk &lt;i&gt;wedang ronde&lt;/i&gt;! Hangat!&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dalam perjalanan pulang saya bertemu dengan pedagang-pedagang sayur yang mulai menata dagangannya di tepi-tepi jalan sekitar pasar. Agak sedikit lega ketika menemui keramaian kembali. Maklumlah saya juga manusia jadi kadang was-was juga kalau harus melintas di tempat sepi sendirian. Di jaman yang serba susah ini segala sesuatu mungkin saja terjadi.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Yah, akhirnya saya harus mengakhiri perjalanan malam ini karena hampir pagi. Harus di akui bahwa dalam setiap perjalanan saya menemui orang-orang hebat yang berjuang untuk hidup mereka. Mereka hanya mengerti bekerja dan bekerja. Mereka tidak peduli bahwa nilai rupiah telah menembus angka 10.000 Rupiah per 1 USD, atau betapa sibuknya para ahli di PLN untuk menghitung dan membagi daya listrik sehingga tidak terjadi pemadaman listrik yang berarti melumpuhkan sebagian kemampuan ekonomi yang bergantung padanya. Saat pagi datang mungkin mereka tertidur, tetapi siang dan sore hari mereka telah mulai bekerja kembali bersiap-siap menemani penjelajah malam yang lain. Dengan ikhlas mengumpulkan rupiah demi rupiah mereka, untuk hidup mereka dan anak-anak mereka.     &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-112483538103407763?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/112483538103407763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=112483538103407763' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112483538103407763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112483538103407763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/08/penjelajah-malam.html' title='Penjelajah Malam'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-112323280092668523</id><published>2005-08-06T06:02:00.000+07:00</published><updated>2005-08-05T16:06:40.933+07:00</updated><title type='text'>Ngga jelas</title><content type='html'>bingung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang tidak terduga datang menghampiri, celakanya saya tidak siap menyongsong kedatangan itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bimbang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haruskah saya terjebak dalam keadaan yang sama, yang mengangkat saya tinggi kemudian melepaskan saya menghempas bumi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngga tau deh ... mumetz ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(kok hari ini banyak titik-titiknya yah? ck ck ck)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-112323280092668523?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/112323280092668523/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=112323280092668523' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112323280092668523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112323280092668523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/08/ngga-jelas.html' title='Ngga jelas'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-112284858475257667</id><published>2005-08-01T09:30:00.000+07:00</published><updated>2005-08-01T05:23:04.760+07:00</updated><title type='text'>kebebasan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini entah mengapa saya banyak berpikir tentang kebebasan, kebebasan untuk menentukan sikap, kebebasan untuk memilih jalan hidup. Kebebasan setiap anak manusia untuk menentukan pilihan yang terbaik untuk hidupnya.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bahkan sampai saya tulis ini pun saya tidak mengerti mengapa saya memikirkan ini. Banyak hal dan kejadian tentang hal ini di sekitar saya sejak dulu hingga kini yang selalu membuat saya kagum akan kekuatan mereka yang mampu menetukan pilihan untuk hidupnya, termasuk orang-orang di sekitarnya yang memaklumi pilihannya bahkan tidak sedikit yang pada akhirnya mendukung meskipun kadang pilihan tersebut diluar kewajaran masyarakat “normal”. Apakah ini indikasi sebuah kebebasan? Saya sendiri belum bisa menjawab.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apa kebebasan menurut saya? Jelas tidak akan jauh dari keleluasaan untuk menentukan pilihan hidup yang terbaik. Tentunya saya harus mampu bertanggung jawab sebesar-besarnya atas pilihan saya. Tetapi apakah semudah itu orang di sekitar kita sanggup memahami pilihan kita? Jawabannya tentu tidak akan semudah membalikkan telapak tangan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seorang gadis telah menemukan pujaan hatinya, tetapi orang tuanya tidak menyetujui hubungan mereka dan tersendatlah hubungan mereka. Apakah ini makna kebebasan?&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seorang anak menemukan pekerjaan yang sesuai dengan hobi dan keahliannya, namun saudara-sudaranya tetap memaksa ia untuk pindah pekerjaan lain karena masalah penghasilan. Inikah sebuah kebebasan?&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan masih banyak contoh-contoh lain dalam berbagai versi. Apakah sebuah kebebasan itu harus seiring dengan norma kewajaran, kebenaran dan kepatutan? Selalukah sebuah kebebasan bertolak belakang dengan itu semua? Itu yang tidak mampu saya jawab. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-112284858475257667?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/112284858475257667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=112284858475257667' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112284858475257667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112284858475257667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/07/kebebasan.html' title='kebebasan'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-112274571854169556</id><published>2005-07-31T15:00:00.000+07:00</published><updated>2005-07-31T00:48:38.550+07:00</updated><title type='text'>sesudah waktu itu</title><content type='html'>Wah, sudah lama sekali saya tidak mampir ke catatan saya ini, justru yang lebih sering saya isi sekarang malah catatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;log diary&lt;/span&gt; karena diminta bos saya untuk menuliskannya.Harap tidak tersenyum karena diakui atau tidak catatan saya di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;log diary&lt;/span&gt; menentukan berapa banyak saya dibayar pada akhir bulan. Ah kalau yang ini saya jadi tersenyum sendiri mengingatnya. Mohon tidak berprasangka buruk karena saya jelas tidak akan melakukan perbuatan kotor itu.&lt;br /&gt;Empat bulan, waktu yang cukup lama untuk dijalani, untuk menemui pengalaman-pengalaman baru bersama orang-orang yang baru (dan tentu saja orang-orang lama).&lt;br /&gt;Banyak hal baru yang saya temui selama empat bulan ini, dan pasti banyak orang yang tidak akan percaya dengan mudah seandainya saya menceritakannya secara detail. (boleh saya tersenyum sambil mengingat pengalaman saya sendiri?)&lt;br /&gt;Hal terbesar yang menjadi nyata dalam beberapa bulan terakhir adalah terkabulnya salah satu mimpi indah saya, mimpi indah yang tadinya saya sendiri tidak yakin akan terwujud atau tidak. Eh, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndilalah&lt;/span&gt; terwujud! Apa itu? Rahasia.&lt;br /&gt;Beberapa hal yang akhirnya saya sadari, saya sepertinya ber-metamorfosi menjadi orang yang aneh (ini bukan meniru ikon salah satu acara tv swasta kok, tapi ini jujur dari dalam sini -lho?kok iklan lagi yah?-). Mumpung saya masih sadar, saya ingin kembali menjadi diri saya sendiri seperti yang dulu, doakan ya, doakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ayo Bangun !!?!!-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-112274571854169556?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/112274571854169556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=112274571854169556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112274571854169556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/112274571854169556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/07/sesudah-waktu-itu.html' title='sesudah waktu itu'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-111332713336805645</id><published>2005-04-14T02:37:00.000+07:00</published><updated>2005-04-13T00:32:13.370+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>"...Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang danjatuhcinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidakpernah menghargainya.&lt;br /&gt;Kalau dia tidak "worth it" sekarang, dia tidak akan pernah "worth it"setahun lagi ataupun 10 tahun lagi.&lt;br /&gt;Biarkan dia pergi... ...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya untuk kesekian kali saya bicara cinta (lagi). Entah isnpirasi darimana kalimat di atas saya temukan dari bulletin post dan sangat menarik hati saya untuk memahaminya. Saya tahu, saya paham, dan saya ingat sekali makna kata-kata itu karena saya mengalami sendiri.&lt;br /&gt;Wahai para pecinta, yakinilah cinta itu sebelum kalian mendeklarasikan itu sebagai cinta, karena penyesalan itu akan selalu datang di belakang dan sangat menyakitkan.&lt;br /&gt;Rasakanlah ....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-111332713336805645?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/111332713336805645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=111332713336805645' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/111332713336805645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/111332713336805645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/04/blog-post.html' title=''/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-110667531010315370</id><published>2005-01-26T16:00:00.000+07:00</published><updated>2005-01-26T00:48:30.103+07:00</updated><title type='text'>sendiri-merayap-merangkak-tertatih-berdiri-lari-sendiri</title><content type='html'>Saya jadi ingin tahu, siapa di dunia ini yang perjalanan hidupnya hampir tidak pernah bergelombang dan nyaris tanpa liku. Sungguh saya ingin sekali belajar dari dia. Mari kita perhatikan sekeliling kita, bahkan diri kita sendiri, hampir dapat kita temui minimal setitik beban yang entah kita tidak akan tahu selain apa yang menjadi beban kita sendiri. Masalah akan timbul ketika ternyata kita tidak mampu menahan beban itu seorang diri. Kita bisa terlarut ke dalamnya, entah bisa untuk kemudian melawan dan mencoba berbalik atau berusaha menepi lalu menempuh jalan lain, dan yang paling parah adalah terus menikmati arus yang sangat tidak enak itu sampai entah kapan akan berakhir.&lt;br /&gt;Kisah-kisah tentang ini mungkin telah banyak terjadi dan seperti apa yang saya pahami bahwa kejadian seperti ini adalah ulangan-ulangan kejadian yang telah lalu. Kadang beban yang ada itu sungguh sangat melenakan, meski kadang juga tidak jarang akan menjadi sangat menghancurkan. Saya, anda, ataupun yang lainnya belum tentu dapat memikul beban itu sendiri, banyak dari kita yang membutuhkan bantuan dan uluran dari orang lain untuk membantu memikulnya. Namun ketika bantuan itu justru semakin lama membuat posisi kita mendekati tebing dan jurang sampai akhirnya kita dipaksa melawan arus atau harus berbalik arah tetapi dengan kekuatan sendiri, manakah yang anda pilih?&lt;br /&gt;Memang tidak semua bantuan itu justru memojokkan, dan tidak semua orang harus berbalik arah dan melawan, kadang sesuatu yang tidak lazim untuk dilakukan itu adalah solusi terbaik. Tapi saya yakin bahwa bantuan yang membuat kita akhirnya harus mengakhiri semuanya dalam jurang yang dalam dan mengerikan akan terasa sangat menyakitkan. Pilar-pilar tambahan yang tadinya kita harapkan untuk membantu justru ternyata makin membebani hingga akhirnya membuat kita makin terpuruk. Dan ketika itu terjadi, sadarlah bahwa berdiri di atas keyakinan anda sendirilah jalan yang terbaik. Jangan bergantung pada pilar lain bahkan pada pilar yang paling dekat sekalipun karena mungkin saja pilar-pilar tambahan itu akan semakin memberatkan. Berjuanglah .... sendiri ... merayap ... merangkak ... tertatih ... untuk kemudian berdiri dan berlari ... sendiri .... Selamat berjuang!&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-110667531010315370?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/110667531010315370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=110667531010315370' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110667531010315370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110667531010315370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/01/sendiri-merayap-merangkak-tertatih.html' title='sendiri-merayap-merangkak-tertatih-berdiri-lari-sendiri'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-110487262374795443</id><published>2005-01-06T07:44:00.000+07:00</published><updated>2005-01-05T04:03:43.746+07:00</updated><title type='text'>tahun baru</title><content type='html'>Nah,meski telah lewat beberapa hari, saya merasa saya masih berhak mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2005, untuk sebuah perjalanan waktu, berarti telah bertambah usia bumi termasuk isinya. Masih terkenang beberapa hari yang lalu ketika Allah memporak porandakan "serambi mekah", ACEH DARUSSALAM dan 'sedikit' Sumatera Utara, terhitung 80.000 nyawa bahkan lebih (menurut versi WHO) dicabut-Nya, entah itu hukuman terhadap mereka atau justru mereka diselamatkan untuk tidak menambah dosa-dosa mereka, atau itu justru hukuman bagi kita semua dan (maaf) sialnya azab ditimpakan pada saudara-saudara kita di Aceh. Semua mata terbelalak, semua hati menangis, dan semua iba menjerit, Masya Allah !!! Astaghfirullah Ya Rahmannurrahiim.&lt;br /&gt;Tua-Muda, Kaya-Miskin, Islam-Kristen, semua bahu membahu berusaha ikut membantu mengurangi beban saudara-saudara kita di sana. Tercatat sekian banyak negara yang ikut membantu dengan jumlah bantuan yang fantastis. Dunia tergerak hatinya! Ratusan bahkan ribuan relawan berangkat ke Aceh, tidak sedikit dari mereka akhirnya harus membawa 'oleh-oleh' sakit kulit ataupun penyakit lainnya, tapi mereka ikhlas. Subhanallah.&lt;br /&gt;Di rumah-rumah, bangsa ini menonton dari pesawat televisi mereka sambil menitikkan air mata dan tidak sedikit ikut sesenggukan. Mereka ikut berduka, mereka ikut merasakan, bahkan mereka ikut mendoakan.&lt;br /&gt;Tahun baru ini banyak kejadian yang mengingatkan kita, saya, dan anda. Saya tahu, terlalu naif bagi saya berbicara tentang sebuah perbaikan moral, sebuah penataan ulang struktur hidup bangsa, dan lain-lain. Dari sini saya hanya ingin mengetuk hati nurani saya sendiri untuk berintrospeksi, mawas diri, dan mencoba memperbaiki apa yang selama ini salah dalam diri saya. Selamat Tahun Baru!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-110487262374795443?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/110487262374795443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=110487262374795443' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110487262374795443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110487262374795443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2005/01/tahun-baru.html' title='tahun baru'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-110411675748682822</id><published>2004-12-28T13:10:00.000+07:00</published><updated>2004-12-27T10:05:57.486+07:00</updated><title type='text'>Ketika Setanpun Menangis</title><content type='html'>Ketika Setanpun Menangis....&lt;br /&gt;Letih juga ternyata idup dalam pelarian...&lt;br /&gt;Dari satu pelarian semu, ke pelarian semu yang laen...&lt;br /&gt;Satu kesadaran dan satu keyakinan kalok ituh semua emang bener² pelarian...&lt;br /&gt;Semua senda dan gurauan jadi narkoba, sang OBAT SESAAT....&lt;br /&gt;Satu lagi pragmen kehidupan yang nyadarin untuk 'pulang' ke-kenyataan...&lt;br /&gt;Si Setan pun hanya mampu terisak sesaat, dan selanjutnya berjibaku untuk mempertahankan ke'imun'an hati...&lt;br /&gt;Pengen banget bisa sesenggukan tanpa beban kayak dulu lagi...&lt;br /&gt;KETIKA SETANPUN MENANGIS...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: dikutip dari salah satu forum, saya kutip karena mewakili perasaan saya saat ini.. ketika setanpun menangis&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-110411675748682822?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/110411675748682822/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=110411675748682822' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110411675748682822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110411675748682822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/12/ketika-setanpun-menangis.html' title='Ketika Setanpun Menangis'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-110365280631809221</id><published>2004-12-22T16:18:00.000+07:00</published><updated>2004-12-22T01:13:26.320+07:00</updated><title type='text'>Rumpi..rumpi...</title><content type='html'>Saya heran dengan ibu-ibu di sekitar rumah saya -mungkin juga ibu-ibu di tempat lain-, mengapa mereka sangat menikmati saat-saat suami mereka tidak di rumah, sebelum kegiatan rutin memasak untuk seisi keluarga mereka -dan kadang saya mendapat bagian seporsi dari masakan mereka-. Tidak jarang saat pagi hari saya terbangun justru karena suara mereka yang melengking tinggi dari sebelah rumah saya dan mengalahkan &lt;em&gt;alarm&lt;/em&gt; yang dengan mudah saya matikan saat berdering. Tetapi sering juga saya merasa sangat terganggu dengan suara itu ditambah lengkingan senda gurau anak-anak mereka yang entah berapa oktaf tingginya, terutama saat hari libur. Ingin marah, tapi saya orang baru di lingkungan itu, dan akhirnya saya diam meski mata saya berontak untuk di pejamkan kembali.&lt;br /&gt;Kalau saya buat catatan, mungkin akan panjang lebar apa saja yang mereka bicarakan seakan-akan setiap hari selalu ada topik baru, mulai dari panci gosong yang sulit dihilangkan sampai rencana pemilihan ketua umum salah satu partai besar berlambang beringin. Saat saya sedang santai, sering saya tertawa sendiri mendengar obrolan mereka, saling berbagi suka-duka rumah tangga, atau sedang membangun kubu untuk berseteru dengan tetangga yang lain. Emosional, dan tentu saja seru!&lt;br /&gt;Saya jadi berpikir, apakah semua wanita indonesia seperti itu? Atau bahkan semua wanita di dunia? Bahkan seorang Ken Dedes pun akhirnya tidak mampu untuk berdiam diri di istana yang dibangun untuknya dan membina sekutu dengan orang-orang untuk ikut menggulingkan suaminya sendiri (Arok Dedes-Pramoedya Ananta Toer). Saya jadi &lt;em&gt;ngeri&lt;/em&gt; kalau memiliki pasangan seperti Dedes, bisa-bisa rahasia saya di bongkar di depan teman-teman rumpi-nya.&lt;br /&gt;Tapi itulah dunia, saya yakin ibu-ibu itu hanya mencari cara untuk melepas lelah batinnya dari rutinitas sehari-hari atau mungkin sebagian memiliki masalah intern rumah tangganya masing-masing, dan saya tidak ingin tahu itu, sehingga mereka begitu menikmati saat-saat bersama teman-teman rumpi-nya. Kalau bapak-bapak ngerumpi bagaimana yah?&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-110365280631809221?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/110365280631809221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=110365280631809221' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110365280631809221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110365280631809221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/12/rumpirumpi.html' title='Rumpi..rumpi...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-110159342257853534</id><published>2004-11-28T22:15:00.000+07:00</published><updated>2004-11-28T05:10:22.576+07:00</updated><title type='text'>kembalikan semangat...</title><content type='html'>hai kau!&lt;br /&gt;yang pernah melambungkanku pada puncak digdaya,&lt;br /&gt;yang pernah menaburiku dengan ribuan pujian,&lt;br /&gt;yang pernah menepuk bahuku dan tersenyum saat aku kalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hai kau!&lt;br /&gt;mengapa kau tinggalkan aku dalam keterpurukan,&lt;br /&gt;mengapa kau benamkan aku pada dasar keputus-asaan,&lt;br /&gt;mengapa kau timpakan aku dengan ribuan bulir kesusahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hai kau!&lt;br /&gt;kembalikan semua yang pernah aku miliki,&lt;br /&gt;kembalikan semua yang tidak akan pernah akan kuperoleh lagi untuk kedua kali.&lt;br /&gt;kembalikan semua ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin kau kembali ... semangatku...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-110159342257853534?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/110159342257853534/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=110159342257853534' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110159342257853534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110159342257853534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/11/kembalikan-semangat.html' title='kembalikan semangat...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-110159281314723704</id><published>2004-11-28T20:05:00.000+07:00</published><updated>2004-11-28T05:00:13.146+07:00</updated><title type='text'>hujan lagi ...</title><content type='html'>Wah sudah mulai masuk musim hujan lagi yah. Di Jogja, hampir setiap menjelang siang hingga mendekati sore hujan turun beragam rintik-rintik gerimis sampai deras hingga air masuk ke dapur rumah saya. Pekerjaan baru lagi, mengepel lantai! Saya bahkan tidak bisa beraktifitas siang hari, maklum saja saya termasuk kelompok yang memanfaatkan hari cerah untuk beraktifitas dan juga digolongkan ke dalam manusia yang enggan membawa payung meski hujan sekalipun.&lt;br /&gt;Demam, batuk, pilek sudah mewabah di mana-mana. Kadang saya heran, serangan yang begitu luas&lt;em&gt; kok&lt;/em&gt; tidak dikategorikan sebagai endemi ataupun epidemi ya? Tidak seperti diare yang saat-saat musim seperti ini menjadi bintang tenar, sulawesi selatan saja sudah harus merelakan ratusan penduduknya menghembuskan nafas terakhir hanya karena &lt;em&gt;penyakit orang kere&lt;/em&gt; ini. Jawa tengah, jawa barat, dan beberapa kota lain mulai merambah naik angka kesakitannya. Wah, padahal hanya hujan!&lt;br /&gt;Hujan, identik dengan basah dan dingin, kadang disertai angin yang agak kencang, bahkan menurut Badan Meteorologi (tolong koreksi kalau saya salah), di beberapa tempat akan terjadi angin puting beliung. Ada beberapa pesan moral yang perlu kita perhatikan. Mudah-mudahan keadaan negeri ini menjadi adem dan rakyat kecil juga ikut merasakan "basah" yang di peroleh rakyat "besar". Perlahan-lahan mengurangi jumlah penghuni jalanan dan mereduksi penduduk kolong jembatan. Manusia penidur beralas koran pun mudah-mudahan semakin sedikit. Mudah-mudahan semua...ya orang seperti saya hanya bisa berkata dengan awalan mudah-mudahan. Saya tidak tau apa yang terjadi besok apalagi lusa?&lt;br /&gt;Mudah-mudahan hujan melarutkan yang buruk tanpa menyebabkan banjir sehingga yang baik tetap bertahan...mudah-mudahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-110159281314723704?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/110159281314723704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=110159281314723704' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110159281314723704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/110159281314723704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/11/hujan-lagi.html' title='hujan lagi ...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109930267311377056</id><published>2004-11-02T07:50:00.000+07:00</published><updated>2004-11-28T05:02:38.510+07:00</updated><title type='text'>bad day...</title><content type='html'>Hari ini saya kembali ke kos dengan perasaan yang berbeda. Beberapa hari terakhir banyak hal terjadi yang membuat saya merasa bahwa ternyata hanya di kamar itulah saya diterima dengan sepenuh hati...&lt;br /&gt;Kamar itu hanya 2,5x2,5 m tapi dia setia tanpa pernah membatalkan janji. Dia menampung semua milik saya, menyimpan rapat seluruh rahasia hidup saya, kadang membuat saya tersenyum, kadang menemani dalam tangis saya, dan tidak jarang juga menjadi tempat saya menyalurkan inspirasi hidup saya. Kasur kecil dari kapuk yang bahkan sudah tipis itupun tidak pernah meninggalkan saya meski tidak jarang saya hanya menyapanya 1-2 menit dari 24 jam waktu saya dalam sehari. Dia sangat setia menerima saya apa adanya, kadang saya seharian bersamanya, namun tidak jarang berhari-hari ia saya tinggalkan, namun dia selalu menyempatkan diri untuk menerima tubuh saya, membuat saya terlena, terkantuk, hingga tertidur. Meja belajar kecil itu, tempat saya sering termenung, selalu mau saya ajak bertemu tanpa pernah menolak, meski tanpa janji sebelumnya...&lt;br /&gt;Lemari pakaian, rak buku, juga buku-buku yang berserakan itu, membuat saya semakin yakin ternyata hanya di sini saya diterima, di kamar kecil yang telah setia menemani saya 6 tahun ini, saya tidak yakin bahwa saya diterima diterima di tempat lain tetapi 100 % saya terima bahwa saya pasti diterima di kamar ini ... untuk melupakan hari-hari buruk saya ...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109930267311377056?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109930267311377056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109930267311377056' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109930267311377056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109930267311377056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/11/bad-day.html' title='bad day...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109786873492361264</id><published>2004-10-16T16:30:00.000+07:00</published><updated>2004-10-16T02:32:14.923+07:00</updated><title type='text'>puasa lagi..lebaran lagi... mudik?</title><content type='html'>&lt;em&gt;Alhamdulillah...&lt;/em&gt; dipertemukan dengan bulan Ramadhan lagi, yang (katanya) bulan yang suci, bulan penuh berkah dan ampunan&lt;em&gt;. Insya Allah&lt;/em&gt; puasa kali ini lebih baik dari puasa yang lalu. Amin.&lt;br /&gt;Kalau sudah masuk bulan puasa seperti ini, pasti banyak orang membuka kembali memori masa kecilnya, bagaimana dulu sejarahnya bisa puasa sampai sehari penuh. Saya masih ingat waktu itu Bapak menjanjikan sebuah &lt;em&gt;Game Watch&lt;/em&gt; kalau saya bisa puasa sebulan penuh.Dan akhirnya saya bisa memenuhinya dan dengan bangga saya menerima hadiah dari Bapak. Mungkin hadiah itu sekarang masih tersimpan di kotak mainan saya di rumah, atau juga mungkin sudah diberikan ke tetangga sebelum Bapak-Ibu pindah ke tempat yang baru. Atau juga ketika sore hari menunggu berbuka di depan meja yang sudah tersedia sirup atau es buah yang segar, kemudian&lt;em&gt; jajanan-jajanan&lt;/em&gt; yang membuat saya menelan liur berulang-ulang.Terus acara dilanjutkan ke sholat tarawih yang rasanya melelahkan, namun karena harus minta tanda tangan ke khatib makanya harus tetap berangkat. Untung waktu itu stasiun tv belum sebenyak sekarang, jadi godaannya tidak terlalu berat. Hehehe...&lt;br /&gt;Kemudian saat-saat terakhir yaitu tepat ketika hari lebaran tiba, kami sekeluarga &lt;em&gt;boyongan&lt;/em&gt; ke rumah Mbah di Tarakan, &lt;em&gt;nyekar&lt;/em&gt; ke makam, dan yang sangat tidak ingin dilewatkan adalah pembagian uang dari Pakdhe, Budhe, Om, Tante, juga dari Mbah tentunya. Kalaupun kami tidak ke rumah Mbah karena Bapak tidak bisa libur, acara tetap menyenangkan. Hampir tiap malam menjelang lebaran saya dan adik-adik membantu Ibu menyiapkan kue-kue buat lebaran. Meski  mungkin tidak habis dimakan tamu yang berkunjung ke rumah, tetap saja kami siap menghabiskan. Dan efeknya, setiap habis puasa berat badan saya selalu bertambah. Hebat!&lt;br /&gt;Sekarang....sudah 10 tahun lebih saya di jawa. Selama itu hanya beberapa kesempatan lebaran saya lewatkan bersama keluarga. Kalau saya tidak keliru, mungkin saya hanya pulang 4-5 kali selama itu. Jadi kangen saat-saat kecil, kangen saat-saat  bersama keluarga. Apalagi rencana tahun ini saya tidak bersama mereka lagi, sungkem hanya lewat telepon yang jelas akan antri. Apa boleh buat, banyak hal yang membuat saya belum ingin pulang. Mudah-mudahan Bapak-Ibu paham...&lt;br /&gt;Bapak-Ibu &lt;em&gt;dalem ngaturaken sedoyo kalepatan..&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109786873492361264?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109786873492361264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109786873492361264' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109786873492361264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109786873492361264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/10/puasa-lagilebaran-lagi-mudik.html' title='puasa lagi..lebaran lagi... mudik?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109743511654367113</id><published>2004-10-11T16:05:00.000+07:00</published><updated>2004-10-11T02:05:16.543+07:00</updated><title type='text'>insomnia kronis! </title><content type='html'>Aduh, sekarang saya benar-benar merasakan tidak enaknya susah tidur. Padahal nanti pagi saya ada acara sampe sore, yang jelas membutuh kan banyak energi. Tapi sampai saat ini mata saya sama sekali tidak terpejam. Bukannya saya tidak berusaha, hampir 2 jam saya di tempat tidur tadi dan sama sekali tidak ada tanda-tanda mata saya ingin dipejamkan. Akhirnya saya bosan juga di atas kasur, dan disinilah saya sekarang. Berharap setelah menulis ini mata saya jadi lelah dan saya tertidur, bahkan kalau harus di sini, di depan monitor ini pun saya rela karena saya ingin tidur!&lt;br /&gt;Awalnya hanyalah karena sebuah perkerjaan yang membuat saya harus sering &lt;em&gt;melek&lt;/em&gt; di malam hari dan itu berlangsung selama kurang lebih 2 tahun, akhirnya sekarang saya menderita insomnia kronis! Haruskah saya ke therapist? Ada &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; sih cara terbaik untuk mengatasi masalah ini? Sekarang saya benar-benar terganggu. Bayangkan, seminggu terakhir, baru tadi saya bisa tertidur pulas dan itu terjadi di siang hari !!! Ugh.... sangat menyedihkan. Please....tolong saya.....&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109743511654367113?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109743511654367113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109743511654367113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109743511654367113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109743511654367113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/10/insomnia-kronis.html' title='insomnia kronis! '/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109705608532482117</id><published>2004-10-07T06:45:00.000+07:00</published><updated>2004-10-06T16:48:05.326+07:00</updated><title type='text'>bosan...</title><content type='html'>Siapa di dunia ini yang tidak pernah selibat dengan rasa bosan dalam hidupnya? &lt;em&gt;Kok&lt;/em&gt; saya penasaran ingin bertemu dengan orang seperti itu. Karena saya (mungkin) termasuk orang dengan tipe sangat pembosan, apalagi terhadap rutinitas yang mau tidak mau harus selalu saya kerjakan (kadang termasuk beribadah loh..hehehe...&lt;em&gt;Astaghfirullah&lt;/em&gt;). Entah mengapa dalam diri manusia cenderung terjadi penolakan terhadap kebiasaan-kebiasaan tertentu, yang bukan hobi tentunya, yang kita lakukan secara simultan dan dalam jangka waktu tertentu. Waduh, jadi seperti minum obat kesannya. Sebagian orang, mungkin juga saya, tidak selalu punya trik khusus mengatasi rasa itu. Kadang-kadang 1 cara mengatasi kebosanan untuk hal tertentu tidak bisa diterapkan pada hal lain. Iya &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; sih? Atau cuman karena saya punya kadar kebosanan yang di atas ambang batas? Sampai saat ini saya selalu mengumpulkan tips-tips untuk mengatasi kebosanan saya. Ada yang bisa membantu?&lt;br /&gt;O iya...di luar konteks catatan saya hari ini, selamat buat Pak M. Hidayat Nur Wahid atas terpilihnya menjadi Ketua MPR RI untuk periode 2004-2009, Insya Allah amanah ya Pak !!!&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109705608532482117?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109705608532482117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109705608532482117' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109705608532482117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109705608532482117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/10/bosan.html' title='bosan...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109691857262372913</id><published>2004-10-05T03:24:00.000+07:00</published><updated>2004-10-05T02:36:12.623+07:00</updated><title type='text'>kontrakan baru ...</title><content type='html'>Saya yakin semua akan setuju ketika saya mengatakan bahwa hal-hal baru disekitar kita akan membuat diri kita tertarik. Disadari atau tidak ada semacam energi psikomagnetik yang membuat kita akan menambah rasa ingin tahu kita akan hal baru. Dan itu yang sedang saya alami saat ini. Tidak terlalu istimewa mungkin, hanya saja dalam waktu dekat saya akan pindah ke rumah kontrakan yang baru. Kemana kontrakan saya yang lama? Masih ada kok, hanya saja kebetulan adik-adik saya tidak cocok dengan lingkungan yang lama karena kekurangan dan kelebihannya, maka saya memutuskan untuk mengalah dan meninggalkan kamar yang 6 tahun terakhir menjadi bagian dari inspirasi dan proses pendewasaan diri saya dalam segala hal.&lt;br /&gt;Rumah (kontrakan) yang baru itu sebenarnya juga tidak terlalu istimewa, namun bagaimanapun pasti akan ada perkembangan baru dalam episode saya kali ini. Pasti nanti akan ada masalah, manfaat, konflik, intrik, dan masih banyak lagi hal-hal baru yang sedang meanti saya di sana. Si pemilik rumah &lt;em&gt;bilang&lt;/em&gt; kalau mereka tidak akan terlalu campur tangan dalam urusan saya, tidak seperti yang saya rasakan di rumah lama, hanya saja saya tidak begitu percaya dengan statemen ini. Sejak awal saya tinggal jauh dari rumah, saya selalu menemukan induk semang yang (sangat) cerewet. Sepuluh tahun perantauan saya ini, saya berganti 3 induk semang ,termasuk salah satunya dengan Budhe saya sendiri, tidak ada yang menyenangkan pada tengah-tengah episode. Selalu manis di awal dan pada akhir cerita selalu saya yang harus mengalah dengan membuat diri saya nyaman atas usaha saya sendiri. Nah....begitu pula di rumah baru ini, saya juga tidak begitu yakin dengan keramahan mereka. &lt;em&gt;Astaghfirullah&lt;/em&gt; kita tidak boleh &lt;em&gt;su'udzon&lt;/em&gt; mari kita lihat saja nanti. Anda ingin mampir ke rumah saya? Silahkan....&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109691857262372913?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109691857262372913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109691857262372913' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109691857262372913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109691857262372913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/10/kontrakan-baru.html' title='kontrakan baru ...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109664372334476793</id><published>2004-10-02T12:13:00.000+07:00</published><updated>2004-10-01T22:15:23.343+07:00</updated><title type='text'>episode bingung--menikah-?"-memulai hidup baru!`?#$%</title><content type='html'>Lama sekali saya tidak memberi "sentuhan" di sini. Bukan karena saya lupa, tidak punya waktu atau apapun. Justru karena di kepala saya penuh ide seperti radikal bebas tanpa ion pengikat, sehingga saya bingung mana yang harus saya "muntahkan".&lt;br /&gt;Beberapa waktu terakhir, saya seperti sedang mengevaluasi sebuah proses perubahan. Perubahan dari dalam diri saya sendiri tentunya. Sepertinya metamorfosa yang  saya alami terlalu lama dalam fase kepompong. Terlalu banyak berfikir dan jarang beraksi. Dan ternyata kesan lambat ini sangat mengganggu daya kreatifitas otak saya beberapa hari terakhir. Mengapa saya bilang seperti itu, karena ternyata banyak hal-hal sederhana di luar diri saya yang justru menjadi ruwet setelah masuk ke dalam otak saya. Sepertinya nervus-nervus di kepala saya tidak mau berkompromi dengan cereblum dan kelenjar-kelenjar yang lain. dOwh..... itu sangat mengganggu saya.&lt;br /&gt;Anda pernah berpikir mengapa setiap bulan-bulan menjelang puasa banyak orang menikahkan putra-putri mereka? Pasti, seperti juga saya, banyak orang-orang yang biasa hidup &lt;em&gt;simple&lt;/em&gt; tidak akan habis pikir. &lt;em&gt;Wong nikah wae kok ndadak nggolek dino apik, opo dino kuwi ono sing ora apik?&lt;/em&gt;. Yah itu sih tradisi dan kita tidak bisa mematahkan begitu saja. Terus terang banyak orang tua kita sendiri juga punya pemikiran seperti itu. Dua bulan terakhir banyak sekali teman sejawat saya yang dinikahkan. menikah, atau bahkan menikahkan dirinya.&lt;br /&gt;Banyak...Meski tidak semua saya hadiri, tetapi ada beberapa hal yang saya rasakan berbeda. Ada aura pernikahan yang sama sekali tidak sama di setiap resepsi pernikahan yang saya hadiri. Bahkan saya pernah menghadiri resepsi pernikahan yang rasanya "hambar", tidak seperti aura dan suasana emosi pernikahan. Padahal resepsi itu diadakan di gedung pertemuan yang pernah digunakan ratusan (mungkin ribuan) pasangan untuk melangsungkan resepsi pernikahannya. Ada juga resepsi yang di adakan di rumah sederhana, namun sarat makna. Nah, ini dia ... apakah rahasianya? Saya sendiri tidak paham, &lt;em&gt;wong&lt;/em&gt; saya belum menikah kok. Eh, tapi apa saya bisa menikah yah? Saya jadi tidak yakin. Dulu waktu saya masih baru lulus SMU, sekitar 17 tahun, saya merasa bahwa saya akan menikah pada usia 30 tahun, kemudian 2 tahun lalu, ketika usia saya masih 23, saya malah jadi yakin kalau sebelum itu saya telah menikah. Tetapi, ketika sekarang usia saya 25 lebih, saya jadi ragu, apa saya bisa menikah? Terlalu banyak proses dan reaksi fisik maupun kimiawi bahkan sampai reaksi thermofisikokimia dalam sebuah komitmen tentang menjalin sebuah hubungan yang belum saya pahami dengan baik. (sepertinya ini efek Si Parasit Lajang-nya Ayu Utami)&lt;br /&gt;Terus terang itu agak menganggu kualitas keberpihakan terhadap diri sendiri yang saya miliki. Nah di tambah beberapa unsur lain akhirnya menjadi reaksi berantai yang berujung pada kesimpulan bahwa saya telah gagal melakukan perubahan.&lt;br /&gt;Ah... mungkin justru apa yang saya alami ini merupakan salah satu dari proses itu, dan bukan akhir dari proses. Kalaupun iya, berarti tulisan ini akan benar-benar hanya menjadi catatan tepi dalam hidup saya. Sudah dulu, karena "sentuhan" ini jadi semakin tanpa arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kegelisahan di malam sepi&lt;br /&gt;----saya seperti berdiri di sebuah batas----&lt;br /&gt;----batas antara awal dan akhir----&lt;br /&gt;----yang meruncing dan memipih---&lt;br /&gt;----membuat saya tersayat, hampir robek dan terberai----&lt;br /&gt;----saya butuh perekat, untuk menyambung kembali robekan itu----&lt;br /&gt;----karena saya tidak ingin perjalanan saya berakhir di sini----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109664372334476793?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109664372334476793/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109664372334476793' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109664372334476793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109664372334476793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/10/episode-bingung-menikah-memulai-hidup.html' title='episode bingung--menikah-?&quot;-memulai hidup baru!`?#$%'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109526608575418304</id><published>2004-09-16T13:34:00.000+07:00</published><updated>2004-09-15T23:34:45.753+07:00</updated><title type='text'>jomblo perak</title><content type='html'>Apakah menjadi jomblo itu sebuah pilihan? Pasti jawabannya Ya dan Tidak seandainya kita berkiblat pada hukum relativitas yang berlaku di alam semesta ini. Tetapi, buat saya menjadi Jomblo adalah sebuah pilihan, meski ada unsur takdir disitu tanpa bermaksud "membodohkan" Tuhan karena Dia men-takdirkan seseorang menjadi jomblo. Mengapa saya mengatakan menjadi jomblo adalah sebuah pilihan? Bukan berarti saya terlalu percaya diri, melainkan sebagai salah satu muara dari sebuah kelelahan untuk jatuh cinta. Mau bahasa yang lebih simpel? PATAH HATI. Eit, tunggu dulu, saya tidak putus asa, tepatnya belum putus asa karena saya selalu mencoba namun sampai sekarang saya belum yakin kalau saya menemukan orang yang saya cari. That's it.&lt;br /&gt;Diantara teman-teman saya ada jargon yang agak unik yaitu Jomblo Perak. Istilah ini saya tidak tau diadopsi dari komunitas mana, jadi kalau ada yang protes karena saya menggunakan istilah ini tanpa ijin, saya minta maaf dan tolong jangan tuntut saya karena saya tidak akan mampu membayar denda royalti atas istilah itu. Mohon untuk tidak tersenyum membaca ini. Ha ha ha ... tertawa terbahak-bahak tidak dilarang. Kembali ke soal Jomblo Perak, artinya bukanlah dari nilai "perak" atau bukan pula karena memiliki tingkatan di bawah "High Quality Jomblo". Tapi ini semata-mata karena orang-orang yang telah memasuki usia 25 tahun namun tidak pernah pacaran sekalipun, bayangkan .. sekalipun! &lt;br /&gt;Saya punya 3 teman dekat yang masuk kategori ini. Dengan latar belakang yang berbeda-beda tentunya. Yang saya tidak habis pikir, kok mereka betah banget jadi jomblo. Saya yakin mereka bukan homo, dan mereka pun sangat intens bermusik. Seperti yang kita tau, orang yang memiliki kontak yang sangat baik dengan musik juga memiliki apresiasi yang baik dalam urusan "rasa" dan "hati". Mungkin juga mereka pernah menyukai wanita, namun karena "human error" dalam soal pendekatan atau apapunlah akhirnya wanita yang mereka sukai jadi melayang. Atau mungin ada sebab lain? Saya jadi penasaran ingin menguak lebih dalam, sampai terbit keinginan untuk mengarang sebuah novel berdasarkan pengalaman mereka. Meski tidak untuk waktu dekat, mudah-mudahan satu saat saya diberi kemudahan untuk membuatnya. Amin.&lt;br /&gt;Nah, siapakah jomblo-jomblo perak di sekitar anda? Hubungi saya segera. Mari kita buat riset bersama ... &lt;br /&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109526608575418304?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109526608575418304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109526608575418304' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109526608575418304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109526608575418304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/09/jomblo-perak.html' title='jomblo perak'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109518125231952953</id><published>2004-09-15T14:10:00.000+07:00</published><updated>2004-09-15T00:00:52.320+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Sabtu lalu saya dan beberapa orang teman berlibur ke Tawangmangu, pasti banyak yang sudah pernah mendengar daerah ini. Sebuah daerah yang suhunya lumayan dingin untuk ukuran Indonesia, semacam daerah peristirahatan untuk melepas ketegangan selama sepekan bekerja. Seperti biasa, perbekalan saya yang standar adalah sikat gigi, kaus, dan buku bacaan. Bahkan sabun, shampo sampai handuk pun saya pinjam milik teman saya. &lt;em&gt;I'm addict to reading book&lt;/em&gt;, karena itu kemana-mana saya usahakan membawa buku meski itu buku pinjaman. Disinilah awal catatan saya.&lt;br /&gt;Anda mengenal salah satu perilaku orang Indonesia dalam membaca? Yaitu gemar sekali membaca, namun kurang gemar membeli buku. Dan anda boleh tertawa karena saya termasuk dalam golongan ini. Memang sesekali saya membeli buku, paling tidak 1 bulan 1 buku. Tetapi saya juga tidak melupakan teman-teman yang punya banyak koleksi untuk kemudian saya pinjam bukunya yang bagus.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ini saya membawa 2 buku yang "lumayan" karena keduanya saya pinjam dari adik saya yang bungsu. "Libby" dan "Sheila", satunya novel dan yang lain kisah nyata. Beberapa waktu terakhir saya masih terpukau dengan kesempurnaan cerita "Libby" meski tokoh yang dimunculkan disana terlalu "wah" buat ukuran saya - kalau tidak salah ini pernah saya bahas di catatan terdahulu-. kemudian "Sheila" sebuah kisah nyata tentang sebuah kesabaran dan perjuangan. Tapi, ternyata saya tidak berhasil menyelesaikan kedua buku itu di Tawangmangu, beberapa teman saya menyukai buku itu. Dan akhirnya saya mencari kesenangan lain, menikmati mendung sore hari.&lt;br /&gt;Ya, sore itu ketika saya berdiri di balkon dan melihat ke arah barat, di bawah terbentang kota Karanganyar dan kota Surakarta, indah. Namun ketika pandangan saya arahkan ke ufuk barat, masya Allah, mendung sore itu membuat nuansa keindahan alam yang tiada duanya, membentuk segaris cahaya laksana api yang berliku-liku, mirip perjalanan lava yang keluar dari puncak gunung meletus. Pada momen lain, terlihat cahaya matahari menerobos di tengah awan yang berlubang, memandangnya seperti melihat sebuah kapal angkasa super besar yang sedang memancarkan sinarnya ke bawah. Hebat...padahal itu baru di hasilkan oleh sekelompok awan mendung.&lt;br /&gt;Mendung itu...mendung yang sama dengan mendung-mendung yang lalu, yang kemarin, dan yang akan datang. Mengapa dia bisa begitu indah? Ini yang membuat saya berpikir bahwa dalam setiap kesuraman tentu ada keindahan yang hanya bisa dinikmati oleh orang yang memahaminya. Pepatah tua mengatakan "selalu ada hikmah dari setiap kejadian" bahkan oleh mendung sekalipun. Mendung.. keindahan tersembunyi yang membawa ketakjuban dalam hati .. mendung ...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109518125231952953?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109518125231952953/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109518125231952953' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109518125231952953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109518125231952953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/09/sabtu-lalu-saya-dan-beberapa-orang.html' title=''/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109472510318977569</id><published>2004-09-10T07:15:00.000+07:00</published><updated>2004-09-09T17:18:23.190+07:00</updated><title type='text'>surat buat calon istri ..</title><content type='html'>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ...&lt;br /&gt;Ini mungkin surat pertama, mungkin juga surat terakhir dari saya, karena setelah ini saya ingin semua bentuk komunikasi kita lakukan langsung secara lisan. Karena tidak ada komunikasi terbaik selain komunikasi langsung. Saya yakin kamu pasti setuju dengan pendapat saya.&lt;br /&gt;Kasih, terima kasih telah menerima saya apa adanya. Terima kasih untuk mengerti bahwa saya adalah orang yang sedikit emosional, dan agak tidak sabar selama ini. Bahkan saya terkadang menjadi seorang yang pengecut untuk mengakui sesuatu meski itu adalah kelemahan saya sendiri. Tidak jarang saya juga menjadi manusia yang sok tau atas banyak hal, meski sejujurnya saya hanya tau sedikit dan kemudian saya tambah dengan logika serta nalar maka jadilah sebuah kata-kata yang meluncur dari mulut saya seperti seorang ahli. Dan saya yakin kamu mengerti bahwa saya tidak sebenarnya tau tentang hal tersebut. Sekali lagi saya berterima kasih atas pengertian kamu.&lt;br /&gt;Sayang, saya sangat bersyukur atas kesabaran kamu selama ini, kesabaran yang meredakan emosi saya yang kadang meledak. Kesabaran untuk menerima bahwa saya lebih sering menjadi orang yang keras kepala daripada menjadi pria yang bijak. Dan saya sangat bersyukur Allah telah mengirimkan kamu pada saya, lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangan saya.&lt;br /&gt;Cinta, saya yakin kamu mengerti banyak tentang saya hasil interaksi kita selama ini. Kamu tau bahwa saya sangat tidak suka makan ikan, tidak suka minum susu, sehingga saat kita makan bersama saya tidak perlu meminta menu khusus karena kamu sudah mengerti. Atau saya sangat mencintai membaca buku yang karenanya saya bisa mengacuhkan kamu sampai berjam-jam - terima kasih untuk tidak protes -. Namun saya bersyukur kamu mau dan setia menemani saya membongkar-bongkar tumpukan buku bekas di pasar loak, hanya untuk melihat-lihat apakah ada buku bagus yang bisa dibeli dengan harga murah. Atau kamu dengan setia menemani saya di kolam renang, meski mungkin kamu tidak bisa berenang. Dan sekali waktu kita hanya berjalan tanpa arah yang jelas karena saya bosan dengan rutinitas hidup saya, tidak jarang juga kita hanya berdiam berdua di tepi pantai - tanpa berbicara - karena saya sangat menikmati deburan ombak dan hembusan angin di sana - mengingatkan saya akan tempat saya dibesarkan.&lt;br /&gt;Dan terakhir, meski saya tidak mengerti siapa nama kamu, dan dimana kamu berada sekarang, saya yakin satu saat kelak kita akan dipertemukan Allah dengan bekal cinta dan kasih sayang. Kemudian dengan kehendak-Nya kita saling berinteraksi, saling mengenal, dan saling memaklumi kekurangan kita masing-masing. Meskipun saya bukan orang yang suci, saya bukan pria yang baik karena sesungguhnya masih banyak kekurangan yang mungkin saya sendiri tidak sadar atas kekurangan saya, namun saya berjanji akan mencoba menjadi suami dan ayah yang baik buat anak-anak kita kelak. Anak yang hadir sebagai buah kasih sayang kita serta atas ridho Allah dititipkan pada kita berdua. Semoga kita bisa membina keluarga yang &lt;em&gt;sakinah mawaddah wa rohmah&lt;/em&gt;.. amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;br /&gt;Atas nama cinta dan kasih sayang...untuk sebuah cinta dan kasih sayang pula.&lt;br /&gt;--- calon suamimu ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109472510318977569?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109472510318977569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109472510318977569' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109472510318977569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109472510318977569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/09/surat-buat-calon-istri.html' title='surat buat calon istri ..'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109442219699320444</id><published>2004-09-06T19:08:00.000+07:00</published><updated>2004-09-06T05:09:56.993+07:00</updated><title type='text'>Hari ini..</title><content type='html'>Hari ini ulang tahun seorang teman istimewa, dia bukan pacar saya, dia sahabat yang telah bertahun-tahun menjadi salah satu orang yang sangat mengerti saya luar-dalam. Atas keistimewaan hubungan kami ini, kami pernah beritikad untuk membina sebuah keluarga melalui ikatan perkawinan. Namun Allah berkehendak lain, kami tidak mampu mewujudkan niat kami bahkan sepertinya mustahil karena sekarang dia telah menjadi istri orang lain, atau bahkan mungkin telah mengandung. Menyesalkah saya? Ya, saya pernah menyesali ini semua. Mengapa saya tidak mengambil kesempatan itu selagi ada. Padahal kalau saya (waktu itu) mau berpikiran jernih, apa &lt;em&gt;sih&lt;/em&gt; yang kurang dari dirinya? Fisik menarik, otak cemerlang, smart, cerdas, baik, semua yang saya butuhkan ada pada dirinya. Hampir tanpa kekurangan pada dirinya, yang banyak kekurangan justru saya. Demi mempertahankan sebuah ego dan ambisi saya akhirnya harus melepaskannya, dan ketika saya sadar, semuanya telah terlambat. Ya! Saya pernah menyesalinya, penyesalan yang sangat mahal. Namun saya bangga telah mengalaminya, untuk kemudian berusaha tidak terjerembab pada kekeliruan yang sama.&lt;br /&gt;Saya masih ingat, ketika dia menyampaikan undangan pernikahannya, bagaimana tangan saya tergetar tanpa mampu saya tahan. Bagaimana mata saya tiba-tiba berkaca-kaca untuk kemudian menitikkan air mata. Masih terngiang di telinga saya suaranya yang bergetar menahan tangis ketika semalam sebelum pernikahannya dia menghubungi saya lewat telepon, menyampaikan maafnya dan meminta saya melupakan dia. Bahkan sms-sms menjelang hari pernikahannya masih saya simpan sampai sekarang. Saya telah kalah. Ya! Saya telah kalah untuk kesekian kali. Terlalu banyak hal dalam hidup yang saya tidak mengerti sama sekali tetapi dengan bangganya saya menganggap telah mengerti semua. Naif? Mungkin saya memang naif, dan saya tidak berhak membela diri atas semua ini karena sesungguhnya saya sendiri yang melakukan kesalahan dalam hal ini.&lt;br /&gt;Mengapa saya tulis ini? Untuk berharap dia kembali? Tentunya harapan yang hanya mengandung sedikit asa. Tapi saya hanya ingin mengenang dia, dia yang telah menempati salah satu sudut dalam ruang hati saya, yang dengan segala kelebihan dan kekurangannya dia membuat saya memberikan ruangan itu untuk mengabadikan semua tentang dia yang tidak tergantikan. Selamat Ulang Tahun, semoga perjalanan kamu dilindungi dan di ridhoi Allah SWT. Semoga sukses dengan semua yang akan dan telah kamu lakukan ... Selamat Ulang Tahun ...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109442219699320444?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109442219699320444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109442219699320444' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109442219699320444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109442219699320444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/09/hari-ini.html' title='Hari ini..'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109437073870109364</id><published>2004-09-06T04:50:00.000+07:00</published><updated>2004-09-05T14:52:18.700+07:00</updated><title type='text'>bis kota .. </title><content type='html'>Kemarin saya naik bis kota ke arah condong catur, kebetulan bis yang saya tumpangi bukan bisa yang besar. Dan sialnya, bis yang saya tumpangi juga mungkin yang sedang bernasib "sial". Dari saya naik sampai saya turun, penumpangnya tidak lebih dari 5 orang. Kasihan sekali. Tapi efeknya perjalanan saya jadi lama, bahkan sampai 1 jam lebih. Padahal kalau normal, perjalanan ke sana hanya butuh 30 menit paling lama. Mungkin karena bis sedang sepi, bis itu "ngetem" beberapa kali dan lama banget. Sialan! Saya memaki dalam hati. Tapi apa daya, padahal perjalanan sudah dekat saya tidak berkeinginan ganti bis lain. Bisa ditebak akhir perjalanan saya? Saya terlambat dengan sukses sampai di rumah teman saya. Siapa yang harus saya salahkan? Sopir bis kah - yang membuat bis menjadi lebih banyak "ngetem" dan jalan perlahan sekali? Masyarakat kah - mengapa hari itu tidak keluar rumah dan naik bis entah dengan tujuan mereka masing-masing? Ataukah pemerintah - yang hanya memikirkan untuk menambah armada tanpa benar-benar melakukan survey tingkat kebutuhan masyarakat akan bus kota? Atau menyalahkan diri saya sendiri - karena tidak mengantisipasi hal yang saya sendiri tidak menyangka akan terjadi? Siapa yang salah....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109437073870109364?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109437073870109364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109437073870109364' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109437073870109364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109437073870109364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/09/bis-kota.html' title='bis kota .. '/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109430747228338373</id><published>2004-09-05T11:16:00.000+07:00</published><updated>2004-09-04T21:17:52.283+07:00</updated><title type='text'>bermemori ...</title><content type='html'>Anda semua pasti pernah punya memori indah? Memori tentang apa saja dan tentunya yang terjadi di masa lalu hidup anda. Apalagi tentang hubungan anda dengan seseorang, yang jelas lawan jenis anda. Maaf saya tidak bermaksud mendeskreditkan anda yang punya orientasi pada hubungan sejenis. Tapi saya tetap menghargai kodrat saya untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis.OK, &lt;em&gt;so&lt;/em&gt; jgn menganggap saya tidak menghargai hak asasi anda dengan pendirian ini &lt;em&gt;ya&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Kembali ke soal memori, saya heran kenapa saya suka sekali bermemori, kadang saat sendiri, saya suka sekali mengenang kembali "mantan-mantan" saya. Apa saja yang pernah terjadi, dan selanjutnya. Sepertinya otak saya menjadi sebuah perpustakaan yang mengatur rapi semuanya. Kadang ketika saya melihat kejadian yang pernah terjadi di masa lalu saya dengan salah satu dari "mereka", otomatis keluar sendiri. Lumayan &lt;em&gt;loh&lt;/em&gt;,  bisa jadi teman mengusir bosan saat di bis kota, atau antri di ATM, atau apapun. Tidak jarang pula ketika malam hari saya sulit membuka pintu mimpi, saya naik ke atap rumah -tentunya kalau hari sedang cerah- dan melamun. Dalam lamunan saya saya tidak menghayal sesuatu yang aneh-aneh, karena saya hanya membuka perpustakaan memori di otak saya kemudian menata kembali memori-memori lama. Karena itu  saya tidak terlalu suka dikatakan melamun, karena sesungguhnya saya sedang bermemori.&lt;br /&gt;Jangan beranggapan saya  adalah seorang pecinta yang hanya bisa mengenang kehidupan cinta saya di masa lalu, banyak waktu juga saya pakai untuk membuka memori tentang sebuah kejadian yang janggal, yang sepertinya harus segera saya selesaikan, atau bahkan kejadian yang tidak pernah bisa saya selesaikan. Intinya saya berkomunikasi dengan diri saya melalui memori itu. Saya yakin ini tidak hanya terjadi pada diri saya, pasti banyak orang di luar sana yang juga suka mengenang memori-memori masa lalunya. Dan mungkin teman anda salah satunya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109430747228338373?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109430747228338373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109430747228338373' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109430747228338373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109430747228338373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/09/bermemori.html' title='bermemori ...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109422374932643491</id><published>2004-09-04T12:00:00.000+07:00</published><updated>2004-09-03T22:02:29.326+07:00</updated><title type='text'>orang yang tepat..siapa ya?</title><content type='html'>"Pernah merasa menemukan orang yang tepat? Dan untuk itu kita mencurahkan segala perasaan, cita, dan cinta kepadanya? Lalu salahkan apabila kita merasa jatuh ketika ternyata pilihan kita itu adalah pilihan yang salah?" &lt;br /&gt;Saya pernah merasa menemukan orang yang tepat, dan juga kepadanya saya mencurahkan segala perasaan, cita, dan cinta, serta memutuskan berani menanggung resiko apapun yang timbul atas perasaan saya. Tapi saya tidak mengerti apakah saya salah atau benar dengan keadaan yang saya alami sekarang, saya pernah sangat terpuruk bahkan beberapa teman mengatakan saya gila. Namun saya tetap tidak pernah merasa bersalah karena telah "mendholimi" tubuh saya sendiri, seperti gelandangan yang tidur di emperan toko, berbaur dengan tukang-tukang becak yang main judi sampai pagi, atau seperti pengangguran gila yang "luntrang-luntrung" tidak jelas. &lt;br /&gt;Saya bukannya tidak sadar dengan apa saya lakukan. Tapi hangat sentuhannya, lembut bibirnya, bahkan aroma tubuhnya terekam jelas di otak saya dan itu menutup semua kemungkinan yang terbentang di muka saya. Beberapa kali saat di keramaian, tanpa sengaja saya mencium bau "cologne" yang biasa di pakai dia, dan itu meski sepintas lalu cukup membuat saya kehilangan kesadaran selama beberapa detik untuk tidak ingin kehilangan aroma itu. Dan akhirnya saya benar-benar sadar bahwa saya telah jadi gila, gila karena orang yang saya pikir tepat buat saya.&lt;br /&gt;Saya cukup bersyukur karena saya memiliki keluarga yang mensuport saya tanpa lelah, sahabat-sodara-teman-kerabat yang tanpa kenal waktu memberi masukan, nasehat, peringatan, atau apapun namanya. Semua membuat saya mencoba bangkit meski perlahan, namun -Insya Allah- pasti. Setelah periode itu, saya mencoba untuk menemukan kembali "orang yang tepat" yang lain, tapi selalu gagal di tengah jalan karena saya tidak bisa membuang dia dari pikiran saya, sama sekali tidak bisa. &lt;br /&gt;Dan di sinilah saya sekarang, mencoba untuk tetap bertahan dan belajar memperbaiki semua dan memulai dari awal lagi. Saya yakin satu saat kelak saya aku menemukan "orang yang tepat" itu. Bisa juga dia, karena sungguh sampai detik ini saya tidak berhasil melupakan dia, atau orang lain ... Wallahualam ...&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda? Pernahkah menemukan "orang yang tepat" menurut versi anda? Saya yakin anda semua tau jawabannya masing-masing ...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109422374932643491?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109422374932643491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109422374932643491' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109422374932643491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109422374932643491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/09/orang-yang-tepatsiapa-ya.html' title='orang yang tepat..siapa ya?'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109351599963638318</id><published>2004-08-27T07:23:00.000+07:00</published><updated>2004-08-26T17:26:39.636+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Pernah merasakan di gundul? Buat sebagian cowok mungkin pernah yah? Tapi yang cewek mungkin hanya sebagian kecil ajah kan?&lt;br /&gt;Semalam saya ke tukang cukur, niatnya memang ingin pangkas rambut. Tapi setelah duduk di kursi cukurnya terlintas keinginan untuk potong pendek banget yah. Di bawah 1 cm pokoknya, dan akhirnya dipotong 3 mm.&lt;br /&gt;Enteng banget rasanya setelah dipotong, jadi inget waktu sma dulu ketika rambut saya hampir tidak pernah lebih dari 5 cm panjangnya. Kepala jadi ringan, hanya saja jadi lebih mudah berkeringat. &lt;em&gt;But it's ok&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;i enjoy&lt;/em&gt; this...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109351599963638318?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109351599963638318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109351599963638318' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109351599963638318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109351599963638318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/pernah-merasakan-di-gundul-buat.html' title=''/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109343233344066650</id><published>2004-08-26T08:08:00.000+07:00</published><updated>2004-08-25T18:12:13.440+07:00</updated><title type='text'>memulai sesuatu</title><content type='html'>Memulai kembali kebiasaan lama itu ternyata sulit sekali ya. Perlu adaptasi baru, perlu banyak pembiasaan-pembiasaan baru lagi. Pasti banyak yang pernah merasakan betapa sulitnya mulai membiasakan diri untuk bangun pagi lagi, setelah berbulan-bulan hampir tidak pernah bangun pagi. Atau membiasakan tidur sebelum tengah malam, serta masih banyak hal yang ternyata susah untuk dimulai kembali setelah lama ditinggalkan.&lt;br /&gt;Satu hal yang saya pelajari adalah banyak syarat untuk bisa memulai kembali sesuatu yang pernah kita tinggalkan. Tidak cukup hanya semangat dan kesadaran, ternyata juga perlu pembiasaan kembali hal-hal yang mendukung. Ketika kita tidak mampu mengatas itu, maka alur hidup kita akan kembali pada pola &lt;em&gt;jahiliyah&lt;/em&gt; yang pernah kita jalani sebelumnya. Dan malangnya kejadian ini beberapa kali menimpa diri saya sendiri. Sungguh sebuah perjuangan yang berat untuk menemukan kembali konsistensi yang terpuruk di dasar dan tertumpuk pecahan-pecahan kemalasan yang pernah saya anut.&lt;br /&gt;Anda mungkin tersenyum, karena saya juga tersenyum mengingat selarik peristiwa yang terjadi dalam hidup saya 2 tahun terakhir, lebih-lebih setahun terakhir. Proses dari seorang &lt;em&gt;waras&lt;/em&gt; menjadi &lt;em&gt;gila&lt;/em&gt; untuk kemudian berjuang menjadi &lt;em&gt;waras&lt;/em&gt; kembali. Ada suka dan ada duka di sana dan yang jelas butuh lebih dari sekedar niat untuk bangkit. Bila ditanya soal kepulihan? Saya akan dengan tegas menjawab bahwa saya masih &lt;em&gt;sakit&lt;/em&gt;. Namun saya sedang berusaha untuk &lt;em&gt;sembuh&lt;/em&gt;, Insya Allah ...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109343233344066650?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109343233344066650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109343233344066650' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109343233344066650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109343233344066650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/memulai-sesuatu.html' title='memulai sesuatu'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109332170107903458</id><published>2004-08-25T01:20:00.000+07:00</published><updated>2004-08-24T11:28:21.080+07:00</updated><title type='text'>semangat baru </title><content type='html'>Wah, lama juga saya nggak pernah &lt;em&gt;stay &lt;/em&gt;lama di kampus. Tadi seperti menemukan sesuatu yang lama, bagian dari hidup saya seharusnya, kembali lagi. Perlahan-lahan keping-kepingnya mulai terkumpul. Meski belum saatnya untuk merekatkan kembali. Biarlah nanti kalau saatnya benar-benar datang, pasti akan terekat erat kembali. Bagian itu memang akan tetap retak, namun retaknya tidak akan sia-sia.&lt;br /&gt;Semangat, selama ini saya kadang kehilangan semangat dan orientasi. Rutinitas-rutinitas dulu berubah dan dari sisi pandang lain tidak menguntungkan saya (itu kata mereka). Tapi tidak seperti itu. Saya menemukan sesuatu dunia lain di antara pecahan-pecahan itu, dan itu sama mengasyikkan buat saya. Ini bukan kata-kata penghibur diri, tapi memang saya menemukannya. Mungkin teman lain berani mencoba? Tapi sepertinya kok saya hampir yakin tidak banyak yang akan "nekat".&lt;br /&gt;Bismillah... mudah-mudahan desakan kimiawi neuron-neuron saya akan tetap adekuat dan tidak nglokro lagi. Kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak?&lt;br /&gt;Semangat.... &lt;em&gt;welcome home&lt;/em&gt; ..&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109332170107903458?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109332170107903458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109332170107903458' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109332170107903458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109332170107903458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/semangat-baru.html' title='semangat baru '/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109327640830173143</id><published>2004-08-24T12:50:00.000+07:00</published><updated>2004-08-23T22:53:28.300+07:00</updated><title type='text'>Bapak, Ibu, dalem kangen ...</title><content type='html'>Pagi ini saya mendapat kabar bahwa ibu dari salah satu teman saya meninggal dunia. Innalillahi wainailaihiroji'un. &lt;br /&gt;Meninggal dunia, mati, tewas, "dead", banyak kata dengan makna sama. Dan hidup seketika berakhir saat "sakratul maut" menjemput. &lt;br /&gt;Yang menjadi catatan saya justru bukan kematian itu sendiri, tapi siapa yang meninggal.&lt;br /&gt;Ibu, orang yang melahirkan dan membesarkan saya, meski beberapa teman saya kurang beruntung karena tidak dibesarkan oleh ibu seperti saya dibesarkan. Ibu, orang yang hampir selalu menyambut saya pertama kali ketika saya pulang ke rumah dari sekolah, dari manapun saya pergi hingga saat ini ketika saya berada jauh dari beliau. Dan alangkah beruntungnya saya karena ibu saya tidak bekerja di luar rumah seperti beberapa ibu-ibu pada saat ini. Karena dengan itu saya bisa bercerita pengalaman saya langsung saat saya bertemu beliau. Ibu, orang yang lebih mudah memahami anak-anaknya karena beliau melihat langsung saat kami tumbuh. Lalu, kemanakah Bapak?&lt;br /&gt;Bapak, meski dalam proporsi yang berbeda juga sangat berpengaruh dalam hidup saya. Bahkan terekam dengan jelas di otak saya beberapa kebiasaan bapak sehari-hari. Merokok, minum kopi, atau ketika kami bersama-sama memperbaiki pagar rumah yang rusak saat hari libur, memotong rumput liar yang tumbuh di belakang rumah. Semuanya terekam dengan jelas. Bahkan dalam beberapa hal kadang saya meniru tingkah laku beliau. &lt;br /&gt;Sempat terlintas tadi dalam kepala saya, SEANDAINYA saya harus memilih, siapa yang saya ikhlaskan mendahului saya? Bapakkah? Ibukah? Jawaban idealnya pasti saya tidak ingin melihat mereka mendahului saya. Tapi, seandainya Allah mengharuskan saya memilih? Dan sebagai hamba saya harus tetap memilih? sampai saat ini pun saya tidak bisa menjawab. Alhamdulillah, Allah tidak pernah membuat pertanyaan seperti itu buat hamba-Nya. Karena semua itu rahasia-Nya dan semua terjadi atas kehendak-Nya. Itu kata guru agama saya. Hahaha.&lt;br /&gt;Bapak, Ibu, dalem kangen ...  &lt;br /&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109327640830173143?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109327640830173143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109327640830173143' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109327640830173143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109327640830173143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/bapak-ibu-dalem-kangen.html' title='Bapak, Ibu, dalem kangen ...'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109316652251930605</id><published>2004-08-23T06:15:00.000+07:00</published><updated>2004-08-22T16:22:02.520+07:00</updated><title type='text'>kehidupan malam ..</title><content type='html'>Beberapa kali saya melakukan perjalanan malam hari, mengamati perubahan aktivitas manusia, mulai dari masyarakat bawahan yang (katanya) miskin, sampai masyarakat kelas menengah ke atas yang (katanya) berduit. Ternyata mereka semua memiliki kehidupan malam baik dalam arti konotasi maupun denotasi.&lt;br /&gt;Di terminal saya melihat seorang bapak tua yang terkantuk-kantuk menjaga dagangannya karena siang harinya pun ia tidak tidur, menarik becak katanya. Malam itu istrinya sedang sakit sehingga dia harus menggantikan istrinya malam itu untuk menjaga "stabilitas" keuangan keluarganya. &lt;br /&gt;Di bis, saya bertemu dengan seorang pria yang (katanya) bekerja di sebuah instansi seputaran Jawa Tengah. Dia bercerita tentang perjalanannya ke salah satu kompleks pelacuran (baca: lokalisasi) yang ada di jalur tengah Solo - Surabaya. &lt;br /&gt;Sampai di Jogja, dini hari ketika berhenti di lampu merah sebuah jalan protokol, di sebelah ojek yang saya tumpangi beberapa anak muda - sepertinya anak orang kaya - tertawa-tawa dengan iringan house music dari audio mobil mewah milik (orang tua)nya. &lt;br /&gt;Apa yang saya dapat? saya tidak memperoleh apa pun selain sebuah pengertian bahwa setiap manusia memiliki kehidupannya sendiri-sendiri lengkap dengan permasalahannya sendiri pula. Kita tidak tau apa yang terjadi ketika bapak pedagang di terminal itu tertidur sampai pagi dan dagangannya tidak laku sama sekali sehingga dia tidak membawa uang untuk membeli obat buat istrinya. Kita juga tidak bisa menduga apakah pegawai negeri sipil yang saya temui itu memiliki keluarga atau tidak sehingga dia dengan mudah mengeluarkan puluhan bahkan ratusan ribu rupiah untuk mencari bantuan mengeluarkan spermanya, yang jelas akan lebih murah bila dengan istrinya sendiri. Bahkan kita tidak tahu apa komentar orang tua anak-anak orang kaya itu apabila tahu jutaan rupiah yang mereka keluarkan tiap bulan hanya dihabiskan dengan hura-hura oleh anak mereka. Kita tidak tahu...&lt;br /&gt;Yah.. begitulah kehidupan malam, sebagian orang merasa ada sepotong gundah dan masalahnya akan terlupakan sesaat, sebagian lagi selalu menimbulkan masalah baru setiap malam.. bagaimana dengan saya? saya? bagaimana pula dengan anda? ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109316652251930605?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109316652251930605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109316652251930605' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109316652251930605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109316652251930605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/kehidupan-malam.html' title='kehidupan malam ..'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109238201849352708</id><published>2004-08-14T04:25:00.000+07:00</published><updated>2004-08-13T14:26:58.493+07:00</updated><title type='text'>bahagia</title><content type='html'>... bahagia ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh ya, cuma satu kata tapi bisa mencerminkan utuh keadaan seorang anak manusia. Apakah saya pernah merasa bahagia? Oh tentu saja, banyak hal yang bisa membuat saya bahagia, bahkan hal sepele ketika ada sms dari seorang yang istimewa pun bisa membuat saya bahagia. &lt;br /&gt;Semalam saya nonton serial TV Ally McBeal (mudah-mudahan benar ejaannya), beberapa kesimpulan dari diri Ally sangat berkesan sekali buat saya. Yang pertama Ally sadar bahwa cinta itu memang ada, dan itu memaksa otak saya untuk berpikir apakah cinta memang benar-benar ada. Meski sampai detik ini saya tidak dapat menjawab, namun Ally sudah menjawabnya. Yang kedua, ketika Ally harus berpisah degan teman-teman dari firma hukumnya, Ally menangis bukan karena sedih namun karena dia bahagia, why? karena Ally bahagia bisa memandang ke belakang dan mandapati dia memiliki teman-teman yang sangat istimewa. Dan dia bahagia untuk itu. &lt;br /&gt;Dan apabila pertanyaan itu di arahkan kepada saya : "apakah saya bahagia?", maka saya sendiri akan bilang "Ya, saya bahagia". Meski dalam beberapa bagian saya merasa kurang bahagia, paling tidak sebagian lain dalam diri saya merasa bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... senyum yang itu terlihat lagi &lt;br /&gt;... senyum yang terkembang tulus tanpa pamrih&lt;br /&gt;... senyum yang menyejukkan hati bahkan ketika hatiku terbakar&lt;br /&gt;... senyum yang membuat aku bahagia untuk mengenangnya&lt;br /&gt;... senyum yang kini bukan milikku lagi tapi aku bangga pernah memilikinya&lt;br /&gt;... senyum.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109238201849352708?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109238201849352708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109238201849352708' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109238201849352708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109238201849352708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/bahagia.html' title='bahagia'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109230035224580546</id><published>2004-08-13T05:45:00.000+07:00</published><updated>2004-08-12T15:45:52.246+07:00</updated><title type='text'>Libby</title><content type='html'>"...Rasa sukaku terhadap wanita tak akan seharga setipis selaput dara.aku bukan jenis lelaki egois yang harus mendapatkan bercak darah dari sebuah robekan di malam pertama..."&lt;br /&gt;                              - "Libby" Langit Kresna Hariadi -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah baca Libby? Semalam saya baca, pinjem dari koleksi buku adik saya. Baca deh! Kisah seorang laki-laki "perawan" dari keluarga super kaya yang akhirnya menikah dengan seorang mantan wanita panggilan dan pernah divonis "positif" HIV. Karena memang dia tidak ingin menikahi wanita baik-baik, dia tertantang untuk menikahi manusia yang sudah "rusak" untuk kemudian diajak ke jalan kebaikan. &lt;br /&gt;Yang membuat saya terkesan, tokoh sentral nya di gambarkan sebagai laki-laki yang taat beragama. Lengkap dengan segala kelebihan khas sebuah novel. &lt;br /&gt;Sesaat setelah menyelesaikan bacaan saya, saya sempat merenung. Benarkah sebuah keperawanan penting dalam hidup ini? Banyak alasan untuk membuat seorang laki-laki atau perempuan menjadi tidak perawan kan? Ini bukan sebuah pembelaan diri karena keperawanan saya di ambil oleh sepasang jari dan secolek sabun, atau apapun istilahnya, sekali lagi bukan. Saya hanya heran dengan sebagian orang yang mementingkan selapis hymen yang utuh untuk menandakan dia wanita baik-baik atau tidak baik-baik. Dan lebih tidak adil lagi, standar untuk ukuran keperawanan itu tidak berlaku bagi seorang laki-laki! &lt;br /&gt;Ingin saya bermimpi bahwa telah ditemukan teknologi di bidang kedokteran yang dapat membuat hymen kembali utuh sempurna seperti sedia kala, tapi bagaimana mungkin? Wallahu alam....&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109230035224580546?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109230035224580546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109230035224580546' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109230035224580546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109230035224580546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/libby.html' title='Libby'/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7934175.post-109229957689878536</id><published>2004-08-11T09:07:00.000+07:00</published><updated>2004-08-12T15:32:56.896+07:00</updated><title type='text'>sebuah catatan tepi </title><content type='html'>Bismillah ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang bilang hidup ini adalah sebuah rangkaian catatan orang terdahulu yang terulang kembali. Boleh percaya atau tidak, beberapa kejadian yang kita alami itu pernah di alami oleh orang lain sebelum kita. &lt;br /&gt;Catatan ini, bukan buku harian, bukan pula kisah hidup, melainkan hanya sebagai sebuah catatan tepi di sela-sela kesibukan hari. &lt;br /&gt;Dulu saya pernah punya blog juga, tapi entah sekarang kemana. Yang jelas saya lupa alamat blognya, padahal sudah lumayan banyak isinya. Dan kini, blog ini ada bukan untuk ikut-ikutan, bukan untuk gaya-gayaan, karena sesungguhnya saya tidak bisa untuk itu, melainkan hanya untuk merekam catatan-catatan kecil yang saya buat ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... saatnya telah tiba untuk bangkit &lt;br /&gt;menapaki kembali hari-hari yang pernah dilalui &lt;br /&gt;menguatkan hati membangun kembali semua mimpi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7934175-109229957689878536?l=catatantepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatantepi.blogspot.com/feeds/109229957689878536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7934175&amp;postID=109229957689878536' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109229957689878536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7934175/posts/default/109229957689878536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatantepi.blogspot.com/2004/08/sebuah-catatan-tepi.html' title='sebuah catatan tepi '/><author><name>Youth Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17132871735502925809</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/__ZYEK9sOnk8/R-kOQdPLtuI/AAAAAAAAAAM/lOAKID4kR0s/S220/Gathsg3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
